Kota Bandung, Kabar Pajajaran — Land Rover Club Bandung mengirimkan tim kemanusiaan ke Pulau Sumatera untuk mendukung upaya penanggulangan bencana. Misi ini dilakukan dengan menempuh perjalanan darat ribuan kilometer guna menjangkau wilayah terdampak, termasuk daerah terpencil yang sulit diakses.
Sebanyak enam unit Emergency Response Unit Land Rover Club Bandung (ERU-LRCB) diterjunkan dalam misi tersebut. Kendaraan berpenggerak empat roda yang dikenal tangguh di medan ekstrem ini akan digunakan untuk membantu distribusi bantuan ke lokasi-lokasi yang terisolasi akibat kerusakan infrastruktur pascabencana.
Selain menyalurkan bantuan logistik, ERU-LRCB juga akan mendukung kerja tim penanggulangan bencana di lapangan. Peran mereka meliputi pendampingan kegiatan asesmen, dukungan bagi tenaga kesehatan, hingga bantuan teknis dalam proses pemulihan wilayah terdampak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Baca juga: Gubernur Jabar Terbitkan SE Penghentian Izin Pembangunan Perumahan
ERU-LRCB memulai perjalanan menuju Sumatera pada Selasa malam (23/12/2025). Sebanyak 23 personel diberangkatkan dari Bandung setelah terlebih dahulu berkumpul di salah satu gerai kopi sebagai titik awal keberangkatan.
Tim yang terdiri dari relawan dan tenaga medis ini dijadwalkan menempuh perjalanan darat selama lima hingga enam hari. Pangkalan Brandan, Medan, Sumatera Utara, menjadi tujuan awal sekaligus pos transit sebelum tim melanjutkan misi ke wilayah sasaran berikutnya.
Dalam rencana operasional, ERU-LRCB diperkirakan akan menjalankan kegiatan kemanusiaan selama kurang lebih 20 hari. Namun, durasi tersebut masih bersifat fleksibel dan dapat diperpanjang menyesuaikan hasil evaluasi lapangan serta ketersediaan pembiayaan.
Baca juga: Dedi Mulyadi Ungkap Puluhan Warga Jabar Masih Terisolir di Takengon Aceh
Setibanya di lokasi, tim akan mendistribusikan berbagai kebutuhan dasar, antara lain bahan pangan, obat-obatan, air minum, perlengkapan kebersihan, perlengkapan bayi, selimut, matras, serta genset berkapasitas kecil untuk mendukung kebutuhan listrik darurat.
Selain itu, relawan ERU-LRCB juga akan terlibat langsung dalam proses evakuasi penyintas bencana, khususnya dari wilayah yang sulit dijangkau, menuju pos pengungsian yang lebih aman.
Saat ini, tim ERU-LRCB telah melanjutkan perjalanan setelah menyeberang dari Pelabuhan Merak menuju Bakauheni, Lampung, dan selanjutnya bergerak melalui jalur darat menuju lokasi misi kemanusiaan yang telah ditetapkan. *** (Radit)






