KOTA BANDUNG, Kabar Pajajaran – Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menerima delegasi Provinsi Henan, China. Pertemuan tersebut berlangsung di Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (3/9/2026).
Anggota Komite Tetap Komite Provinsi Henan PKT Wang Song memimpin delegasi Henan . Ia juga menjabat Menteri Departemen Publisitas Provinsi Henan.
Pertemuan tersebut menjadi momentum memperkuat hubungan Jabar dan Henan. Kedua wilayah telah menjalin hubungan sejak 2007 melalui sejumlah kunjungan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Jabar-Henan Siapkan Kerja Sama Lebih Konkret
Erwan mengatakan Pemprov Jabar sedang menginventarisasi kebutuhan kedua wilayah. Langkah tersebut mencakup komoditas barang dan jasa yang berpotensi dikembangkan bersama.
Menurut Erwan, inventarisasi penting untuk menghasilkan kerja sama yang lebih konkret. Kedua pihak juga dapat menyiapkan nota kesepahaman dengan sasaran yang jelas.
“Henan sangat tertarik bekerja sama dengan PT Ultrajaya Padalarang,” ujar Erwan. Delegasi Henan sebelumnya telah mengunjungi perusahaan tersebut untuk penjajakan bisnis.
Erwan berharap investor asal Henan semakin banyak menanamkan modalnya di Jawa Barat. Ia juga melihat peluang besar dalam agrikultur, pangan, dan industri kendaraan listrik.
Selain itu, sektor pariwisata dan kebudayaan turut masuk dalam pembahasan. Kerja sama tersebut dapat membuka manfaat ekonomi bagi kedua wilayah.
Gandum, Kedelai, dan Benih Padi Jadi Peluang
Dari sektor perdagangan, Erwan menyoroti komoditas gandum dari Provinsi Henan. Menurutnya, kerja sama dapat memperluas sumber pasokan komoditas strategis tersebut.
Langkah itu juga dapat membantu Jabar menghadapi berbagai dinamika perdagangan global. Karena itu, diversifikasi sumber pasokan menjadi salah satu perhatian pemerintah.
Erwan turut membahas peluang pasokan kedelai untuk kebutuhan industri pangan. Komoditas tersebut berkaitan langsung dengan kebutuhan produksi tahu masyarakat.
Selain kedelai, kedua wilayah dapat menjajaki pertukaran benih padi. Kerja sama tersebut berpotensi mendukung pengembangan sektor pertanian kedua wilayah.
Erwan menilai peluang tersebut perlu ditindaklanjuti secara serius. Pemerintah akan mendorong komunikasi lanjutan dengan berbagai pihak terkait.
Pariwisata dan Budaya Berpotensi Perkuat Hubungan
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jabar Iendra Sofyan melihat peluang besar sektor pariwisata. Menurutnya, karakter geografis Jabar dan Henan dapat saling melengkapi.
Henan tidak memiliki wilayah laut seperti Jawa Barat. Karena itu, Jabar dapat menawarkan destinasi wisata bahari kepada wisatawan Henan.
Kedua wilayah juga memiliki potensi pertukaran budaya. Iendra melihat kemiripan budaya sebagai peluang untuk membangun program bersama.
Ia mencontohkan kemiripan Pencak Silat dengan Shaolin. Unsur budaya lain juga dapat menjadi materi pertukaran dan pengembangan bersama.
Henan juga memiliki sekitar 500 museum yang dapat mendukung kerja sama sejarah. Potensi tersebut membuka ruang pertukaran pengetahuan antara kedua wilayah.
Kerja sama pariwisata juga dapat melibatkan pelaku industri perjalanan. Agen perjalanan Jabar dan Henan dapat membangun konektivitas bisnis secara langsung.
Dengan demikian, kedua wilayah dapat menawarkan paket wisata lintas destinasi. Langkah tersebut diharapkan meningkatkan arus kunjungan wisatawan Jabar dan Henan.
Pemprov Jabar kini menyiapkan peluang kerja sama yang lebih terarah dengan Henan. Berbagai sektor strategis dapat menjadi pintu masuk investasi dan hubungan ekonomi.***(BePe)



![Cara operasikan AC mobil. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].](https://kabarpajajaran.com/wp-content/uploads/2026/09/ac-225x129.jpg)

