PLN Masih Kekurangan Pasokan Batu Bara, Presiden Prabowo Minta Penanganan Cepat

Senin, 22 Juni 2026 - 17:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, KABAR PAJAJARAN – Pemerintah mengakui kebutuhan batu bara untuk pembangkit listrik PLN pada 2026 belum terpenuhi sepenuhnya. Meski demikian, pemerintah memastikan kondisi tersebut masih dapat diatasi dan tidak akan mengganggu pasokan listrik nasional dalam jangka panjang.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, M Qodari, menyampaikan kebutuhan batu bara PLN tahun ini mencapai sekitar 154 juta ton. Namun hingga saat ini, kontrak pasokan yang telah terealisasi baru mencapai sekitar 134 juta ton.

“Kita masih memiliki selisih sekitar 18 hingga 20 juta ton yang perlu dipenuhi,” ujar Qodari saat menghadiri kegiatan di Jakarta, Senin (22/6/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah Cari Solusi Tutup Kekurangan Pasokan

Qodari menegaskan pemerintah terus memetakan sumber permasalahan dan menyiapkan langkah percepatan untuk menutup kekurangan pasokan tersebut. Menurut dia, Indonesia sebagai salah satu produsen batu bara terbesar di dunia memiliki kapasitas untuk memenuhi kebutuhan domestik.

Ia menjelaskan kebutuhan batu bara PLN merupakan agenda rutin yang selalu masuk dalam perencanaan jangka panjang. Karena itu, pemerintah optimistis dapat menemukan solusi yang tepat dalam waktu dekat.

“Pemerintah akan mengkaji seluruh aspek yang menyebabkan adanya kekurangan pasokan dan segera menyelesaikannya,” katanya.

Presiden Prabowo Beri Perhatian Khusus

Qodari juga memastikan Presiden Prabowo Subianto terus memantau perkembangan kondisi kelistrikan nasional. Presiden disebut memberikan perhatian khusus terhadap berbagai laporan pemadaman listrik yang muncul di sejumlah daerah.

Menurut Qodari, pemerintah berupaya menjaga stabilitas pasokan listrik agar aktivitas masyarakat dan dunia usaha tidak terganggu.

“Presiden sangat memberi perhatian terhadap persoalan ini dan meminta penanganan dilakukan secara serius,” tegasnya.

PLN Sebut Kondisi Sistem Kelistrikan Mulai Membaik

Sementara itu, Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, melaporkan kondisi sistem kelistrikan di Pulau Jawa mulai menunjukkan perbaikan. PLN berhasil mengurangi pemadaman bergilir yang sempat terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Darmawan menyampaikan perkembangan tersebut usai menghadiri pertemuan dengan Presiden Prabowo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

Menurutnya, pasokan energi primer yang sesuai kebutuhan pembangkit mulai kembali mengalir. Kondisi itu memperkuat keandalan sistem kelistrikan yang sebelumnya mengalami tekanan.

Gangguan Pembangkit Sempat Perburuk Kondisi

Selain persoalan pasokan energi primer, PLN juga menghadapi kendala teknis pada dua pembangkit besar milik mitra perusahaan. Gangguan tersebut membuat kedua pembangkit keluar dari sistem dan menurunkan kemampuan pasokan listrik.

Namun PLN bergerak cepat melakukan penanganan sehingga sistem kelistrikan berangsur pulih. Darmawan juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang muncul akibat pemadaman bergilir.

Dengan membaiknya pasokan energi dan pulihnya sejumlah pembangkit, PLN optimistis dapat menjaga keandalan listrik nasional serta meminimalkan potensi pemadaman pada periode berikutnya. ***(Ant)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemerintah Siapkan Pembatasan Pertalite, Ini Kelompok yang Bisa Kehilangan Subsidi
Menkeu Temukan Sejumlah Masalah dalam Penggunaan Anggaran Program MBG
Tarif Listrik 10-16 Agustus 2026 Tetap, Ini Daftar Harga per kWh Semua Golongan
Kasus Keracunan MBG Berulang, BGN Janji Perketat Pengawasan dan Targetkan Nol Insiden
BMKG: El Nino 2026 Berpotensi Naik ke Level Sangat Kuat, Jawa hingga Bali Hadapi Kemarau Panjang
Kemenhaj Ancam Cabut Izin Travel Umrah yang Telantarkan Jemaah
BMKG Mulai Operasi Modifikasi Cuaca, Hujan Buatan Dikerahkan Cegah Karhutla dan Kekeringan
Purbaya Jadwalkan Bertemu Kepala BGN Pekan Depan, Bahas Efisiensi Anggaran MBG

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Pemerintah Siapkan Pembatasan Pertalite, Ini Kelompok yang Bisa Kehilangan Subsidi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:04 WIB

Menkeu Temukan Sejumlah Masalah dalam Penggunaan Anggaran Program MBG

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Tarif Listrik 10-16 Agustus 2026 Tetap, Ini Daftar Harga per kWh Semua Golongan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:07 WIB

Kasus Keracunan MBG Berulang, BGN Janji Perketat Pengawasan dan Targetkan Nol Insiden

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:20 WIB

BMKG: El Nino 2026 Berpotensi Naik ke Level Sangat Kuat, Jawa hingga Bali Hadapi Kemarau Panjang

Berita Terbaru