Kabar Pajajaran – Tim Nasional Brasil memastikan langkah ke babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026 setelah mengalahkan Skotlandia dengan skor meyakinkan 3-0 pada laga terakhir Grup C di Miami Stadium, Rabu (24/6/2026) waktu setempat.
Kemenangan tersebut mengantarkan Brasil finis sebagai juara Grup C dengan koleksi tujuh poin. Selecao juga menutup fase grup tanpa kebobolan satu gol pun. Sementara itu, Skotlandia harus menunggu hasil dari grup lain untuk mengetahui peluang lolos sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik.
Vinicius Junior tampil sebagai bintang pertandingan setelah mencetak dua gol. Matheus Cunha kemudian melengkapi kemenangan Brasil melalui satu gol pada babak kedua.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain kemenangan tersebut, pertandingan juga menjadi momen emosional bagi publik Brasil. Neymar kembali mengenakan seragam tim nasional setelah terakhir tampil pada Oktober 2023.
Vinicius Junior Buka Keunggulan Sejak Menit Awal
Brasil langsung mengambil inisiatif menyerang sejak peluit awal berbunyi. Tekanan tinggi membuat lini belakang Skotlandia kesulitan mengembangkan permainan.
Hasilnya terlihat pada menit ketujuh. Vinicius Junior memanfaatkan kesalahan lini pertahanan lawan untuk membawa Brasil unggul 1-0.
Gol cepat tersebut membuat Brasil semakin percaya diri menguasai jalannya pertandingan. Sebaliknya, Skotlandia kesulitan menciptakan peluang berbahaya.
Menjelang turun minum, Vinicius kembali mencatatkan namanya di papan skor. Kali ini, ia menyundul bola hasil umpan matang sehingga menggandakan keunggulan Brasil menjadi 2-0.
Dua gol tersebut membuat Vinicius terus menunjukkan konsistensinya sepanjang turnamen.
Matheus Cunha Lengkapi Dominasi Brasil
Memasuki babak kedua, Brasil tetap mengendalikan tempo permainan. Tim asuhan Carlo Ancelotti terus menekan pertahanan Skotlandia.
Dominasi tersebut akhirnya berbuah gol ketiga melalui Matheus Cunha. Penyerang Brasil itu memanfaatkan umpan Bruno Guimaraes untuk menaklukkan penjaga gawang Skotlandia.
Gol tersebut memastikan kemenangan telak Brasil sekaligus mengunci posisi puncak klasemen Grup C.
Di sisi lain, Skotlandia tidak mampu memberikan perlawanan berarti. Tim asuhan Steve Clarke baru mampu mencatatkan ancaman setelah babak kedua berlangsung.
Namun, pertahanan Brasil tampil disiplin hingga peluit panjang berbunyi. Selecao pun menyelesaikan fase grup tanpa sekali pun kebobolan.
Brasil Tatap Babak Gugur dengan Percaya Diri
Pelatih Carlo Ancelotti menyambut positif penampilan anak asuhnya. Ia menilai Brasil tampil lebih komplet dibandingkan dua pertandingan sebelumnya.
Menurut Ancelotti, solidnya pertahanan menjadi salah satu modal penting menghadapi fase gugur.
Kemenangan atas Skotlandia juga mempertegas performa impresif Vinicius Junior. Penyerang berusia 25 tahun itu telah mencetak gol pada setiap laga fase grup.
Sementara itu, kemunculan kembali Neymar memberi tambahan optimisme bagi Brasil. Meski hanya tampil sebagai pemain pengganti, kehadirannya mendapat sambutan meriah dari para pendukung di stadion.
Dengan status juara grup, Brasil kini menunggu lawan pada babak 32 besar. Berdasarkan hasil sementara, Selecao berpeluang menghadapi Belanda, Jepang, atau Swedia pada fase berikutnya.
Sebaliknya, Skotlandia harus berharap hasil pertandingan grup lain menguntungkan agar dapat melangkah ke babak gugur melalui jalur peringkat ketiga terbaik. Peluang tersebut semakin berat karena mereka memiliki selisih gol negatif setelah kekalahan dari Brasil.***(BePe)






