Wagub Erwan Dorong Kabupaten dan Kota Kembangkan Wisata Ramah Muslim Lewat SWJ-MFT Award 2026

Selasa, 14 Juli 2026 - 06:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan bersama sejumlah pejabat meluncurkan Smiling West Java-Muslim Friendly Tourism (SWJ-MFT) Award 2026 dan portal data IPKN Jawa Barat di Masjid At-Thohir, Kota Depok, Kamis (9/7/2026). (Foto: Humas Jabar)

Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan bersama sejumlah pejabat meluncurkan Smiling West Java-Muslim Friendly Tourism (SWJ-MFT) Award 2026 dan portal data IPKN Jawa Barat di Masjid At-Thohir, Kota Depok, Kamis (9/7/2026). (Foto: Humas Jabar)

Kota Depok, Kabar Pajajaran – Pemerintah Provinsi Jawa Barat meluncurkan Smiling West Java-Muslim Friendly Tourism (SWJ-MFT) Award 2026 sebagai upaya mendorong pemerintah kabupaten dan kota serta pelaku usaha menerapkan standar wisata ramah Muslim.

Peluncuran tersebut berlangsung bersamaan dengan peresmian portal data Indeks Pembangunan Kepariwisataan Nasional (IPKN) Jawa Barat di Masjid At-Thohir, Kota Depok, Kamis (9/7/2026).

Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan berharap kedua program itu mampu memperkuat kualitas sektor pariwisata sekaligus meningkatkan daya saing destinasi wisata di Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Erwan, pengelolaan pariwisata saat ini tidak lagi cukup mengandalkan cara konvensional.

Sebaliknya, pembangunan sektor wisata harus bertumpu pada data yang kuat, kebijakan yang tepat, kolaborasi yang luas, dan pendekatan yang inklusif.

“Pariwisata hari ini tidak bisa dikelola dengan cara yang lama, tapi harus dibangun dengan data yang kuat, kebijakan yang tepat, kolaborasi yang luas dan pendekatan yang inklusif,” ujar Erwan.

SWJ-MFT Award Tingkatkan Standar Wisata Ramah Muslim

Erwan mengapresiasi peluncuran SWJ-MFT Award 2026 dan portal IPKN Jawa Barat.

Menurutnya, kedua program tersebut saling melengkapi dalam memperkuat ekosistem pariwisata Jawa Barat.

SWJ-MFT Award berfokus meningkatkan kualitas destinasi wisata ramah Muslim.

Sementara itu, portal IPKN memperkuat tata kelola data kepariwisataan yang terstandar, terverifikasi, dan terpadu.

Erwan menilai Jawa Barat memiliki modal besar untuk menjadi destinasi unggulan.

Provinsi ini memiliki kekayaan alam, budaya, masyarakat yang ramah, serta dukungan infrastruktur yang terus berkembang.

Namun, ia menegaskan sistem harus mampu mengelola potensi tersebut untuk meningkatkan daya saing daerah.

Ia juga menyebut peluncuran repositori IPKN menjadi langkah strategis.

Melalui data yang akurat, pemerintah dapat menyusun kebijakan secara lebih tepat.

Selain itu, evaluasi program menjadi lebih objektif dan peluang investasi semakin terbuka.

Delapan Kategori Penghargaan Hadir Tahun Ini

SWJ-MFT Award 2026 menghadirkan delapan kategori penghargaan.

Kategori tersebut meliputi Kabupaten atau Kota Pariwisata Ramah Muslim Terbaik, Hotel Ramah Muslim Terbaik, Restoran Ramah Muslim Terbaik, Daya Tarik Wisata Alam Ramah Muslim Terbaik, Daya Tarik Wisata Warisan Budaya Ramah Muslim Terbaik, Daya Tarik Wisata Buatan Ramah Muslim Terbaik, Desa Wisata Ramah Muslim Terbaik, serta Mall Ramah Muslim Terbaik.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, Iendra Sofyan, menjelaskan kegiatan tersebut bukan sekadar ajang penghargaan.

Menurutnya, pemerintah juga menghadirkan pendampingan dan pelatihan intensif bagi pengelola destinasi.

“Kegiatan ini bukan sekadar ajang penghargaan, namun momentum untuk meningkatkan standarisasi melalui pendampingan dan workshop pelatihan intensif terkait hospitality,” kata Iendra.

Ia mengatakan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan terus mengembangkan inovasi wisata ramah Muslim. Pihaknya juga terus melakukan perbaikan aksesibilitas. Selain itu, pemerintah menggencarkan sosialisasi melalui media massa dan media sosial. Pemprov Jawa Barat juga menggandeng asosiasi pariwisata untuk menyusun travel guide serta paket wisata eksklusif bagi wisatawan Muslim.

Wisata Religi dan Infrastruktur Halal Menjadi Fokus Pengembangan

Pengembangan wisata ramah Muslim juga diarahkan pada sektor infrastruktur. Pemprov Jawa Barat berencana mengembangkan rest area yang memenuhi standar wisata ramah Muslim. Salah satu lokasi yang dipersiapkan ialah Rest Area Kilometer 88. Pemerintah juga akan memperkuat wisata religi berbasis masjid. Masjid At-Thohir direncanakan menjadi salah satu destinasi wisata religi unggulan di Jawa Barat.

Selain fasilitas ibadah, pemerintah juga menyiapkan standar kuliner halal dan layanan digital untuk mendukung kenyamanan wisatawan. Iendra menjelaskan langkah tersebut penting karena sekitar 97 persen penduduk Jawa Barat beragama Islam.

Di sisi lain, wisatawan mancanegara dari Malaysia, Singapura, dan negara-negara Timur Tengah juga terus meningkat.

Mereka umumnya membutuhkan fasilitas wisata yang ramah Muslim.

Plt Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata, Reza Pahlevi, mengapresiasi inisiatif Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Menurutnya, program tersebut dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengembangkan destinasi wisata ramah Muslim.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah menegaskan konsep wisata ramah Muslim bukan bertujuan membatasi aktivitas wisata.

Sebaliknya, konsep tersebut menghadirkan rasa aman, nyaman, inklusif, dan berkelas dunia bagi seluruh wisatawan.

Dengan peluncuran SWJ-MFT Award 2026 dan portal IPKN Jawa Barat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap kualitas layanan pariwisata terus meningkat serta mampu memperkuat posisi Jawa Barat sebagai salah satu destinasi wisata ramah Muslim unggulan di Indonesia.***(BePe)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sekda Herman: Relawan Kebencanaan Jangan Hanya Bermodal Keberanian
Defisit APBD Jabar 2026 Capai Rp3,4 Triliun, Pemprov Tunggu Dana Bagi Hasil
KDM Instruksikan Pemkab Garut Tambah Anggaran Perbaikan Jalan
Wagub Erwan Sampaikan Dua Ranperda Strategis, Perkuat BIJB dan Efisiensi Perangkat Daerah
Karhutla Jabar Makin Meluas, 325,87 Hektare Lahan Terbakar hingga September 2026
Jabar Raih Apresiasi Daerah Peduli Iklim Investasi dari Kompas TV
Ramaikan GIIAS Bandung 2026, Pemprov Jabar Beri Diskon Pajak Kendaraan 10 Persen
Pemprov Jabar Kirim 100 Kafilah ke MTQ Nasional XXXI 2026

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 08:01 WIB

Sekda Herman: Relawan Kebencanaan Jangan Hanya Bermodal Keberanian

Selasa, 15 September 2026 - 08:00 WIB

Defisit APBD Jabar 2026 Capai Rp3,4 Triliun, Pemprov Tunggu Dana Bagi Hasil

Senin, 14 September 2026 - 06:14 WIB

KDM Instruksikan Pemkab Garut Tambah Anggaran Perbaikan Jalan

Minggu, 13 September 2026 - 19:00 WIB

Wagub Erwan Sampaikan Dua Ranperda Strategis, Perkuat BIJB dan Efisiensi Perangkat Daerah

Minggu, 13 September 2026 - 18:05 WIB

Karhutla Jabar Makin Meluas, 325,87 Hektare Lahan Terbakar hingga September 2026

Berita Terbaru

Teknologi

iOS 27 Resmi Dirilis, Ini Daftar 33 iPhone yang Kebagian Update

Selasa, 15 Sep 2026 - 13:14 WIB