WFH Kamis di Jabar Dianggap Ampuh, Dedi Mulyadi Soroti Perluasan Tenaga Teknis

Selasa, 31 Maret 2026 - 09:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebijakan kerja dari rumah setiap Kamis di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dinilai memberikan hasil positif. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan, ukuran kinerja aparatur sipil negara tak lagi semata kehadiran di kantor, melainkan capaian nyata pembangunan. (Humas Jabar)

Kebijakan kerja dari rumah setiap Kamis di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dinilai memberikan hasil positif. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan, ukuran kinerja aparatur sipil negara tak lagi semata kehadiran di kantor, melainkan capaian nyata pembangunan. (Humas Jabar)

KOTA BANDUNG, Kabar Pajajaran — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menilai kebijakan work from home setiap Kamis di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat berjalan efektif. Ia menegaskan pemerintah mengukur kinerja aparatur sipil negara dari hasil pembangunan, bukan dari kehadiran fisik di kantor.

KDM menyampaikan pernyataan itu setelah ia menghadiri silaturahmi bersama pegawai Pemda Provinsi Jawa Barat dan para kepala daerah se-Jawa Barat di Gedung Sate, Senin (30/3/2026). Ia menyebut kebijakan WFH telah lama berjalan dan tetap menjaga kelancaran administrasi serta realisasi belanja anggaran.

Ia menggunakan pertemuan tersebut untuk mengonsolidasikan sinergi pembangunan antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota di Jawa Barat. Ia juga menekankan pentingnya peningkatan efektivitas birokrasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

KDM menilai struktur birokrasi saat ini masih didominasi jabatan struktural. Ia mendorong pemerintah memperbanyak tenaga yang bekerja langsung dalam layanan teknis kepada masyarakat.

Ia menargetkan penambahan sumber daya manusia pada sektor layanan teknis untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada para pegawai sekaligus memaparkan agenda pemerintah daerah yang sedang berjalan.

Pemerintah daerah menyiapkan penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) dan menjalani proses pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan.***(Chq)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bandara Husein Bandung Lolos Sertifikasi Kemenhub, Siap Layani Rute Domestik dan Internasional
PSEL Legok Nangka Mulai Dibangun, Jabar Siapkan Solusi Atasi 5.000 Ton Sampah per Hari
BMKG: Fenomena Bediding Masih Berpotensi Terjadi di Bandung, Suhu Dingin Bisa Berlangsung hingga Musim Kemarau Berakhir
Respons Cepat Pemprov Jabar dan Pemkab Sukabumi Tangani Kebakaran 51 Rumah di Cisolok
Gudang Rongsokan di Kutawaringin Bandung Terbakar Hebat, Api Sempat Merembet ke Perbukitan
Sayembara Tangkap Begal Dedi Mulyadi Tuai Kritik, Yusril dan Pigai Soroti Bahaya Main Hakim Sendiri
Aturan Baru KDM: Subsidi Sekolah di Jawa Barat Kini Syaratkan Pengelolaan Sampah
Gandeng KPK, Pemprov Jabar Bentengi Pejabat dan Keluarga dari Praktik Korupsi

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:00 WIB

Bandara Husein Bandung Lolos Sertifikasi Kemenhub, Siap Layani Rute Domestik dan Internasional

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:00 WIB

PSEL Legok Nangka Mulai Dibangun, Jabar Siapkan Solusi Atasi 5.000 Ton Sampah per Hari

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:20 WIB

Respons Cepat Pemprov Jabar dan Pemkab Sukabumi Tangani Kebakaran 51 Rumah di Cisolok

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:00 WIB

Gudang Rongsokan di Kutawaringin Bandung Terbakar Hebat, Api Sempat Merembet ke Perbukitan

Senin, 27 Juli 2026 - 12:00 WIB

Sayembara Tangkap Begal Dedi Mulyadi Tuai Kritik, Yusril dan Pigai Soroti Bahaya Main Hakim Sendiri

Berita Terbaru