Ribuan Buruh Pabrik Sepatu Nike di Bandung Terancam Kehilangan Pekerjaan

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Pabrik Sepatu

Ilustrasi Pabrik Sepatu

Bandung, Kabar Pajajaran – Sebanyak 4.000 pekerja PT Feng Tay Indonesia di Bandung menghadapi ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK). Kondisi itu muncul setelah perusahaan menyelesaikan sebagian pesanan produksi sepatu olahraga merek Nike.

Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, mengungkapkan informasi tersebut dalam konferensi pers daring, Minggu (21/6/2026). Ia mengatakan serikat pekerja melaporkan potensi pengurangan tenaga kerja di perusahaan tersebut.

“Masih berupa potensi ancaman PHK terhadap 4.000 karyawan,” kata Said.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ribuan Pekerja Menunggu Kepastian

Menurut Said, PT Feng Tay mempekerjakan sekitar 14.000 orang. Saat ini sekitar 4.000 pekerja tidak menjalani aktivitas produksi karena perusahaan telah menyelesaikan pesanan yang ada.

Perusahaan kini menunggu pesanan baru dari Nike. Selama masa tunggu itu, nasib ribuan pekerja masih belum pasti.

Said menjelaskan para pekerja tersebut belum kehilangan status kerja. Namun, mereka belum menerima kepastian terkait kelanjutan pekerjaan dalam waktu dekat.

Pemerintah Jalin Komunikasi dengan Perusahaan

Pemerintah bergerak untuk mencegah PHK massal. Said mengatakan pihaknya akan berkomunikasi dengan manajemen PT Feng Tay guna mencari solusi yang memungkinkan perusahaan mempertahankan tenaga kerja.

Menurut dia, pemerintah tidak memiliki kewenangan untuk mengatur jumlah pesanan dari Nike. Karena itu, pemerintah fokus mencari langkah yang dapat membantu perusahaan bertahan.

“Kami akan mencari berbagai opsi agar pekerja tetap bisa bekerja,” ujarnya.

KSPI Akan Hubungi Nike

Selain berkoordinasi dengan perusahaan, KSPI juga akan menghubungi Nike melalui jaringan serikat pekerja internasional.

Said berharap Nike tetap memberikan pesanan produksi kepada PT Feng Tay. Jika jumlah pesanan meningkat, perusahaan memiliki peluang lebih besar untuk mempertahankan pekerjanya.

Ia menilai PT Feng Tay memiliki kualitas produksi yang baik. Karena itu, perusahaan masih berpeluang memperoleh kontrak baru.

Relaksasi Pajak Masuk Usulan

Said juga berencana melaporkan persoalan tersebut kepada Presiden Prabowo Subianto. Ia akan menyampaikan laporan itu kepada Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad.

Dalam laporannya, Said akan mengusulkan relaksasi pajak bagi PT Feng Tay. Ia menilai kebijakan itu dapat menekan biaya produksi perusahaan.

Jika biaya produksi turun, perusahaan memiliki ruang lebih besar untuk mempertahankan tenaga kerja. Langkah tersebut menjadi salah satu opsi untuk mencegah PHK terhadap ribuan pekerja.

Pemerintah dan serikat pekerja kini berupaya menjaga keberlangsungan produksi di PT Feng Tay. Mereka berharap perusahaan segera memperoleh pesanan baru sehingga ribuan pekerja dapat kembali bekerja secara normal.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Satpol PP Jabar Tertibkan Pedagang di Jalur Subang-Bandung, Lima Bangunan Liar Disegel
Eks Tim Sukses Dedi Mulyadi Jadi Dirut MUJ, Pengamat Beri Tanggapan
Miras Diduga Picu Pengeroyokan Kapolsek dan Danramil Cicalengka Saat Karnaval HUT ke-81 RI
Sekda Jabar Bidik Pengangguran Pemuda Turun Signifikan, IPP Ditargetkan Capai 90 pada 2029
Kemarau Mulai Terasa, Volunteer Bagasi Team Kirim 7.000 Liter Air Bersih ke Warga Cicendo
Alun-alun Bandung Dibuka 17 Agustus 2026, Ada Pesta Rakyat Mulai Pukul 10.00 WIB
20.500 Narapidana di Jawa Barat Dapat Remisi HUT ke-81 RI, 303 Kasus Korupsi
Bukan Hasil Instan! TBI Team Bandung Bawa Pulang 18 Medali dari West Java Open 2026

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Satpol PP Jabar Tertibkan Pedagang di Jalur Subang-Bandung, Lima Bangunan Liar Disegel

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:33 WIB

Eks Tim Sukses Dedi Mulyadi Jadi Dirut MUJ, Pengamat Beri Tanggapan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Miras Diduga Picu Pengeroyokan Kapolsek dan Danramil Cicalengka Saat Karnaval HUT ke-81 RI

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:07 WIB

Sekda Jabar Bidik Pengangguran Pemuda Turun Signifikan, IPP Ditargetkan Capai 90 pada 2029

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:45 WIB

Kemarau Mulai Terasa, Volunteer Bagasi Team Kirim 7.000 Liter Air Bersih ke Warga Cicendo

Berita Terbaru

Bandung Raya

Eks Tim Sukses Dedi Mulyadi Jadi Dirut MUJ, Pengamat Beri Tanggapan

Senin, 24 Agu 2026 - 09:33 WIB

Ilustrasi Kemarau

Nasional

Musim Kemarau 2026 Kapan Berakhir? Ini Prediksi BMKG

Rabu, 19 Agu 2026 - 14:00 WIB