Hacker Bobol Sistem Peringatan Darurat Brasil, Jutaan Ponsel Mendadak Berbunyi Tengah Malam

Senin, 22 Juni 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Hacker (Freepik)

Ilustrasi Hacker (Freepik)

KABAR PAJAJARAN – Aksi peretasan terhadap sistem peringatan darurat nasional Brasil memicu kepanikan di berbagai wilayah negara tersebut. Pada Jumat (19/6/2026) malam hingga Sabtu (20/6/2026) dini hari waktu setempat, jutaan warga menerima notifikasi darurat palsu yang muncul secara tiba-tiba di smartphone mereka.

Peretas tidak menyerang perangkat pengguna secara langsung. Mereka menyusup ke sistem Civil Defense Alert yang selama ini digunakan pemerintah Brasil untuk mengirim peringatan bencana kepada masyarakat melalui teknologi Cell Broadcast.

Notifikasi palsu tersebut masuk dalam kategori “Extreme Alert”, level peringatan tertinggi yang biasanya digunakan untuk situasi yang mengancam keselamatan jiwa. Sistem memunculkan pesan di layar ponsel dan membunyikan alarm keras meski perangkat berada dalam mode senyap. Akibatnya, banyak warga terbangun dan mengira telah terjadi keadaan darurat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah Hentikan Layanan Sementara

Kementerian Integrasi dan Pembangunan Regional Brasil segera mengonfirmasi adanya peretasan terhadap sistem tersebut. Untuk mencegah penyalahgunaan lebih lanjut, pemerintah menghentikan sementara layanan Cell Broadcast pada Sabtu sekitar pukul 01.30 waktu setempat.

Pesan yang dikirim peretas menampilkan tulisan “Defesa Civil: misantropi4”. Istilah itu merupakan variasi dari kata Portugis “misantropia” yang berarti kebencian terhadap manusia. Pelaku mengganti huruf “a” dengan angka “4”, pola penulisan yang kerap muncul dalam budaya internet.

Peringatan Palsu Menyebar ke Berbagai Wilayah

Sekretaris Nasional Perlindungan dan Pertahanan Sipil Brasil, Wolnei Wolff, mengungkapkan pihaknya mendeteksi sedikitnya 10 peringatan ilegal. Sistem pertama kali mencatat pesan tersebut di negara bagian Parana sekitar pukul 23.40 waktu setempat.

Dalam beberapa jam berikutnya, notifikasi serupa menjangkau sejumlah wilayah lain, termasuk Sao Paulo, Rio de Janeiro, Brasilia, Bahia, Para, Mato Grosso do Sul, dan Acre.

Hingga kini pemerintah belum mengungkap jumlah pasti perangkat yang menerima pesan tersebut. Pemerintah juga belum menjelaskan celah keamanan yang dimanfaatkan pelaku saat melancarkan aksinya.

Meski demikian, sejumlah laporan media internasional memperkirakan sekitar 30 juta pengguna ponsel menerima notifikasi darurat palsu tersebut.

Polisi Federal Turun Tangan

Kepolisian Federal Brasil kini menyelidiki kasus tersebut untuk mengidentifikasi pelaku dan mengungkap metode serangan yang digunakan.

Wolff menilai insiden ini memberikan dampak serius terhadap kredibilitas sistem peringatan darurat nasional.

Menurut dia, pemerintah harus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem yang berfungsi melindungi keselamatan publik saat bencana terjadi.

Cell Broadcast Baru Berlaku Secara Nasional

Brasil mulai menerapkan teknologi Cell Broadcast secara bertahap sejak 2022 setelah regulator telekomunikasi Anatel mewajibkan implementasinya.

Pemerintah menguji teknologi tersebut di 11 kota pada Agustus 2024. Setelah itu, pemerintah memperluas penggunaannya ke seluruh wilayah Brasil pada Oktober 2025.

Teknologi Cell Broadcast memungkinkan pemerintah mengirim pesan ke seluruh perangkat yang berada dalam jangkauan menara BTS tertentu tanpa memerlukan nomor telepon pengguna. Empat operator seluler utama Brasil, yakni Claro, TIM, Vivo, dan Algar, mendukung layanan tersebut.

Pakar Soroti Celah Keamanan

Sejumlah pakar keamanan siber telah lama mengingatkan adanya kelemahan pada sistem Cell Broadcast. Mereka menilai perangkat penerima umumnya tidak memiliki kemampuan untuk memverifikasi secara mandiri keaslian pesan yang diterima.

Karena itu, pelaku yang berhasil mengakses sistem berpotensi menyebarkan peringatan palsu dalam skala besar dan waktu singkat.

Insiden di Brasil pun memunculkan kekhawatiran baru terkait kepercayaan masyarakat terhadap sistem peringatan darurat. Jika warga mulai menganggap alarm darurat sebagai gangguan atau lelucon, mereka bisa mengabaikan peringatan resmi saat bencana yang sebenarnya terjadi.***(Ant)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

WhatsApp Bakal Blokir Login di HP dengan OS Lawas, Ini Alasannya
Strict Account Settings WhatsApp: Cara Aktifkan dan Fitur Keamanannya
Harga Minyak Dunia Naik, Brent Tembus 103,50 Dollar AS per Barrel
Pesawat Flydubai FZ1073 Mendarat Darurat di Arab Saudi, Pilot Ditikam di Kokpit
10 Ciri HP Terinfeksi Spyware yang Perlu Diwaspadai
AI OpenAI Diduga Coba Retas Hugging Face Sejak Mei 2026, Terungkap Sebelum Insiden Juli
China Siapkan Strategi Baru Kuasai AI, Gandeng BRICS Bangun Ekosistem Open Source
iPhone 18 Pro Dibanderol Rp21 Juta, Siapa yang Cocok Membelinya?

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:00 WIB

WhatsApp Bakal Blokir Login di HP dengan OS Lawas, Ini Alasannya

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Strict Account Settings WhatsApp: Cara Aktifkan dan Fitur Keamanannya

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Harga Minyak Dunia Naik, Brent Tembus 103,50 Dollar AS per Barrel

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Pesawat Flydubai FZ1073 Mendarat Darurat di Arab Saudi, Pilot Ditikam di Kokpit

Kamis, 1 Oktober 2026 - 06:00 WIB

10 Ciri HP Terinfeksi Spyware yang Perlu Diwaspadai

Berita Terbaru