BANDUNG, KABAR PAJAJARAN – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi akan menghubungi Penjabat (Pj) Bupati Bekasi Dedy Supriyadi untuk membahas pemanfaatan Gedung Islamic Center di Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi.
Gedung tersebut sudah mangkrak sejak 2012. Pemerintah membangun kompleks itu di atas lahan sekitar 3 hektare di Desa Srimahi.
Dedi Mulyadi ingin pemerintah segera menentukan fungsi gedung dan lahan tersebut. Ia menilai aset daerah harus memberikan manfaat bagi masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Nanti saya ngomong kepada Bupatinya apa yang akan dilakukan agar memberikan manfaat bagi masyarakat. Ya, nanti saya telepon Bupatinya,” kata Dedi saat ditemui di Gedung DPRD Jawa Barat, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat (11/9/2026).
Gedung Islamic Center Bekasi Dibangun Sejak 2009
Pemerintah Kabupaten Bekasi memulai pembangunan Gedung Islamic Center pada 2009. Saat itu, pemerintah menyiapkan kompleks tersebut untuk berbagai kegiatan keagamaan dan asrama haji.
Namun, pembangunan tidak berjalan hingga tuntas. Pemerintah akhirnya menghentikan proyek tersebut dan gedung tidak pernah berfungsi secara optimal.
Proyek itu menghabiskan anggaran sekitar Rp50 miliar yang bersumber dari APBD Kabupaten Bekasi.
Kini, kondisi bangunan dan kawasan di sekitarnya terbengkalai. Pemerintah belum menentukan pemanfaatan baru untuk aset tersebut.
Warga Usul Gedung Islamic Center Jadi Rumah Sakit
Kondisi Gedung Islamic Center Bekasi yang tidak terpakai mendorong warga mengusulkan perubahan fungsi bangunan.
Salah seorang warga, Rosyid (63), mengusulkan pemerintah mengubah gedung tersebut menjadi rumah sakit umum.
Menurut Rosyid, rumah sakit akan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Warga dapat memperoleh layanan kesehatan tanpa harus menempuh perjalanan jauh.
Selain rumah sakit, warga juga memiliki usulan lain untuk memanfaatkan lahan tersebut.
Muliati (50), warga lainnya, berharap pemerintah menggunakan lahan Gedung Islamic Center untuk membangun rumah subsidi.
Usulan warga menunjukkan bahwa masyarakat ingin pemerintah segera mengoptimalkan aset yang selama bertahun-tahun tidak terpakai.
Dedi Mulyadi Dorong Aset Daerah Beri Manfaat
Dedi Mulyadi belum menentukan fungsi baru untuk Gedung Islamic Center tersebut. Ia memilih berkomunikasi terlebih dahulu dengan Pemerintah Kabupaten Bekasi.
Langkah itu bertujuan mencari solusi yang paling sesuai dengan kebutuhan masyarakat sekaligus kondisi aset.
Gedung Islamic Center Bekasi sendiri memiliki lahan yang cukup luas. Karena itu, pemerintah dapat mempertimbangkan berbagai opsi pemanfaatan, termasuk fasilitas pelayanan publik.
Dedi menegaskan akan membicarakan persoalan tersebut dengan Pj Bupati Bekasi.
Pembahasan antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten Bekasi diharapkan dapat membuka jalan bagi pemanfaatan kembali gedung dan lahan yang telah terbengkalai selama bertahun-tahun. (cHQ)



![Cara operasikan AC mobil. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].](https://kabarpajajaran.com/wp-content/uploads/2026/09/ac-225x129.jpg)

