BANDUNG BARAT, KP – Polres Cimahi melalui Polsek Cisarua meluruskan informasi mengenai insiden gajah Sumatera dan mahut di Lembang Park & Zoo, Kabupaten Bandung Barat.
Polisi memastikan kejadian tersebut bukan akibat gajah mengamuk. Insiden juga tidak melibatkan pengunjung maupun anak-anak yang berada di kawasan wisata.
Kapolsek Cisarua Kompol Iwan Setiawan mengatakan, petugas telah mengecek lokasi kejadian dan meminta keterangan terkait insiden tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dapat kami sampaikan bahwa sesuai dengan berita yang ada di media sosial, tidak ada gajah yang mengamuk dan tidak ada pengunjung, anak-anak, atau masyarakat yang lain,” kata Iwan di Bandung Barat, Rabu (18/9/2026), dikutip dari PRFM News.
Gajah Terpeleset Saat Sesi Edukasi
Insiden terjadi ketika gajah Sumatera mengikuti sesi presentasi edukasi bersama mahut bernama Deddy Maulana.
Pengelola Lembang Park & Zoo menjalankan kegiatan tersebut sebagai bagian dari program edukasi satwa. Sesi itu berlangsung antara gajah dan mahut tanpa melibatkan pengunjung.
Polisi menemukan kondisi tanah sebagai faktor yang memicu kejadian. Area yang diinjak gajah memiliki permukaan tanah yang gembur sehingga kaki satwa kehilangan pijakan.
“Di situ memang ada bekas terplesetnya gajah karena memang lokasi tanah atau lahan yang diinjak oleh gajah itu gembur, sehingga gajah terpleset,” ujar Iwan.
Kondisi tersebut membuat kaki gajah terperosok. Satwa kemudian kehilangan keseimbangan dan terjatuh bersama mahut yang mendampinginya.
Mahut Alami Dislokasi pada Kaki
Deddy Maulana mengalami cedera akibat insiden tersebut. Tim langsung membawa mahut ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Informasi yang diperoleh menyebutkan Deddy mengalami dislokasi pada bagian kaki atau paha kiri.
Saat ini, Deddy masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.
Sementara itu, tim Lembang Park & Zoo memastikan gajah Sumatera dalam kondisi baik.
Petugas langsung mengamankan satwa setelah kejadian. Dokter hewan juga melakukan pemeriksaan untuk memastikan kondisi gajah dan mendeteksi kemungkinan cedera.
Pengelola Hentikan Sesi Edukasi
Manajemen Lembang Park & Zoo turut memberikan penjelasan mengenai kejadian tersebut.
Perwakilan pengelola, Jimmy, mengatakan informasi yang beredar melalui media sosial tidak menggambarkan kondisi kejadian secara utuh.
Menurut Jimmy, gajah saat itu mengikuti sesi edukasi bersama mahut tanpa kehadiran pengunjung.
Ia menjelaskan posisi tubuh gajah yang sedikit menunduk membuat tumpuan kakinya kurang stabil. Kondisi tersebut kemudian berujung pada insiden terpeleset.
“Sesaat setelah kejadian, pihak Park & Zoo segera mengambil langkah preventif menghentikan sesi presentasi untuk mengutamakan keselamatan dan memastikan kondisi keduanya,” kata Jimmy.
Pengelola kemudian menghentikan sesi presentasi sebagai langkah pencegahan. Tim juga memastikan kondisi mahut dan gajah setelah kejadian.
Polisi menegaskan insiden tersebut tidak menunjukkan adanya perilaku gajah yang mengamuk dan tidak menyebabkan pengunjung menjadi korban. ***(Chq)






