Sekda Jabar Dorong Manajemen Talenta ASN Lebih Berdampak bagi Masyarakat

Jumat, 11 September 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Jawa Barat Herman Suryatman bersama Kepala Kantor Regional III BKN Wahyu dalam Rapat Koordinasi Kepegawaian Tahun 2026 di Kota Bandung. (Foto: Humas Jabar)

Sekda Jawa Barat Herman Suryatman bersama Kepala Kantor Regional III BKN Wahyu dalam Rapat Koordinasi Kepegawaian Tahun 2026 di Kota Bandung. (Foto: Humas Jabar)

Kota Bandung, Kabar Pajajaran – Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman mendorong penguatan manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN). Menurutnya, pengelolaan talenta harus menghasilkan aparatur yang kompeten dan memiliki kinerja tinggi. Lebih dari itu, kinerja ASN harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Herman menyampaikan hal tersebut dalam Rapat Koordinasi Kepegawaian Wilayah Kerja Kantor Regional III BKN Tahun 2026 yang berlangsung di Kantor Regional III BKN Kota Bandung, Rabu, 9 September 2026.

ASN Harus Berorientasi pada Hasil

Herman menegaskan, perubahan tata kelola ASN tidak cukup berfokus pada aspek administratif. ASN juga perlu memiliki orientasi kuat terhadap pelaksanaan program dan hasilnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Herman, pembangunan harus bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, ASN harus mengambil peran melalui pelaksanaan program yang menghasilkan manfaat nyata.

“ASN harus mengambil peran, tidak lagi orientasi ke administrasi, harus ke eksekusi,” ujar Herman.

Ia juga menekankan pentingnya orientasi terhadap outcome, benefit, dan impact. Dengan demikian, keberhasilan ASN tidak hanya terlihat dari proses administrasi pemerintahan.

Herman juga meminta ASN keluar dari zona nyaman dalam menjalankan tugas. Menurutnya, aparatur harus mampu menghadapi lingkungan kerja yang semakin kompetitif.

“Pertemuan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kinerja ASN Jawa Barat dan juga 27 kabupaten/kota,” katanya.

Ia menambahkan, kompetensi dan kinerja menjadi dua hal fundamental bagi setiap ASN. Keduanya menjadi modal penting untuk mewujudkan pemerintahan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Manajemen Talenta Dukung Tiga Fungsi Pemerintah

Herman menjelaskan, pemerintah memiliki tiga fungsi utama dalam menjalankan tugasnya. Ketiganya meliputi pembangunan, pemberdayaan, dan pelayanan publik.

Fungsi pembangunan atau development bertujuan mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Sementara itu, pemberdayaan atau empowerment bertujuan meningkatkan kemandirian masyarakat.

Adapun pelayanan publik atau public services bertujuan memastikan masyarakat memperoleh keadilan. Ketiga fungsi tersebut membutuhkan dukungan ASN yang kompeten dan memiliki kinerja baik.

Karena itu, manajemen talenta menjadi bagian penting dalam pengelolaan ASN. Instrumen tersebut membantu pemerintah menyiapkan aparatur sesuai kebutuhan organisasi.

Herman juga menyebut Pemda Provinsi Jawa Barat telah menyiapkan sejumlah instrumen berbasis digital. Salah satunya adalah aplikasi Satu Data Jawa Barat atau Sada Jabar.

Menurut Herman, Sada Jabar membantu pemerintah mengidentifikasi berbagai persoalan yang terjadi di lapangan. Data tersebut kemudian dapat mendukung pemerintah dalam memahami kebutuhan masyarakat.

“Mudah-mudahan ASN Jabar betul-betul bisa berdampak dalam pengetahuan yang sesungguhnya,” kata Herman.

Sinergi Jabar dan Banten Perkuat Manajemen ASN

Sementara itu, Kepala Kantor Regional III BKN Wahyu menilai koordinasi tersebut penting. Kegiatan itu menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi pengelolaan ASN.

Sinergi tersebut mencakup wilayah Jawa Barat dan Banten. Menurut Wahyu, kerja sama antarlembaga diperlukan untuk membangun manajemen ASN yang lebih baik.

Ia berharap pengelolaan ASN dapat berjalan semakin produktif dan memberikan hasil nyata. Pada akhirnya, penguatan tersebut harus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Bersinergi bersama-sama membangun manajemen ASN untuk Jabar dan Banten yang lebih baik dan produktif,” ujar Wahyu.

Rapat koordinasi tersebut mengusung semangat “ASN Bergerak, Manajemen Talenta Menguat, Asta Cita Berdampak”. Semangat tersebut sejalan dengan upaya membangun birokrasi yang semakin responsif.

Dengan penguatan manajemen talenta, ASN diharapkan mampu menghadapi tantangan pembangunan. Kinerja aparatur pun diharapkan semakin berorientasi pada manfaat bagi masyarakat.***(BePe)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sekda Herman: Relawan Kebencanaan Jangan Hanya Bermodal Keberanian
Defisit APBD Jabar 2026 Capai Rp3,4 Triliun, Pemprov Tunggu Dana Bagi Hasil
KDM Instruksikan Pemkab Garut Tambah Anggaran Perbaikan Jalan
Wagub Erwan Sampaikan Dua Ranperda Strategis, Perkuat BIJB dan Efisiensi Perangkat Daerah
Karhutla Jabar Makin Meluas, 325,87 Hektare Lahan Terbakar hingga September 2026
Jabar Raih Apresiasi Daerah Peduli Iklim Investasi dari Kompas TV
Ramaikan GIIAS Bandung 2026, Pemprov Jabar Beri Diskon Pajak Kendaraan 10 Persen
Pemprov Jabar Kirim 100 Kafilah ke MTQ Nasional XXXI 2026

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 08:01 WIB

Sekda Herman: Relawan Kebencanaan Jangan Hanya Bermodal Keberanian

Selasa, 15 September 2026 - 08:00 WIB

Defisit APBD Jabar 2026 Capai Rp3,4 Triliun, Pemprov Tunggu Dana Bagi Hasil

Senin, 14 September 2026 - 06:14 WIB

KDM Instruksikan Pemkab Garut Tambah Anggaran Perbaikan Jalan

Minggu, 13 September 2026 - 19:00 WIB

Wagub Erwan Sampaikan Dua Ranperda Strategis, Perkuat BIJB dan Efisiensi Perangkat Daerah

Minggu, 13 September 2026 - 18:05 WIB

Karhutla Jabar Makin Meluas, 325,87 Hektare Lahan Terbakar hingga September 2026

Berita Terbaru

Teknologi

iOS 27 Resmi Dirilis, Ini Daftar 33 iPhone yang Kebagian Update

Selasa, 15 Sep 2026 - 13:14 WIB