Kawasan Gasibu Ditutup Mulai 1 September 2026, Penataan Berlangsung hingga Awal 2027

Selasa, 1 September 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kawasan Gasibu Bandung ditutup sementara mulai 1 September 2026 untuk penataan dan optimalisasi ruang publik.

Kawasan Gasibu Bandung ditutup sementara mulai 1 September 2026 untuk penataan dan optimalisasi ruang publik.

KOTA BANDUNG, Kabar Pajajaran – Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat menutup sementara Kawasan Gasibu. Penutupan mulai berlaku pada Selasa, 1 September 2026. Pemprov Jabar melakukan langkah tersebut untuk menata dan mengoptimalkan kawasan.

Penataan ini bertujuan menghadirkan ruang publik yang lebih tertata dan fungsional. Selain itu, pemerintah juga ingin meningkatkan keamanan serta kenyamanan masyarakat.

Penataan Gasibu Berlangsung hingga Awal 2027

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Barat Adi Komar menjelaskan agenda penataan tersebut. Pekerjaan mencakup penataan area jogging track dan fasilitas pendukung. Tim pelaksana juga meningkatkan kualitas sejumlah fasilitas kawasan. Proses tersebut memperhatikan kualitas, keamanan, serta kenyamanan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Adi, penataan membutuhkan waktu hingga awal tahun 2027. Rentang waktu tersebut diperlukan agar pekerjaan berjalan secara optimal. Karena itu, masyarakat perlu menyesuaikan aktivitas selama proses penataan berlangsung.

Masyarakat Diminta Tidak Beraktivitas di Area Gasibu

Selama penataan, pemerintah meminta masyarakat tidak memasuki kawasan Gasibu. Langkah tersebut bertujuan menjaga keamanan selama pekerjaan berlangsung.

Selain itu, pembatasan aktivitas membantu kelancaran proses pengerjaan kawasan. Pemerintah juga meminta masyarakat mengikuti informasi resmi mengenai perkembangan penataan.

Adi mengimbau masyarakat memahami kondisi tersebut demi kepentingan bersama.
“Masyarakat diimbau tidak melakukan aktivitas di dalam area Kawasan Gasibu,” ujar Adi.

Pemerintah juga mengapresiasi dukungan masyarakat selama proses penataan berlangsung. Pemprov Jabar berharap masyarakat memahami kebutuhan penutupan sementara tersebut.

Gasibu Akan Kembali Menjadi Ruang Publik

Setelah pekerjaan selesai, pemerintah akan membuka kembali Kawasan Gasibu. Masyarakat kemudian dapat kembali memanfaatkan kawasan tersebut untuk berbagai aktivitas.

Fasilitas yang lebih baik diharapkan meningkatkan kenyamanan pengunjung. Selain itu, kawasan tersebut akan mendukung aktivitas masyarakat secara lebih optimal.

Penataan Gasibu menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas ruang publik. Pemerintah juga ingin menciptakan kawasan yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

Dengan demikian, masyarakat perlu menunggu hingga seluruh pekerjaan selesai. Selama proses berlangsung, informasi resmi menjadi acuan utama bagi masyarakat.***(BePe)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Jabar Perluas Kerja Sama dengan Korea Selatan, Bidik Investasi dan Perdagangan
WJES 2026 Hasilkan 45 Rekomendasi untuk Perkuat Ekonomi Jawa Barat
Ekspor Jabar Tembus USD31,22 Miliar, Neraca Perdagangan Surplus USD22,09 Miliar
Dedi Mulyadi Luncurkan Jabar Merawat, Warga Bisa Adukan Pelayanan Rumah Sakit
Pariwisata Jawa Barat Melonjak, Bandara Kertajati Kebanjiran Penumpang Umrah
Krisis Air Bersih Cianjur Meluas, 7.234 KK Terdampak Kemarau 2026
Pemprov Jabar Pasang 1.185 Lampu Jalan di Priangan Timur, Anggaran Capai Rp48,3 Miliar
Pemprov Jabar Gelontorkan Rp273 Miliar untuk Perbaikan Jalan dan Jembatan di Tasikmalaya

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 08:20 WIB

Jabar Perluas Kerja Sama dengan Korea Selatan, Bidik Investasi dan Perdagangan

Rabu, 4 November 2026 - 12:00 WIB

WJES 2026 Hasilkan 45 Rekomendasi untuk Perkuat Ekonomi Jawa Barat

Rabu, 4 November 2026 - 07:00 WIB

Ekspor Jabar Tembus USD31,22 Miliar, Neraca Perdagangan Surplus USD22,09 Miliar

Selasa, 3 November 2026 - 15:00 WIB

Dedi Mulyadi Luncurkan Jabar Merawat, Warga Bisa Adukan Pelayanan Rumah Sakit

Selasa, 3 November 2026 - 12:00 WIB

Pariwisata Jawa Barat Melonjak, Bandara Kertajati Kebanjiran Penumpang Umrah

Berita Terbaru