BANDUNG – Wakil Wali Kota Bandung Erwin kembali menjalankan aktivitas pemerintahan setelah menyelesaikan persoalan hukum yang sempat menjadi sorotan publik. Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memastikan Erwin sudah kembali bekerja dan mengikuti agenda resmi pemerintah.
Farhan dan Erwin menghadiri rapat pimpinan bersama Polrestabes Bandung pada Senin (8/6/2026). Kehadiran Erwin menandai kembalinya ia ke lingkungan kerja Pemerintah Kota Bandung.
“Alhamdulillah, tadi ikut rapim. Sudah normal seperti biasa,” kata Farhan di Balai Kota Bandung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Farhan Susun Pembagian Tugas
Farhan mengatakan dirinya belum menetapkan tugas khusus untuk Erwin. Saat ini, ia tengah merancang pembagian tugas yang sesuai dengan kebutuhan Pemerintah Kota Bandung.
Menurut Farhan, pembahasan yang tersisa hanya menyangkut aspek teknis, termasuk urusan protokoler dan koordinasi kegiatan pemerintahan.
“Tinggal disusun hal-hal kecil saja, seperti protokoler,” ujarnya.
Farhan Belum Libatkan Erwin dalam Program Penertiban
Farhan memilih mempertahankan pola kerja yang saat ini mengawal program penertiban di Kota Bandung. Karena itu, ia belum memasukkan Erwin ke dalam program tersebut.
Ia menilai pergantian penanggung jawab di tengah pelaksanaan program berpotensi mengganggu konsistensi kerja dan koordinasi di lapangan.
“Kalau penertiban-penertiban karena sudah berjalan duluan, kalau masuk ke tengah-tengah nanti malah jadi tidak konsisten,” katanya.
Erwin Fokus Jalankan Fungsi Wakil Wali Kota
Sambil menunggu pembagian tugas baru, Erwin akan fokus menjalankan fungsi utamanya sebagai wakil kepala daerah. Ia akan mewakili Farhan saat Wali Kota Bandung tidak dapat menghadiri kegiatan pemerintahan maupun agenda resmi lainnya.
Farhan menjelaskan bahwa undang-undang memberi kewenangan kepada kepala daerah untuk menentukan tugas bagi wakil kepala daerah.
“Tugas utama wakil berdasarkan undang-undang adalah membantu kepala daerah dan menjalankan penugasan dari kepala daerah,” ujarnya.
Farhan dan Erwin Bahas Peran Baru
Farhan mengaku masih perlu berdiskusi dengan Erwin untuk menentukan fokus kerja yang paling tepat. Ia ingin menyelaraskan pembagian tugas dengan kebutuhan organisasi dan program prioritas Kota Bandung.
Menurut Farhan, komunikasi tersebut penting agar keduanya memiliki pemahaman yang sama mengenai target dan tanggung jawab masing-masing.
“Belum tahu. Nanti saya masih banyak diskusi. Ini saya mau balik lagi diskusi sama beliau,” kata Farhan. ***(Chq)






