Kadin Jabar Percepat Investasi PLTSa Legok Nangka, Gandeng Sumitomo Dorong Energi Hijau

Minggu, 7 Juni 2026 - 12:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Barat terus memperkuat perannya sebagai penghubung antara investor global dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Kadin Jabar)

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Barat terus memperkuat perannya sebagai penghubung antara investor global dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Kadin Jabar)

BANDUNG, KABAR PAJAJARAN – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Barat terus memperkuat perannya sebagai penghubung antara investor global dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Terbaru, Kadin Jabar memfasilitasi penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemprov Jabar dan Konsorsium Sumitomo untuk mempercepat proyek Waste to Energy di TPPAS Legok Nangka, Kabupaten Bandung.

Ketua Umum Kadin Jabar, Almer Faiq Rusydi, menegaskan pihaknya aktif mengawal investasi strategis yang masuk ke Jawa Barat. Fokus utama Kadin adalah investasi yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

“Kami ingin memastikan sinergi antara pemerintah daerah dan investor global berjalan efektif. Dengan begitu, proyek ini bisa segera memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Almer.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proyek Hijau Bernilai Triliunan Rupiah

PLTSa Legok Nangka menjadi salah satu proyek infrastruktur hijau terbesar di Jawa Barat. Nilai investasinya mencapai USD 400 juta atau sekitar Rp6,69 triliun.

Konsorsium Sumitomo menjalankan proyek ini melalui PT Jabar Environmental Solutions. Mereka menggandeng PT Energia Prima Nusantara (EPN) dan Hitachi Zosen Corporation sebagai mitra pengembangan.

Melalui proyek tersebut, konsorsium akan mengolah sampah menjadi energi listrik terbarukan. Fasilitas itu mampu menangani sekitar 1.853 hingga 2.131 ton sampah setiap hari.

Sampah tersebut berasal dari enam daerah di kawasan Bandung Raya dan sekitarnya. Karena itu, proyek ini diharapkan mampu mengurangi beban sampah regional secara signifikan.

Dorong Percepatan Tahap Investasi

Kesepakatan terbaru ini memperkuat kesiapan proyek dari sisi regulasi dan teknis. Sebelumnya, Kementerian ESDM telah memberikan dukungan regulasi untuk pengembangan proyek tersebut.

Selain itu, pemerintah juga menyesuaikan skema tarif melalui Peraturan Presiden Nomor 109 tentang Penanganan Sampah Perkotaan Menjadi Energi Terbarukan.

Kadin Jabar terus mendorong percepatan tahapan berikutnya. Salah satunya melalui penyelesaian pembiayaan dari Jepang.

Di saat yang sama, para pihak juga menyiapkan finalisasi Perjanjian Jual Beli Listrik (PJBL) dengan PT PLN (Persero).

Target Groundbreaking dalam Waktu Dekat

Pemerintah menargetkan proyek ini segera memasuki tahap peletakan batu pertama atau groundbreaking. Setelah itu, pengembang akan memulai konstruksi fisik di lapangan.

Almer optimistis proyek Legok Nangka dapat menjadi solusi jangka panjang bagi pengelolaan sampah di Bandung Raya. Menurutnya, proyek tersebut juga dapat menjadi contoh penerapan ekonomi sirkular di Indonesia.

“Kami berharap Legok Nangka menjadi model pengelolaan sampah modern yang menghasilkan energi bersih dan mendukung target rendah karbon nasional,” katanya. ***(Chq)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sekda Herman: Relawan Kebencanaan Jangan Hanya Bermodal Keberanian
Defisit APBD Jabar 2026 Capai Rp3,4 Triliun, Pemprov Tunggu Dana Bagi Hasil
KDM Instruksikan Pemkab Garut Tambah Anggaran Perbaikan Jalan
Wagub Erwan Sampaikan Dua Ranperda Strategis, Perkuat BIJB dan Efisiensi Perangkat Daerah
Karhutla Jabar Makin Meluas, 325,87 Hektare Lahan Terbakar hingga September 2026
Jabar Raih Apresiasi Daerah Peduli Iklim Investasi dari Kompas TV
Ramaikan GIIAS Bandung 2026, Pemprov Jabar Beri Diskon Pajak Kendaraan 10 Persen
Pemprov Jabar Kirim 100 Kafilah ke MTQ Nasional XXXI 2026

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 08:01 WIB

Sekda Herman: Relawan Kebencanaan Jangan Hanya Bermodal Keberanian

Selasa, 15 September 2026 - 08:00 WIB

Defisit APBD Jabar 2026 Capai Rp3,4 Triliun, Pemprov Tunggu Dana Bagi Hasil

Senin, 14 September 2026 - 06:14 WIB

KDM Instruksikan Pemkab Garut Tambah Anggaran Perbaikan Jalan

Minggu, 13 September 2026 - 19:00 WIB

Wagub Erwan Sampaikan Dua Ranperda Strategis, Perkuat BIJB dan Efisiensi Perangkat Daerah

Minggu, 13 September 2026 - 18:05 WIB

Karhutla Jabar Makin Meluas, 325,87 Hektare Lahan Terbakar hingga September 2026

Berita Terbaru

Teknologi

iOS 27 Resmi Dirilis, Ini Daftar 33 iPhone yang Kebagian Update

Selasa, 15 Sep 2026 - 13:14 WIB