BANDUNG, KABAR PAJAJARAN – Aksi kejahatan jalanan kembali terjadi di Kota Bandung. Seorang pemuda berinisial RM menjadi korban pembegalan yang berlangsung di Jalan Tanjung Sari, Kecamatan Antapani, Minggu (7/6/2026) dini hari.
Pelaku menyerang korban menggunakan senjata tajam hingga menyebabkan luka sobek di bagian kepala. Selain melukai korban, pelaku juga membawa kabur sepeda motor Honda Beat bernomor polisi D 4720 MJ dan uang tunai Rp1,5 juta.
Kapolsek Antapani Kompol Yusuf Tojiri membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, insiden bermula saat RM bersama rekannya, AM, keluar untuk membeli minuman di sebuah minimarket di kawasan Antapani.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Gagal Belanja, Korban Justru Jadi Sasaran Begal
Yusuf mengatakan, kedua pemuda itu memutuskan pulang setelah mendapati minimarket yang mereka tuju sudah tutup.
Saat melintas di Jalan Tanjung Sari, dua orang tak dikenal yang berada di bahu jalan tiba-tiba meneriaki mereka. Situasi kemudian berubah mencekam ketika salah satu pelaku mendekati sepeda motor korban sambil mengacungkan senjata tajam.
Pelaku langsung mengayunkan senjata tersebut ke arah RM. Melihat rekannya diserang, AM yang mengendarai motor berusaha menyelamatkan diri dengan mengarahkan kendaraan menuju pos satpam terdekat.
Korban Jalani Perawatan di Rumah Sakit
Serangan itu mengakibatkan RM mengalami luka sobek di bagian kepala. Petugas kemudian membawa korban ke RS Hermina untuk mendapatkan penanganan medis.
Menurut Yusuf, tim medis tidak menemukan luka pada organ vital korban. Kondisi RM juga terus menunjukkan perkembangan positif.
“Saat ini korban masih menjalani perawatan. Kondisinya sudah sadar dan dapat berkomunikasi dengan baik,” ujar Yusuf.
Polisi Kejar Pelaku
Selain merampas sepeda motor, pelaku juga mengambil uang tunai milik korban senilai Rp1,5 juta.
Polisi kini fokus memburu para pelaku. Unit Reskrim Polsek Antapani bersama Tim Resmob Satreskrim Polrestabes Bandung terus mengumpulkan keterangan saksi dan menelusuri jejak pelaku di sekitar lokasi kejadian.
Yusuf menegaskan jajarannya tengah melakukan penyelidikan intensif untuk mengidentifikasi dan menangkap para pelaku yang terlibat dalam aksi pembegalan tersebut.
“Kami terus melakukan pengejaran dan pendalaman untuk mengungkap kasus ini serta menangkap para pelaku,” katanya. ***(Chq)





