Pembangunan Tol Getaci Dimulai 2026, Pembebasan Lahan Dikebut di Bandung, Garut, dan Tasik

Sabtu, 4 April 2026 - 07:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Tol Getaci. (Foto: Kementerian PUPR)

Ilustrasi Tol Getaci. (Foto: Kementerian PUPR)

KABAR PAJAJARAN – Pemerintah memastikan pembangunan Jalan Tol Gedebage–Tasikmalaya–Cilacap (Getaci) terus bergerak menuju tahap konstruksi. Proyek strategis yang menghubungkan wilayah Jawa Barat hingga Jawa Tengah ini memiliki panjang total 206,65 kilometer, membentang dari Gedebage di Kota Bandung hingga Cilacap.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Willan Oktavian, menegaskan pemerintah akan memprioritaskan pembangunan tahap pertama dari Gedebage hingga Tasikmalaya. Proyek tersebut dijadwalkan mulai dilelang pada 2026, dilanjutkan konstruksi, dan ditargetkan beroperasi pada 2029.

Tahap Pembangunan Dibagi Dua Segmen

Pemerintah membagi pembangunan Tol Getaci menjadi dua tahap utama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

  • Tahap 1: Gedebage–Tasikmalaya sepanjang 95,52 km
  • Tahap 2: Tasikmalaya–Cilacap sepanjang 111,13 km

Pemerintah memutuskan memulai pembangunan hingga Tasikmalaya terlebih dahulu sebelum melanjutkan ke Cilacap setelah tahap pertama rampung.

Pembayaran Ganti Rugi Lahan Dipercepat

Seiring target pembangunan tahap pertama, pemerintah kini mempercepat pembayaran uang ganti rugi (UGR). Fokus utama berada di wilayah Kabupaten Bandung dan Kabupaten Garut sebelum bergeser ke Kabupaten dan Kota Tasikmalaya.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Tol Getaci II, Muhammad Hidayat Satria Adi, menjelaskan pemerintah menargetkan penyelesaian pembayaran di Bandung dan Garut lebih dulu agar proses konstruksi tidak terhambat. Tim appraisal menentukan nilai ganti rugi berdasarkan luas tanah, lokasi, serta bangunan di atasnya. Nominal kompensasi bervariasi dari puluhan juta hingga miliaran rupiah per bidang.

97 Desa dan Kelurahan Terdampak

Hasil validasi data terbaru 2026 menunjukkan sebanyak 97 desa dan kelurahan terdampak proyek Tol Getaci segmen Gedebage–Tasikmalaya. Pemerintah menyiapkan dana besar untuk mempercepat pembayaran kompensasi kepada warga.

Wilayah Kabupaten Bandung

Tol Getaci akan melintasi 28 desa di enam kecamatan, antara lain Bojongsoang, Rancaekek, Solokan Jeruk, Paseh, Cikancung, dan Cicalengka di wilayah Bandung.

Wilayah Kabupaten Garut

Di Garut, proyek melintasi tujuh kecamatan dengan total 37 desa, termasuk Kadungora, Leles, Banyuresmi, Karangpawitan, Garut Kota, hingga Cilawu.

Wilayah Kabupaten Tasikmalaya

Tol akan melewati delapan kecamatan dan 17 desa di Tasikmalaya, seperti Salawu, Cigalontang, Padakembang, Leuwisari, dan Singaparna.

Wilayah Kota Tasikmalaya

Di wilayah kota, jalur tol melintasi empat kecamatan dan 15 kelurahan, mencakup Mangkubumi, Kawalu, Cibeureum, dan Tamansari.

Pemerintah meminta masyarakat terdampak untuk mengecek detail penerima ganti rugi melalui kantor desa atau kelurahan setempat.

Target Konektivitas Jawa Barat–Jawa Tengah

Tol Getaci diharapkan mempercepat konektivitas selatan Pulau Jawa, memperlancar distribusi logistik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah selatan Jawa Barat hingga Cilacap. Pemerintah menargetkan proyek ini menjadi salah satu infrastruktur kunci pengembangan kawasan selatan Jawa dalam beberapa tahun ke depan. ***(Chq)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

20.500 Narapidana di Jawa Barat Dapat Remisi HUT ke-81 RI, 303 Kasus Korupsi
450 Ribu Warga Jabar Terdampak Kekeringan, 8,7 Juta Liter Air Bersih Didistribusikan
Ketua PKK Jabar Tekankan Peran UMKM dalam Meningkatkan Ekonomi Keluarga
Kirab Merah Putih di Bogor, Sekda Jabar: Perjuangan Kini Harus Turunkan Kemiskinan
WFH ASN Jawa Barat Berlanjut, Dedi Mulyadi Utamakan Hasil Kerja Dibanding Kehadiran di Kantor
Jawa Barat Catat PHK Tertinggi di Indonesia, Buruh Garmen Cimahi Jadi Korban Terbaru
Dedi Mulyadi Restrukturisasi BUMD Jabar, Perusahaan Tak Produktif Terancam Ditutup
Viral Kopdes Merah Putih di Kaki Gunung Ciremai, Lokasinya Jauh dari Permukiman Warga

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:06 WIB

20.500 Narapidana di Jawa Barat Dapat Remisi HUT ke-81 RI, 303 Kasus Korupsi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:00 WIB

450 Ribu Warga Jabar Terdampak Kekeringan, 8,7 Juta Liter Air Bersih Didistribusikan

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:00 WIB

Ketua PKK Jabar Tekankan Peran UMKM dalam Meningkatkan Ekonomi Keluarga

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:00 WIB

Kirab Merah Putih di Bogor, Sekda Jabar: Perjuangan Kini Harus Turunkan Kemiskinan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:01 WIB

WFH ASN Jawa Barat Berlanjut, Dedi Mulyadi Utamakan Hasil Kerja Dibanding Kehadiran di Kantor

Berita Terbaru