Arus Balik Nataru Menggeliat, Polisi Siapkan 5 Rekayasa Lalu Lintas di Tol Jakarta

Senin, 29 Desember 2025 - 21:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan terapkan rekayasa lalu lintas untuk menghadapi arus balik libur Natal dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Dok: Pemkot Jakarta Pusat

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan terapkan rekayasa lalu lintas untuk menghadapi arus balik libur Natal dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Dok: Pemkot Jakarta Pusat

Jakarta, Kabar Pajajaran — Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan sejumlah skema rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru 2026 (Nataru), khususnya pada ruas jalan tol yang menuju Jakarta.

Kasat Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Dhanar Dhono Vernandhie, menyampaikan bahwa sedikitnya lima langkah strategis telah disiapkan guna menjaga kelancaran arus kendaraan saat periode arus balik.

Langkah pertama dilakukan dengan penggelaran personel di gerbang tol utama yang menjadi titik masuk arus balik, yakni Gerbang Tol Cililitan, Halim, Cikunir 8, dan Cikunir 6.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca juga: Kendaraan Tidak Laik Jalan? Dishub Siapkan Kendaraan Pengganti untuk Wisatawan

Selain itu, Ditlantas Polda Metro Jaya juga berkoordinasi dengan pihak Jasa Marga untuk menambah layanan Mobile Reader (MR) di gardu tol. Penambahan ini ditujukan agar proses transaksi kendaraan dapat berlangsung lebih cepat saat volume lalu lintas meningkat.

Langkah berikutnya adalah penerapan rekayasa contra flow. Contra flow direncanakan diberlakukan mulai dari Kilometer 0 di sekitar Gerbang Tol Halim hingga Kilometer 8 kawasan Semanggi. Skema contra flow tambahan juga disiapkan secara situasional, yakni dengan menarik arus kendaraan pada titik-titik yang mengalami kepadatan tinggi.

“Contra flow kedua akan diterapkan secara dinamis sesuai kondisi kepadatan yang terjadi di lapangan,” ujar Dhanar dalam keterangan tertulis, Senin (29/12).

Tak hanya itu, kepolisian juga akan melakukan penyekatan kendaraan berat, khususnya truk sumbu tiga, di Gerbang Tol Cikunir 8. Langkah ini bertujuan mencegah kendaraan berat masuk ke Tol JORR saat arus balik memuncak.

Baca juga: Operasi Lilin Lodaya 2025: Polisi Sterilisasi Gereja dan Siagakan 481 Personel di Cimahi

Langkah terakhir dilakukan melalui sosialisasi intensif kepada pengguna jalan, terutama terkait kesiapan kartu e-toll. Sosialisasi ini diharapkan dapat meminimalkan hambatan transaksi di gerbang tol.

“Koordinasi dengan Jasa Marga terus dilakukan agar pengguna jalan menyiapkan kartu e-toll sejak awal sehingga tidak terjadi antrean panjang,” kata Dhanar.

Sementara itu, Kabag Ops Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Robby Hefados, memperkirakan puncak arus balik Nataru akan terjadi pada 3 Januari 2026. Menurutnya, kondisi lalu lintas saat ini masih relatif terkendali.

Robby menjelaskan bahwa mobilitas masyarakat yang keluar dari Jakarta telah mengalami penurunan, seiring telah terjadinya puncak arus keberangkatan pada 24 Desember 2025 lalu, bertepatan dengan hari terakhir kerja kantor dan penerapan kebijakan work from anywhere.

Akibatnya, lonjakan kendaraan menuju arah Jawa Timur, kawasan Puncak Bogor, dan Pelabuhan Merak memang sempat terjadi, namun tidak setinggi periode libur Nataru tahun 2024.

“Secara umum masih bisa ditangani. Arus lalu lintas masih dapat dilalui dengan lancar oleh masyarakat,” pungkas Robby.*** (Radit)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, RDTR Terintegrasi OSS Capai 576 dan Target LP2B Tembus 87,93%
Gunung Anak Krakatau Erupsi 3 Kali, Status Masih Siaga Level III
Kapolri Suyudi Ario Seto Janji Berantas Narkoba hingga Bersihkan Internal Polri
KPK Sita Rp1,9 Miliar dan Tong Biru dalam OTT Bupati Klaten Hamenang
Karhutla Masih Meluas, Pemerintah Proses Bantuan Asing dan Siapkan Berbagai Upaya
Layanan Pengukuran Tanah ATR/BPN Kini Lebih Pasti, Jadwal Bisa Diketahui Sejak Awal
Reshuffle Besar dan Pelantikan 26 Wantimpres Warnai Awal Oktober Pemerintahan Prabowo
Fenomena ASN Resign Makin Ramai, BKN Ungkap Hanya 384 Orang yang Benar-Benar Keluar

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, RDTR Terintegrasi OSS Capai 576 dan Target LP2B Tembus 87,93%

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:48 WIB

Kapolri Suyudi Ario Seto Janji Berantas Narkoba hingga Bersihkan Internal Polri

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:00 WIB

KPK Sita Rp1,9 Miliar dan Tong Biru dalam OTT Bupati Klaten Hamenang

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Karhutla Masih Meluas, Pemerintah Proses Bantuan Asing dan Siapkan Berbagai Upaya

Senin, 12 Oktober 2026 - 23:52 WIB

Layanan Pengukuran Tanah ATR/BPN Kini Lebih Pasti, Jadwal Bisa Diketahui Sejak Awal

Berita Terbaru