Pria Penendang Wanita di Sency Ditangkap Polisi, Motif Masih Didalami

Sabtu, 19 September 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi menangkap R (44), pria yang diduga menendang seorang wanita di Mal Senayan City (Sency), Tanah Abang, Jakarta Pusat., R diamankan di Jakarta Utara pada Jumat (18/9/2026) dini hari,(Tangkapan layar Instagram)

Polisi menangkap R (44), pria yang diduga menendang seorang wanita di Mal Senayan City (Sency), Tanah Abang, Jakarta Pusat., R diamankan di Jakarta Utara pada Jumat (18/9/2026) dini hari,(Tangkapan layar Instagram)

JAKARTA, KP – Polisi menangkap R (44), pria yang diduga menendang seorang wanita di Mal Senayan City (Sency), Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Tim Opsnal Subdit IV Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap R di Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (18/9/2026) sekitar pukul 03.55 WIB.

Kasubdit IV Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rahim membenarkan penangkapan tersebut. Abdul Rahim mengatakan penyidik masih mencari bukti dan menggali informasi mengenai kejadian itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Yang bersangkutan telah diamankan. Saat ini penyidik masih mengumpulkan barang bukti serta mendalami kronologi dan motif kejadian,” kata Abdul Rahim dalam keterangannya, Jumat.

Video Polisi Menangkap R Beredar di Media Sosial

Akun Instagram @jatanraspoldametrojaya mengunggah video saat polisi menangkap R.

Dalam video itu, beberapa polisi mendatangi R yang berdiri di depan sebuah rumah. R mengenakan baju hitam dan celana pendek. Ia juga membawa sebuah tas.

Beberapa polisi berpakaian preman mengawasi R dari balik pagar berjeruji. Salah seorang petugas kemudian mendekati R dan merangkulnya sambil berbicara.

Petugas mengajak R menuju mobil polisi setelah mereka berbicara. Polisi kemudian membawa R untuk menjalani pemeriksaan.

Sejumlah anggota polisi lain berjaga di sekitar lokasi. Seorang polisi berseragam juga membawa beberapa lembar dokumen.

Polisi Memeriksa Empat Saksi

Penyidik terus mencari informasi untuk mengetahui kronologi lengkap kejadian di Sency.

Polisi telah meminta keterangan dari empat saksi. Penyidik juga terus mengumpulkan sejumlah bukti yang berkaitan dengan perkara tersebut.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto meminta masyarakat menunggu hasil pemeriksaan polisi.

Budi juga meminta masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

“Kami mengimbau masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Percayakan penanganan perkara kepada penyidik dan sampaikan kepada kepolisian apabila memiliki informasi yang berkaitan dengan kejadian tersebut,” ujar Budi.

Polisi masih memeriksa R untuk mengetahui kronologi lengkap dan motif di balik kejadian tersebut.

Kronologi Wanita Ditendang di Sency

Kasus ini bermula ketika seorang pria menendang seorang wanita di area tempat makan Mal Senayan City.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (13/9/2026) sore.

Rekaman CCTV memperlihatkan seorang wanita berbaju putih sedang mengantre di sebuah gerai makanan. Seorang pria berbaju hitam kemudian duduk di belakangnya.

Tak lama kemudian, pria tersebut menendang punggung wanita itu. Tendangan tersebut membuat wanita itu tersungkur hingga menabrak orang di depannya.

Pria tersebut kemudian berteriak ke arah wanita itu. Korban sempat berdiri dalam kondisi kebingungan sebelum meninggalkan lokasi.

Video CCTV kemudian menyebar melalui media sosial. Peristiwa tersebut lantas menarik perhatian publik.

Polisi mengetahui kejadian itu setelah melihat video yang beredar. Petugas kemudian mendatangi lokasi dan meminta keterangan dari sejumlah saksi.

Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo mengatakan pihaknya telah mengecek lokasi kejadian.

“Ya kami dari Polsek sudah memonitor kejadian tersebut dan sudah melakukan sejumlah upaya pengecekan,” kata Dhimas saat dikonfirmasi, Kamis (17/9/2026).

Kini, penyidik masih menggali motif dan rangkaian kejadian tersebut. Polisi akan menentukan langkah hukum berikutnya berdasarkan hasil pemeriksaan dan bukti yang mereka kumpulkan. ***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

BMKG Ungkap Penyebab Hujan Es dan Angin Kencang yang Rusak Puluhan Rumah di Kuningan
Krisis Air Bersih Cianjur Meluas, 7.234 KK Terdampak Kemarau 2026
Pemprov Jabar Pasang 1.185 Lampu Jalan di Priangan Timur, Anggaran Capai Rp48,3 Miliar
Pemprov Jabar Gelontorkan Rp273 Miliar untuk Perbaikan Jalan dan Jembatan di Tasikmalaya
Kebocoran Gas Pabrik di Karawang Bikin 43 Warga Dilarikan ke Rumah Sakit, Polisi Lakukan Investigasi
Kasus Dugaan Keracunan MBG di Cirebon, Dinkes Cabut SLHS SPPG 05 Kalijaga
Kejati Jabar Tahan Wabup Indramayu Syaefudin dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar
Gunung Anak Krakatau Erupsi 3 Kali, Status Masih Siaga Level III

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 09:44 WIB

BMKG Ungkap Penyebab Hujan Es dan Angin Kencang yang Rusak Puluhan Rumah di Kuningan

Selasa, 3 November 2026 - 11:00 WIB

Krisis Air Bersih Cianjur Meluas, 7.234 KK Terdampak Kemarau 2026

Selasa, 3 November 2026 - 09:29 WIB

Pemprov Jabar Pasang 1.185 Lampu Jalan di Priangan Timur, Anggaran Capai Rp48,3 Miliar

Senin, 2 November 2026 - 18:00 WIB

Pemprov Jabar Gelontorkan Rp273 Miliar untuk Perbaikan Jalan dan Jembatan di Tasikmalaya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Kebocoran Gas Pabrik di Karawang Bikin 43 Warga Dilarikan ke Rumah Sakit, Polisi Lakukan Investigasi

Berita Terbaru