Kabupaten Purwakarta, Kabar Pajajaran – Pemprov Jawa Barat menyalurkan bantuan pangan kepada warga Kabupaten Purwakarta. Bantuan tersebut menyasar 150 keluarga kategori Desil 1–5 di Desa Bojong Timur. Pemerintah menyalurkan 1.500 kilogram beras melalui Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD).
Selain beras, pemerintah turut memberikan 300 bibit unggas atau Day Old Chick (DOC). Bantuan DOC tersebut menyasar 30 keluarga penerima manfaat. Penyaluran berlangsung di Desa Bojong Timur, Kecamatan Bojong, Kamis (3/9/2026).
Beras dan Bibit Unggas Dukung Ketahanan Pangan
Pemprov Jabar menyalurkan bantuan melalui program “Partisipasi Kawal Bansos Ketahanan Pangan”. Program tersebut melibatkan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan serta Dinas Sosial Jabar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala DKPP Jabar Linda Al Amin mengatakan, bantuan tersebut memenuhi kebutuhan jangka pendek. Namun, pemerintah juga mendorong kemandirian pangan masyarakat dalam jangka panjang.
Khusus bantuan DOC, pemerintah mendorong pemenuhan kebutuhan protein hewani secara mandiri. Masyarakat juga dapat mengembangkan DOC menjadi usaha rumah tangga produktif.
“Kami ingin bantuan pangan membuka peluang bagi masyarakat semakin mandiri,” ujar Linda. Menurutnya, pengelolaan DOC dapat menjadi sumber pangan sekaligus potensi usaha keluarga.
Tim Gabungan Verifikasi Penerima Bantuan
Setelah penyaluran, tim gabungan langsung melakukan pengawasan dan verifikasi faktual. Petugas juga mengecek kondisi penerima bantuan secara langsung di lapangan.
Linda menegaskan, pengawalan bansos tidak berhenti pada proses penyaluran. Pemerintah ingin memastikan bantuan benar-benar mencapai keluarga yang membutuhkan.
“Kita ingin memastikan bantuan ini tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata,” katanya. Tim gabungan kemudian melakukan ground check ke rumah-rumah warga.
Pengecekan tersebut menyasar keluarga Desil 1 yang belum menerima bantuan. Petugas mencocokkan data penerima dengan kondisi nyata setiap keluarga.
Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga transparansi program bantuan. Pemerintah juga memastikan proses verifikasi berjalan secara akuntabel.
“Jangan sampai masyarakat membutuhkan justru terlewat dari perhatian pemerintah,” tegas Linda. Karena itu, pemerintah menilai data akurat menjadi fondasi program yang efektif.
Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Pengawalan Bansos
Kegiatan tersebut melibatkan berbagai instansi pemerintah dan lembaga terkait. Unsur yang terlibat mencakup DP3AKB Provinsi Jabar dan Dinas Sosial Kabupaten Purwakarta.
BPJS Kabupaten Purwakarta dan OJK Kabupaten Purwakarta juga ikut dalam kegiatan tersebut. Aparatur Desa Bojong Timur turut mendukung proses pengawalan bantuan.
Kolaborasi tersebut menunjukkan pentingnya sinergi dalam menangani kesejahteraan masyarakat. Pemerintah perlu memastikan setiap tahapan bantuan berjalan tepat sasaran.
Ke depan, Pemprov Jabar akan memperkuat sinergi dengan pemerintah kabupaten dan desa. Upaya tersebut bertujuan memastikan setiap bantuan sosial mendapat pengawalan secara optimal.
Dengan kolaborasi berkelanjutan, pemerintah berharap ketahanan pangan masyarakat semakin kuat. Pada akhirnya, program tersebut diharapkan mendorong masyarakat menjadi lebih mandiri dan sejahtera.***(BePe)



![Cara operasikan AC mobil. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].](https://kabarpajajaran.com/wp-content/uploads/2026/09/ac-225x129.jpg)

