Dedi Mulyadi Ungkap Puluhan Warga Jabar Masih Terisolir di Takengon Aceh

Minggu, 14 Desember 2025 - 10:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Foto: Humas Jabar

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Foto: Humas Jabar

Kota Bandung, Kabar Pajajaran – Usai memulangkan 47 warga Jawa Barat dari Aceh, Gubernur Dedi Mulyadi menyebut masih ada sekira 25 orang yang belum pulang dan tertahan akibat bencana banjir di Negeri Serambi Makkah itu.

Informasi tersebut disampaikan Gubernur Jawa Barat Dedi Muyadi melalui video yang diunggah di akun media sosial resmi miliknya pada Jumat (12/12/2025).

“Saat ini masih ada warga Jabar yang saya tidak tahu persis jumlahnya, mungkin sekitar 25 orang lagi yang terisolasi di Takengon,” kata Dedi Mulyadi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gubernur yang akrab disapa KDM itu menjelaskan, bahwa Takengon merupakan salah satu wilayah yang terisolasi akibat bencana banjir dahsyat beberapa waktu lalu.

Dalam kondisi demikian, wilayah tempat puluhan warga Jabar itu berada, menurutnya masih sulit ditembus dengan kendaraan darat. Masih bersyukur di wilayah tersebut terdapat penggilingan padi untuk stok kebutuhan makan mereka.

“Mereka tinggal di tukang warung. Hari ini saya mencoba unuk berkomunikasi, mudah-mudahan hari ini atau besok kita bisa menggunakan Heli untuk menyelamatkan warga Jabar itu,” kata KDM.

Berdasarkan infomasi yang didapatkan KDM, mereka yang masih terisolasi berasal dari Purwakarta, Subang, Cianjur dan sejumah daerah lainnya di Jawa Barat.

Sebelumnya, Gubernur Jabar berhasil mengembalikan 47 warga Jabar dari Aceh. Mereka merupakan para pekerla banguan yang berhenti bekerja pasca terdampak bencana.

“Kemarin kita sudah bisa mengidentifikasi dan segera memulangkan 47 warga Jabar yang waktu itu bekerja sebagai kuli bangunan. Kemudaian karena terjadi bencana, peerjaannya terhenti dan ia tidak memiliki uang untuk ulang,” ungkapnya

“Mereka berjalan kaki selama dua hari, yang pada akhirnya bertemu dengan relawan asal Sukabumi. Hari Sabtu semuanya sudah kembali dengan pesawat ke Jawa Barat. Mereka rata-rata orang Sukabmi dan Cirebon,” jelas KDM.

Tak hanya itu, lanjutnya, warga Jabar yang sudah tak mendapatkan penghasilan akibat bencana itu, dipastikan telah dibekali sejumlah uang untuk menafkahi keluarganya saat kembali.

“Warga manapun akan kami selamatkan. Jadi, kami akan mencoba berkunjung ke daerah itu, mencari cara untuk bisa bertemu dengan warga Jabar dan mambawanya kembali pulang,” ujarnya

Facebook Comments Box

Berita Terkait

450 Ribu Warga Jabar Terdampak Kekeringan, 8,7 Juta Liter Air Bersih Didistribusikan
Ketua PKK Jabar Tekankan Peran UMKM dalam Meningkatkan Ekonomi Keluarga
Kirab Merah Putih di Bogor, Sekda Jabar: Perjuangan Kini Harus Turunkan Kemiskinan
WFH ASN Jawa Barat Berlanjut, Dedi Mulyadi Utamakan Hasil Kerja Dibanding Kehadiran di Kantor
Jawa Barat Catat PHK Tertinggi di Indonesia, Buruh Garmen Cimahi Jadi Korban Terbaru
Dedi Mulyadi Restrukturisasi BUMD Jabar, Perusahaan Tak Produktif Terancam Ditutup
Viral Kopdes Merah Putih di Kaki Gunung Ciremai, Lokasinya Jauh dari Permukiman Warga
Festival Kreasi Budaya Anak Jawa Barat Semarakkan Hari Anak Nasional 2026, Tumbuhkan Generasi Emas Berbudaya

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:00 WIB

450 Ribu Warga Jabar Terdampak Kekeringan, 8,7 Juta Liter Air Bersih Didistribusikan

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:00 WIB

Ketua PKK Jabar Tekankan Peran UMKM dalam Meningkatkan Ekonomi Keluarga

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:00 WIB

Kirab Merah Putih di Bogor, Sekda Jabar: Perjuangan Kini Harus Turunkan Kemiskinan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:01 WIB

WFH ASN Jawa Barat Berlanjut, Dedi Mulyadi Utamakan Hasil Kerja Dibanding Kehadiran di Kantor

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:00 WIB

Jawa Barat Catat PHK Tertinggi di Indonesia, Buruh Garmen Cimahi Jadi Korban Terbaru

Berita Terbaru