KPK Rilis LHKPN Prabowo, Kekayaan Didominasi Aset Tanah dan Surat Berharga

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto meminta jajaran menteri dalam Kabinet Merah Putih untuk menyiapkan berbagai langkah antisipatif dalam menghadapi potensi krisis energi global, khususnya yang berkaitan dengan ketersediaan dan harga bahan bakar minyak (BBM). (Dok Setneg)

Presiden Prabowo Subianto meminta jajaran menteri dalam Kabinet Merah Putih untuk menyiapkan berbagai langkah antisipatif dalam menghadapi potensi krisis energi global, khususnya yang berkaitan dengan ketersediaan dan harga bahan bakar minyak (BBM). (Dok Setneg)

KABAR PAJAJARAN – Prabowo Subianto melaporkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terbaru kepada Komisi Pemberantasan Korupsi. Laporan itu mencatat total kekayaan Prabowo mencapai lebih dari Rp 2 triliun.

KPK mengunggah data tersebut melalui situs resminya pada Selasa (12/5/2026). Prabowo menyerahkan laporan itu pada 31 Maret 2026 dan mencantumkan kekayaan sepanjang tahun 2025.

Tanah dan Bangunan Capai Ratusan Miliar

Prabowo mencatat kepemilikan 10 bidang tanah dan bangunan di wilayah Jakarta Selatan dan Bogor.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai seluruh aset properti tersebut senilai sekitar Rp 323 miliar. Aset itu menjadi salah satu komponen terbesar dalam laporan kekayaannya.

Kendaraan Mewah Masuk Laporan

Selain properti, Prabowo juga melaporkan delapan unit kendaraan pribadi. Ia memiliki Toyota Alphard, Land Rover, Honda CRV, Toyota Land Cruiser, Mitsubishi Pajero Sport, Lexus, serta satu unit motor Suzuki.

Seluruh kendaraan tersebut bernilai sekitar Rp 1,2 miliar.

Surat Berharga Jadi Komponen Terbesar

Prabowo juga mencatat kepemilikan harta bergerak lainnya senilai Rp 16,4 miliar. Ia kemudian melaporkan surat berharga dengan nilai mencapai Rp 1,6 triliun.

Selain itu, ia memiliki kas dan setara kas sebesar Rp 48 miliar.

Tidak Punya Utang

Dalam laporan tersebut, Prabowo tidak mencatatkan utang apa pun. Total kekayaan yang ia laporkan mencapai lebih dari Rp 2 triliun.

KPK menyatakan laporan LHKPN menjadi bagian dari transparansi penyelenggara negara untuk memastikan akuntabilitas publik. ***(Chq)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Perselisihan Satpam dan Pengemudi Alphard di Bundaran HI Berakhir Damai, Propam Tetap Dalami Kasus
Kopdes Merah Putih Banyuwangi Luncurkan Radio Streaming untuk Perkuat Layanan Informasi
KPK Ungkap Kronologi Penitipan Penahanan Febrie Adriansyah di Rutan Gedung Merah Putih
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,6 Persen, Menkeu Purbaya Sebut APBN Semester I-2026 Makin Solid
Prabowo Tunjuk Sudaryono Jadi Kepala BGN, Gantikan Nanik S Deyang
Kabar Mengejutkan! Kepala BGN Nanik S Deyang Mundur, Istana Akhirnya Buka Suara
Pembangunan IKN Berlanjut, Basuki Usulkan Anggaran Tambahan Rp2,7 Triliun
Banyak Warga Panik Isi BBM, Pertamina Beri Penjelasan Mengejutkan soal Stok

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:00 WIB

Perselisihan Satpam dan Pengemudi Alphard di Bundaran HI Berakhir Damai, Propam Tetap Dalami Kasus

Sabtu, 25 Juli 2026 - 09:00 WIB

Kopdes Merah Putih Banyuwangi Luncurkan Radio Streaming untuk Perkuat Layanan Informasi

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:00 WIB

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,6 Persen, Menkeu Purbaya Sebut APBN Semester I-2026 Makin Solid

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:21 WIB

Prabowo Tunjuk Sudaryono Jadi Kepala BGN, Gantikan Nanik S Deyang

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:32 WIB

Kabar Mengejutkan! Kepala BGN Nanik S Deyang Mundur, Istana Akhirnya Buka Suara

Berita Terbaru