Lomba 4 Pilar MPR RI Disorot, Netizen Kritik Penilaian Juri yang Dinilai Tak Konsisten

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sesi Lomba Cerdas cermat 4 Pilar, Sabtu,9 Mei 2026/ MPR RI

Sesi Lomba Cerdas cermat 4 Pilar, Sabtu,9 Mei 2026/ MPR RI

KABAR PAJAJARAN – Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia menjadi sorotan publik setelah pelaksanaan lomba cerdas cermat 4 Pilar MPR RI di Pontianak memicu kontroversi. Polemik muncul usai beredarnya video penilaian dewan juri yang dinilai tidak konsisten terhadap jawaban peserta.

Kompetisi tersebut menghadirkan tiga sekolah yang lolos ke babak final, yakni SMAN 1 Pontianak, SMAN 1 Sambas, dan SMAN 1 Sanggau.

Jawaban Sama, Penilaian Berbeda

Kontroversi bermula saat sesi rebutan soal membahas peran DPR dalam memilih anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Salah satu peserta dari regu C yang berasal dari SMAN 1 Pontianak memberikan jawaban terkait mekanisme pemilihan anggota BPK oleh DPR dengan memperhatikan pertimbangan DPD dan pengesahan presiden.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, dewan juri yang dipimpin Dyastasita WB menyatakan jawaban tersebut salah. Juri kemudian mengurangi nilai regu C sebesar lima poin.

Tak lama berselang, juri kembali membacakan pertanyaan yang sama. Kali ini, peserta dari regu B SMAN 1 Sambas memberikan jawaban dengan isi yang serupa. Dewan juri justru menyatakan jawaban itu benar dan memberikan tambahan nilai 10 poin.

Keputusan tersebut memicu protes dari regu C. Mereka menilai jawaban yang disampaikan tidak berbeda dengan jawaban regu B.

“Kami tadi menjawabnya sama seperti grup B,” ujar salah satu anggota regu C dalam video yang beredar di media sosial.

Juri Singgung Artikulasi Peserta

Dewan juri tetap mempertahankan keputusan penilaian. Juri menilai regu C tidak menyampaikan jawaban dengan artikulasi yang jelas sehingga menimbulkan perbedaan penafsiran.

Juri lainnya, Indri Wahyuni, juga mengingatkan peserta agar memperhatikan pelafalan saat menjawab pertanyaan.

“Artikulasi itu penting. Jika dewan juri tidak mendengar dengan jelas, maka juri berhak memberikan pengurangan nilai,” ujar Indri.

Meski demikian, regu C tetap meminta klarifikasi karena merasa telah memberikan jawaban yang sesuai. Pembawa acara kemudian meminta peserta menerima keputusan dewan juri.

Video Viral dan Tuai Kritik Netizen

Video perdebatan tersebut akhirnya viral di media sosial. Banyak warganet menilai dewan juri tidak konsisten dalam memberikan penilaian karena dua jawaban yang dianggap serupa memperoleh hasil berbeda.

Polemik itu kemudian mendapat perhatian publik hingga mendorong Wakil Ketua MPR RI menyampaikan permintaan maaf atas kontroversi yang terjadi dalam lomba tersebut.

Peristiwa ini juga memicu sorotan terhadap profesionalisme pelaksanaan lomba edukasi tingkat nasional, terutama terkait transparansi dan objektivitas penilaian dewan juri. ***(Ant)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

BREAKING NEWS : Prabowo Ambil Keputusan Tegas! Listyo Sigit Dicopot dari Jabatan KSP
Listyo Sigit Prabowo Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal, Dua Jenderal Polri Ikut Terseret
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Sejumlah Jenderal, Isu Bintang Empat Ikut Mencuat
Penggeledahan Ponpes Sukoharjo Berujung Pencopotan Kapolres, Ini Kronologi Lengkapnya
PPN Pembalut 11 Persen Disorot DPR, Anis Byarwati Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan
Dua Tahun Kabinet Merah Putih, RDTR Terintegrasi OSS Capai 576 dan Target LP2B Tembus 87,93%
Gunung Anak Krakatau Erupsi 3 Kali, Status Masih Siaga Level III
Kapolri Suyudi Ario Seto Janji Berantas Narkoba hingga Bersihkan Internal Polri

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 09:06 WIB

Listyo Sigit Prabowo Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal, Dua Jenderal Polri Ikut Terseret

Selasa, 3 November 2026 - 16:02 WIB

Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Sejumlah Jenderal, Isu Bintang Empat Ikut Mencuat

Selasa, 3 November 2026 - 10:18 WIB

Penggeledahan Ponpes Sukoharjo Berujung Pencopotan Kapolres, Ini Kronologi Lengkapnya

Senin, 2 November 2026 - 20:00 WIB

PPN Pembalut 11 Persen Disorot DPR, Anis Byarwati Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, RDTR Terintegrasi OSS Capai 576 dan Target LP2B Tembus 87,93%

Berita Terbaru