Kota Bandung, Kabar Pajajaran – Erwan Setiawan mendorong para mahasiswa di Jawa Barat untuk segera mendaftarkan hasil inovasi dan karya intelektual mereka ke Kementerian Hukum Republik Indonesia agar memperoleh perlindungan hukum resmi.
Hal tersebut disampaikan Erwan saat menghadiri kegiatan What’s Up Campus Call Out di Sabuga ITB, Selasa (12/5/2026).
Menurutnya, Jawa Barat memiliki potensi besar dalam bidang inovasi dengan jumlah lebih dari 900 ribu mahasiswa dan 399 perguruan tinggi. Namun, masih banyak mahasiswa kreatif yang belum memahami pentingnya perlindungan hak cipta dan kekayaan intelektual.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Baca juga: KDM Siapkan Revitalisasi Keraton Cirebon, Pelataran Caruban Bakal Jadi Ikon Baru Kota
“Saya harap para mahasiswa yang selama ini kreatif bisa segera dipatenkan inovasinya agar tidak diakui oleh orang lain,” ujar Erwan.
Ia berharap kegiatan tersebut mampu memotivasi mahasiswa untuk terus berinovasi sekaligus meningkatkan kesadaran terkait perlindungan karya intelektual.
Pada kesempatan itu, sebanyak 200 perguruan tinggi di Jawa Barat juga menandatangani kerja sama dengan Kementerian Hukum terkait peningkatan perlindungan kekayaan intelektual.
Erwan menilai Jawa Barat memiliki peluang besar menjadi pusat pertumbuhan ekonomi kreatif dan intelektual karena didukung populasi muda yang besar serta ekosistem pendidikan tinggi yang terus berkembang.
Baca juga: Batik Trusmi Akan Dirombak Besar-besaran, Dedi Mulyadi Bidik Wisata Sekelas Malioboro
“Kekuatan daerah di masa depan tidak hanya ditentukan oleh sumber daya alam tapi juga oleh kualitas sumber daya manusia, inovasi, kreativitas, dan kemampuan melindungi hasil pemikiran serta karya intelektualnya,” katanya.
Kegiatan What’s Up Campus Call Out dikemas dalam format podcast interaktif yang menghadirkan sejumlah tokoh nasional, di antaranya Menteri Hukum, Wakil Menteri Diktisaintek, Gita Wirjawan, hingga Rocky Gerung.
Selain diskusi, acara juga diramaikan pameran inovasi dari sejumlah BUMN dan perguruan tinggi seperti Institut Teknologi Bandung dan Universitas Padjadjaran.
Masyarakat dan mahasiswa juga dapat mengakses langsung layanan Kekayaan Intelektual dan Administrasi Hukum Umum (AHU) yang disediakan selama acara berlangsung.***(BePe)





