Resmi! Makan Bergizi Gratis Tak Lagi Diberikan Saat Libur, Ini Alasannya

Sabtu, 4 April 2026 - 11:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Program Makan Bergizi Gratis (MBG)—sebuah inisiatif nyata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mengatasi tantangan gizi buruk dan stunting di Indonesia. Program ini bukan sekadar bantuan sosial, tetapi langkah konkret untuk memastikan setiap anak mendapatkan akses terhadap makanan bergizi dan memiliki kesempatan tumbuh sehat serta cerdas. (Dok Sesneg)

Program Makan Bergizi Gratis (MBG)—sebuah inisiatif nyata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mengatasi tantangan gizi buruk dan stunting di Indonesia. Program ini bukan sekadar bantuan sosial, tetapi langkah konkret untuk memastikan setiap anak mendapatkan akses terhadap makanan bergizi dan memiliki kesempatan tumbuh sehat serta cerdas. (Dok Sesneg)

KABAR PAJAJARAN – Pemerintah resmi mengubah skema penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG). Mulai tahun ini, pemerintah hanya menyalurkan MBG kepada siswa pada hari sekolah, yaitu lima hari dalam sepekan.

Keputusan tersebut diambil setelah evaluasi lintas kementerian dan lembaga dalam rapat koordinasi terbatas di Kementerian Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia di Jakarta pada 2 April 2026.

Evaluasi Pemerintah: MBG Saat Libur Dinilai Kurang Efektif

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan pemerintah menghentikan pemberian MBG pada hari Sabtu dan hari libur sekolah karena dinilai tidak efektif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, sebelumnya pemerintah menyalurkan MBG selama enam hari, termasuk hari libur. Namun, hasil evaluasi menunjukkan bantuan tersebut tidak optimal karena siswa tidak hadir di sekolah.

Pemerintah pun memutuskan MBG hanya diberikan saat siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar. Kebijakan ini sekaligus menjadi langkah efisiensi anggaran agar dana program lebih tepat sasaran dan terukur.

Ibu Hamil dan Balita Tetap Terima 6 Hari

Meski skema bagi siswa berubah, pemerintah memastikan kelompok rentan tetap menerima bantuan secara penuh. Ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita tetap memperoleh MBG selama enam hari dalam sepekan tanpa terpengaruh kalender sekolah.

Langkah ini dilakukan untuk menjaga pemenuhan gizi kelompok prioritas yang membutuhkan asupan nutrisi berkelanjutan.

Pemerintah Siapkan Skema Antisipasi Kendala

Pemerintah juga menyiapkan berbagai skenario tambahan untuk mengantisipasi kendala teknis di lapangan. Evaluasi berkala akan terus dilakukan agar pelaksanaan program berjalan optimal dan memberikan manfaat maksimal bagi penerima.

Daerah 3T dan Wilayah Stunting Tinggi Dapat Perlakuan Khusus

Pemerintah memberi perhatian khusus pada penyaluran MBG di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar) serta wilayah dengan angka stunting tinggi. Pemerintah membuka peluang penambahan hari pemberian makanan bergizi di daerah tertentu jika kondisi membutuhkan.

Penyesuaian ini mencakup kualitas menu, jumlah bantuan, hingga frekuensi penyaluran agar program benar-benar membantu menurunkan angka stunting dan kemiskinan di wilayah prioritas. ***(Ant)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Prabowo Serahkan Rafale hingga A400M untuk Perkuat Kekuatan Udara TNI
Tembus Rp 17.658! Dolar AS Bikin Rupiah Kian Tertekan
Noel Jalani Sidang Tuntutan Kasus Dugaan Pemerasan Sertifikasi K3 Hari Ini
MK Tegaskan Jakarta Masih Berstatus Ibu Kota Negara
“Saya Sakit Hati” — Nadiem Kecewa Berat Usai Dituntut 18 Tahun Penjara
KPK Rilis LHKPN Prabowo, Kekayaan Didominasi Aset Tanah dan Surat Berharga
Laporan Kekayaan Gibran Resmi Dirilis, Ini yang Tercatat di LHKPN
Lomba 4 Pilar MPR RI Disorot, Netizen Kritik Penilaian Juri yang Dinilai Tak Konsisten

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 13:00 WIB

Prabowo Serahkan Rafale hingga A400M untuk Perkuat Kekuatan Udara TNI

Senin, 18 Mei 2026 - 13:00 WIB

Tembus Rp 17.658! Dolar AS Bikin Rupiah Kian Tertekan

Senin, 18 Mei 2026 - 09:04 WIB

Noel Jalani Sidang Tuntutan Kasus Dugaan Pemerasan Sertifikasi K3 Hari Ini

Jumat, 15 Mei 2026 - 11:00 WIB

MK Tegaskan Jakarta Masih Berstatus Ibu Kota Negara

Kamis, 14 Mei 2026 - 07:00 WIB

“Saya Sakit Hati” — Nadiem Kecewa Berat Usai Dituntut 18 Tahun Penjara

Berita Terbaru

Ilustrasi Parfum (Pinterest)

Ragam

Fenomena Bocil SD Koleksi Parfum Ramai di Media Sosial

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:00 WIB

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengikuti prosesi pengembalian Mahkota Binokasih Sanghyang Pake ke Museum Prabu Geusan Ulun, Kabupaten Sumedang, Senin (18/5/2026), usai rangkaian Kirab Milangkala Tatar Sunda di sejumlah daerah di Jawa Barat. Foto: Humas Jabar

Jawa Barat

KDM Antar Kembali Mahkota Binokasih ke Museum Prabu Geusan Ulun

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:57 WIB