Pemprov Jabar Salurkan 1.500 Kilogram Beras, Bantuan Pangan Dikawal hingga Tepat Sasaran

Jumat, 4 September 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemprov Jabar menyalurkan bantuan beras dan bibit unggas kepada warga penerima manfaat di Purwakarta. (Foto: Humas Jabar)

Pemprov Jabar menyalurkan bantuan beras dan bibit unggas kepada warga penerima manfaat di Purwakarta. (Foto: Humas Jabar)

Kabupaten Purwakarta, Kabar Pajajaran – Pemprov Jawa Barat menyalurkan bantuan pangan kepada warga Kabupaten Purwakarta. Bantuan tersebut menyasar 150 keluarga kategori Desil 1–5 di Desa Bojong Timur. Pemerintah menyalurkan 1.500 kilogram beras melalui Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD).

Selain beras, pemerintah turut memberikan 300 bibit unggas atau Day Old Chick (DOC). Bantuan DOC tersebut menyasar 30 keluarga penerima manfaat. Penyaluran berlangsung di Desa Bojong Timur, Kecamatan Bojong, Kamis (3/9/2026).

Beras dan Bibit Unggas Dukung Ketahanan Pangan

Pemprov Jabar menyalurkan bantuan melalui program “Partisipasi Kawal Bansos Ketahanan Pangan”. Program tersebut melibatkan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan serta Dinas Sosial Jabar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala DKPP Jabar Linda Al Amin mengatakan, bantuan tersebut memenuhi kebutuhan jangka pendek. Namun, pemerintah juga mendorong kemandirian pangan masyarakat dalam jangka panjang.

Khusus bantuan DOC, pemerintah mendorong pemenuhan kebutuhan protein hewani secara mandiri. Masyarakat juga dapat mengembangkan DOC menjadi usaha rumah tangga produktif.

“Kami ingin bantuan pangan membuka peluang bagi masyarakat semakin mandiri,” ujar Linda. Menurutnya, pengelolaan DOC dapat menjadi sumber pangan sekaligus potensi usaha keluarga.

Tim Gabungan Verifikasi Penerima Bantuan

Setelah penyaluran, tim gabungan langsung melakukan pengawasan dan verifikasi faktual. Petugas juga mengecek kondisi penerima bantuan secara langsung di lapangan.

Linda menegaskan, pengawalan bansos tidak berhenti pada proses penyaluran. Pemerintah ingin memastikan bantuan benar-benar mencapai keluarga yang membutuhkan.

“Kita ingin memastikan bantuan ini tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata,” katanya. Tim gabungan kemudian melakukan ground check ke rumah-rumah warga.

Pengecekan tersebut menyasar keluarga Desil 1 yang belum menerima bantuan. Petugas mencocokkan data penerima dengan kondisi nyata setiap keluarga.

Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga transparansi program bantuan. Pemerintah juga memastikan proses verifikasi berjalan secara akuntabel.

“Jangan sampai masyarakat membutuhkan justru terlewat dari perhatian pemerintah,” tegas Linda. Karena itu, pemerintah menilai data akurat menjadi fondasi program yang efektif.

Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Pengawalan Bansos

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai instansi pemerintah dan lembaga terkait. Unsur yang terlibat mencakup DP3AKB Provinsi Jabar dan Dinas Sosial Kabupaten Purwakarta.

BPJS Kabupaten Purwakarta dan OJK Kabupaten Purwakarta juga ikut dalam kegiatan tersebut. Aparatur Desa Bojong Timur turut mendukung proses pengawalan bantuan.

Kolaborasi tersebut menunjukkan pentingnya sinergi dalam menangani kesejahteraan masyarakat. Pemerintah perlu memastikan setiap tahapan bantuan berjalan tepat sasaran.

Ke depan, Pemprov Jabar akan memperkuat sinergi dengan pemerintah kabupaten dan desa. Upaya tersebut bertujuan memastikan setiap bantuan sosial mendapat pengawalan secara optimal.

Dengan kolaborasi berkelanjutan, pemerintah berharap ketahanan pangan masyarakat semakin kuat. Pada akhirnya, program tersebut diharapkan mendorong masyarakat menjadi lebih mandiri dan sejahtera.***(BePe)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sekda Herman: Relawan Kebencanaan Jangan Hanya Bermodal Keberanian
Defisit APBD Jabar 2026 Capai Rp3,4 Triliun, Pemprov Tunggu Dana Bagi Hasil
KDM Instruksikan Pemkab Garut Tambah Anggaran Perbaikan Jalan
Wagub Erwan Sampaikan Dua Ranperda Strategis, Perkuat BIJB dan Efisiensi Perangkat Daerah
Karhutla Jabar Makin Meluas, 325,87 Hektare Lahan Terbakar hingga September 2026
Jabar Raih Apresiasi Daerah Peduli Iklim Investasi dari Kompas TV
Ramaikan GIIAS Bandung 2026, Pemprov Jabar Beri Diskon Pajak Kendaraan 10 Persen
Pemprov Jabar Kirim 100 Kafilah ke MTQ Nasional XXXI 2026

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 08:01 WIB

Sekda Herman: Relawan Kebencanaan Jangan Hanya Bermodal Keberanian

Selasa, 15 September 2026 - 08:00 WIB

Defisit APBD Jabar 2026 Capai Rp3,4 Triliun, Pemprov Tunggu Dana Bagi Hasil

Senin, 14 September 2026 - 06:14 WIB

KDM Instruksikan Pemkab Garut Tambah Anggaran Perbaikan Jalan

Minggu, 13 September 2026 - 19:00 WIB

Wagub Erwan Sampaikan Dua Ranperda Strategis, Perkuat BIJB dan Efisiensi Perangkat Daerah

Minggu, 13 September 2026 - 18:05 WIB

Karhutla Jabar Makin Meluas, 325,87 Hektare Lahan Terbakar hingga September 2026

Berita Terbaru

Teknologi

iOS 27 Resmi Dirilis, Ini Daftar 33 iPhone yang Kebagian Update

Selasa, 15 Sep 2026 - 13:14 WIB