Bandung, Kabar Pajajaran – Kabar duka kembali datang dari Bandung Zoo. Anak harimau benggala bernama Hara dilaporkan mati, menyusul saudaranya, Huru, yang lebih dulu mati beberapa hari sebelumnya.
Humas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Barat, Ery Mildranaya, membenarkan kabar kematian dua satwa tersebut.
“Betul (kematian harimau kedua),” ujar Ery saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Kamis (26/3/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Lahir Juli 2025 dari Induk yang Sama
Huru dan Hara diketahui lahir pada 12 Juli 2025 dari pasangan induk harimau benggala bernama Shah Rukh Khan dan Jelita. Kematian dua anak harimau ini terjadi dalam waktu berdekatan.
Namun hingga kini, pihak BBKSDA Jabar belum membeberkan penyebab pasti kematian keduanya.
“Kami masih siapkan pers rilisnya,” tambah Ery.
Dugaan Terinfeksi Virus Sejak Lahir
Sebelumnya, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengungkap dugaan awal penyebab kematian Hara. Ia menyebut anak harimau tersebut kemungkinan terpapar virus yang dibawa induknya sejak lahir.
Menurut Farhan, baik Hara maupun Huru diduga telah terinfeksi virus sejak dilahirkan.
“Induknya menjadi carrier virus khas keluarga kucing besar. Keduanya sudah terinfeksi sejak lahir. Yang satu tidak terselamatkan, yang satu sedang kita upayakan,” ujarnya, Rabu (25/3).
Diduga Terserang Panleukopenia
Farhan menyebut virus yang menyerang anak harimau tersebut adalah panleukopenia, penyakit yang umum menyerang kucing besar dan dapat menurunkan jumlah sel darah putih.
Ia menjelaskan, induk harimau diduga sudah memiliki kekebalan, namun kondisi anak yang masih lemah membuat peluang bertahan hidup menjadi kecil.
“Induknya sudah kebal, tetapi anaknya lemah. Detailnya akan saya tinjau langsung,” katanya.
Hingga kini, publik masih menunggu keterangan resmi dari BBKSDA Jabar terkait penyebab pasti kematian dua anak harimau benggala tersebut, termasuk langkah evaluasi pengelolaan satwa di Bandung Zoo. ***(chq)
















