Batik Trusmi Akan Dirombak Besar-besaran, Dedi Mulyadi Bidik Wisata Sekelas Malioboro

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kawasan Batik Trusmi Cirebon

Kawasan Batik Trusmi Cirebon

CIREBON, KABAR PAJAJARAN – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyiapkan penataan kawasan Batik Trusmi di Kabupaten Cirebon menjadi pusat wisata baru seperti Malioboro di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dedi mengatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai menjalankan proyek penataan tersebut pada 2027. Pemprov akan menangani langsung pengembangan kawasan agar lebih tertata dan terintegrasi.

“Sudah masuk perencanaan 2027,” kata Dedi di Kantor DPRD Jabar, Kota Bandung, Senin (11/5/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Trusmi Dinilai Punya Potensi Besar

Dedi menilai kawasan Batik Trusmi memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata unggulan di wilayah Cirebon Raya. Selama ini, kawasan tersebut dikenal sebagai sentra batik yang ramai dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah.

Menurut dia, pengembangan kawasan wisata tidak hanya berfokus pada aktivitas perdagangan batik. Pemerintah juga akan membenahi lingkungan, akses jalan, dan fasilitas pendukung wisata.

Ia ingin wisatawan merasa lebih nyaman saat berkunjung ke kawasan Trusmi.

Pemprov Jabar Siapkan Penataan Sejumlah Kawasan

Dedi menegaskan, konsep wisata seperti Malioboro tidak hanya diterapkan di Cirebon. Pemprov Jabar juga menyiapkan penataan di sejumlah daerah lain.

Pemerintah akan menentukan beberapa titik di kabupaten dan kota untuk memperkuat sektor pariwisata daerah.

“Saya sudah punya konsepnya. Ada beberapa wilayah yang akan difokuskan untuk peningkatan industri pariwisata,” ujar Dedi.

Kota dan Kabupaten Cirebon Jadi Prioritas

Dedi menyebut kawasan Cirebon dan Kabupaten Cirebon masuk dalam prioritas pengembangan wisata Jawa Barat.

Pemprov Jabar akan mengatur langsung proses penataan kawasan tersebut. Langkah itu dilakukan agar pembangunan berjalan lebih rapi dan memiliki konsep yang seragam.

Melalui proyek itu, pemerintah berharap kawasan Batik Trusmi dapat menjadi ikon wisata baru di Jawa Barat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat. ***(Ant)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Satpam Waduk Jatiluhur Ditemukan Tewas Mengambang dengan Tangan Terborgol
10 Kabupaten/Kota Jabar-Jateng Siap Deklarasikan Dukungan Penuh untuk Bandara Kertajati
Dedi Mulyadi Evaluasi Angkot Tua dan Siapkan Bandara Husein Beroperasi Kembali Mulai Agustus
Era Baru Transportasi Bandung Raya Dimulai, BRT Modern Siap Beroperasi pada 2027
Pertama di Indonesia, Dedi Mulyadi Letakkan Batu Pertama Pabrik Alat Berat Elektrik di Karawang
Dedi Mulyadi Buka Sayembara Tangkap Begal, Warga Berpeluang Dapat Hadiah hingga Rp50 Juta
Hadapi Tantangan Media Digital, Puluhan Wartawan Ikuti UKW di Majalengka
Aksi Ekologi Tutup MPLS Pancawaluya 2026, Sekda Jabar Ajak Siswa Bangun Karakter dari Kebiasaan Sederhana

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:00 WIB

Satpam Waduk Jatiluhur Ditemukan Tewas Mengambang dengan Tangan Terborgol

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:00 WIB

10 Kabupaten/Kota Jabar-Jateng Siap Deklarasikan Dukungan Penuh untuk Bandara Kertajati

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:30 WIB

Dedi Mulyadi Evaluasi Angkot Tua dan Siapkan Bandara Husein Beroperasi Kembali Mulai Agustus

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:00 WIB

Era Baru Transportasi Bandung Raya Dimulai, BRT Modern Siap Beroperasi pada 2027

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:55 WIB

Pertama di Indonesia, Dedi Mulyadi Letakkan Batu Pertama Pabrik Alat Berat Elektrik di Karawang

Berita Terbaru