Kota Bandung, Kabar Pajajaran – Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali memperpanjang masa pengisian data Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) 2026 hingga Kamis, 11 Juni 2026 pukul 23.59 WIB. Kebijakan ini diambil untuk memberikan kesempatan lebih luas kepada lulusan SMP, MTs, maupun Paket B yang belum mengikuti proses pemetaan.
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto, mengatakan hingga Selasa (9/6/2026) pukul 21.00 WIB masih terdapat sejumlah calon murid yang belum mengisi data PCMB.
Karena itu, Disdik Jabar memutuskan memperpanjang waktu pengisian agar seluruh calon peserta didik memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti proses penerimaan siswa baru jenjang SMA dan SMK.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Baca juga: KDM Pastikan SPMB Jabar 2026 Berjalan Transparan, Minta Orang Tua Tak Panik
“Dengan perpanjangan waktu ini, semakin banyak murid yang dapat mengikuti proses pemetaan dan memperoleh akses pendidikan jenjang menengah,” ujar Purwanto, Selasa (9/6/2026).
Pada tahap PCMB, calon murid diminta memilih sekolah tujuan sesuai jalur yang tersedia dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jawa Barat 2026. Data tersebut menjadi dasar pemetaan awal sebelum memasuki tahapan seleksi berikutnya.
Setelah masa pengisian berakhir, hasil penerimaan pada tahap PCMB dijadwalkan diumumkan pada Sabtu, 13 Juni 2026 pukul 14.00 WIB.
Disdik Jabar juga mengingatkan masyarakat agar tidak khawatir apabila belum diterima pada tahap PCMB. Sebab, masih tersedia kesempatan melalui SPMB Tahap 1 dan SPMB Tahap 2.
Baca juga: Orang Tua Ramai Keluhkan PCMB, Dedi Mulyadi Beri Penjelasan Lengkap
SPMB Tahap 1 akan berlangsung pada 15–19 Juni 2026 dengan pengumuman hasil seleksi pada 25 Juni 2026. Sementara itu, SPMB Tahap 2 dijadwalkan pada 30 Juni hingga 6 Juli 2026 dan hasilnya diumumkan pada 10 Juli 2026.
Pada kedua tahap tersebut, calon murid dapat memilih sekolah yang masih memiliki kuota tersedia sehingga peluang memperoleh sekolah tetap terbuka.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap perpanjangan waktu PCMB dapat dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh calon peserta didik agar tidak ada yang tertinggal dalam proses penerimaan siswa baru tahun ajaran 2026/2027.***(BePe)






