Kabupaten Purwakarta, Kabar Pajajaran – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kelestarian alam dan ekosistem sebagai fondasi utama pembangunan daerah. KDM menyampaikan ajakan tersebut saat menghadiri Rapat Paripurna Peringatan Hari Jadi ke-195 Purwakarta dan ke-58 Kabupaten Purwakarta di Gedung DPRD Kabupaten Purwakarta, Senin (20/7/2026).
Dalam sambutannya, Dedi menegaskan bahwa pembangunan daerah harus berlandaskan keseimbangan antara manusia dan lingkungan.
Ia mengajak seluruh masyarakat menjadikan pelestarian alam sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya berpesan kepada semua, jagalah semesta dengan baik, jagalah aliran air dan seluruh tumbuhan. Jagalah Purwakarta agar tumbuh menjadi kabupaten yang memiliki basis ideologi ekosistem, filosofi, dan teknokrasi. Semuanya harus memiliki visi yang kuat, yaitu Purwakarta Istimewa,” ujar Dedi.
KDM Tekankan Pentingnya Menjaga Alam
Menurut Dedi Mulyadi, pertumbuhan fisik dan ekonomi merupakan sebagian ukuran keberhasilan pembangunan.
Ia menilai kualitas lingkungan menjadi penentu keberlanjutan pembangunan pada masa mendatang.
Karena itu, masyarakat perlu menjaga sumber daya alam yang menjadi penopang kehidupan.
Dedi mengingatkan pentingnya melestarikan aliran sungai, pepohonan, serta seluruh ekosistem yang ada di Purwakarta.
Ia berharap seluruh unsur pemerintah dan masyarakat memiliki visi yang sama dalam membangun daerah yang berorientasi pada kelestarian lingkungan.
Konsep tersebut, menurutnya, akan memperkuat cita-cita mewujudkan “Purwakarta Istimewa” sebagai daerah yang maju sekaligus tetap menjaga keseimbangan alam.
Apresiasi untuk Tokoh Pembangunan Purwakarta
Pada momentum Hari Jadi Purwakarta, Dedi juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat Kabupaten Purwakarta.
Ia mengapresiasi berbagai tokoh yang telah memberikan kontribusi besar terhadap pembangunan daerah.
Beberapa nama yang disebut antara lain Lili Hambali Hasan, Dudung S. Suardi, serta para ulama yang terus memberikan dukungan moral dan nasihat kepada masyarakat.
Menurut Dedi, pembangunan daerah tidak dapat dipisahkan dari peran para tokoh yang selama ini berkontribusi dalam berbagai bidang.
Ia berharap semangat kebersamaan tersebut terus terpelihara untuk mendukung kemajuan Purwakarta.
Selain itu, Dedi mengajak masyarakat menjadikan peringatan hari jadi sebagai momentum memperkuat kepedulian terhadap lingkungan sekaligus meningkatkan nilai-nilai keagamaan.
“Mari kita wujudkan amal saleh dalam hidup dengan menjaga titipan besar dari Tuhan kepada kita, yaitu tanah tempat kita tinggal dan air yang kita minum setiap waktu,” tuturnya.
Generasi Emas Awal dari Kepedulian Lingkungan
Selain membahas kelestarian alam, Dedi juga menyoroti pentingnya pembangunan karakter generasi muda.
Ia berharap semangat menjaga lingkungan berjalan seiring dengan pembentukan karakter yang kuat dan berakhlak baik.
Menurutnya, anak-anak Purwakarta harus dipersiapkan menjadi generasi yang mampu membawa kemajuan daerah pada masa depan.
“Kita persiapkan anak-anak kita menjadi pribadi yang saleh, memiliki pancaran cahaya kebaikan yang akan mengantarkan mereka menjadi generasi emas di masa yang akan datang,” pungkasnya.
Dedi meyakini bahwa pembangunan sumber daya manusia dan pelestarian lingkungan harus berjalan berdampingan.
Dengan demikian, Purwakarta tidak hanya berkembang secara ekonomi, tetapi juga tetap memiliki ekosistem yang terjaga.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap semangat Hari Jadi Purwakarta ke-195 menjadi penguat komitmen seluruh masyarakat untuk menjaga alam, memperkuat nilai-nilai sosial, serta membangun daerah yang berkelanjutan bagi generasi mendatang.***(BePe)



![Cara operasikan AC mobil. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].](https://kabarpajajaran.com/wp-content/uploads/2026/09/ac-225x129.jpg)

