WIITEX 2026 Siap Digelar, Jabar Bidik Pasar Global untuk Teh, Kopi, dan Kakao

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Disperindag Jawa Barat Nining Yuliastiani memaparkan rencana pelaksanaan West Java International Industry and Trade Expo (WIITEX) 2026 di Gedung Sate, Bandung. Ajang ini diharapkan menjadi pintu masuk perluasan pasar global bagi produk unggulan Jawa Barat, khususnya teh, kopi, dan kakao. (Foto: Humas Jabar)

Kepala Disperindag Jawa Barat Nining Yuliastiani memaparkan rencana pelaksanaan West Java International Industry and Trade Expo (WIITEX) 2026 di Gedung Sate, Bandung. Ajang ini diharapkan menjadi pintu masuk perluasan pasar global bagi produk unggulan Jawa Barat, khususnya teh, kopi, dan kakao. (Foto: Humas Jabar)

Kota Bandung, Kabar Pajajaran – Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Barat akan menggelar West Java International Industry and Trade Expo (WIITEX) 2026 pada 12–14 Juni 2026 di kawasan Summarecon Mall Bandung.

Mengusung tema “The Golden Belt of Java: Coffee, Tea and Cocoa for the Future”, ajang perdana ini dirancang untuk memperkuat posisi produk unggulan Jawa Barat, khususnya teh, kopi, dan kakao, di pasar internasional.

Kepala Disperindag Jawa Barat, Nining Yuliastiani, mengatakan ketiga komoditas tersebut dipilih karena memiliki kualitas premium serta daya saing tinggi dalam perdagangan global.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca juga: KDM Pastikan SPMB Jabar 2026 Berjalan Transparan, Minta Orang Tua Tak Panik

“Ini merupakan pameran perdana yang kami selenggarakan. Tema yang diangkat mencerminkan potensi besar teh, kopi, dan kakao Jawa Barat yang memiliki kualitas unggul dan mampu bersaing di pasar ekspor dunia,” ujar Nining dalam kegiatan BEJA (Bewara Jawa Barat) Vol. 18 di Gedung Sate, Selasa (9/6/2026).

Menurutnya, WIITEX 2026 tidak hanya menjadi ajang pameran produk, tetapi juga ruang strategis untuk mempertemukan pelaku usaha dengan calon pembeli dari berbagai negara.

Sebanyak 42 buyer dari 11 negara dijadwalkan hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya dari Malaysia, Thailand, Filipina, Pakistan, Amerika Serikat, Mesir, hingga Arab Saudi. Selain itu, sejumlah pembeli dari negara lain, termasuk Jerman, akan mengikuti kegiatan secara daring.

Nining menjelaskan, kegiatan tersebut diharapkan mampu membuka peluang pasar baru sekaligus memperluas jaringan ekspor produk perkebunan Jawa Barat.

Baca juga: Pemprov Jabar Raih Penghargaan Nasional atas Kinerja Penanggulangan Kemiskinan dan Stunting

“Melalui kegiatan ini akan tercipta kolaborasi dan kerja sama bisnis yang lebih luas bagi para pelaku usaha. Sebanyak 72 komunitas pelaku usaha akan terlibat dalam 19 booth yang telah melalui proses kurasi,” katanya.

Selain business matching, WIITEX 2026 juga akan menghadirkan berbagai kegiatan pendukung seperti talkshow, pelatihan ekspor, workshop produk, hingga pelepasan ekspor kopi Jawa Barat sebanyak dua kontainer menuju Mesir.

Pengunjung juga akan diajak mengenal lebih dekat sejarah serta kekayaan budaya di balik komoditas teh dan kopi khas Jawa Barat melalui berbagai aktivitas interaktif yang disiapkan panitia.

Data Disperindag Jawa Barat menunjukkan kinerja ekspor ketiga komoditas tersebut masih cukup menjanjikan. Sepanjang 2025, ekspor kakao Jawa Barat mencapai sekitar 72 juta ton dengan nilai USD 680 juta. Sementara ekspor kopi mencapai 5,3 juta ton senilai USD 33,8 juta dan ekspor teh sekitar 21 juta ton dengan nilai USD 33 juta.

Baca juga: Polemik Geothermal di Jabar, Dedi Mulyadi Dorong Dialog Terbuka dengan ESDM

Sementara itu, Analis Perdagangan Ahli Madya Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kementerian Perdagangan RI, Irman Adi Purwanto Moefthi, menyatakan dukungan penuh pemerintah pusat terhadap penyelenggaraan WIITEX.

Menurutnya, kegiatan tersebut akan menjadi momentum penting menjelang pelaksanaan Trade Expo Indonesia 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober mendatang.

“WIITEX dapat menjadi pintu masuk bagi perluasan pasar ekspor produk perkebunan Indonesia. Kami berharap kehadiran para buyer internasional dapat membuka lebih banyak tujuan ekspor baru, termasuk kawasan Afrika Utara dan Timur Tengah,” ujarnya.

Ia menambahkan, selain kopi, produk teh Jawa Barat juga memiliki peluang besar untuk menembus pasar negara-negara seperti Mesir dan kawasan Timur Tengah yang memiliki tradisi konsumsi teh cukup tinggi.

Dengan penyelenggaraan WIITEX 2026, Jawa Barat berharap dapat memperkuat posisi sebagai salah satu pusat produksi dan perdagangan teh, kopi, serta kakao nasional yang mampu bersaing di pasar dunia.***(BePe)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

10 Kabupaten/Kota Jabar-Jateng Siap Deklarasikan Dukungan Penuh untuk Bandara Kertajati
Dedi Mulyadi Evaluasi Angkot Tua dan Siapkan Bandara Husein Beroperasi Kembali Mulai Agustus
Era Baru Transportasi Bandung Raya Dimulai, BRT Modern Siap Beroperasi pada 2027
Pertama di Indonesia, Dedi Mulyadi Letakkan Batu Pertama Pabrik Alat Berat Elektrik di Karawang
Dedi Mulyadi Buka Sayembara Tangkap Begal, Warga Berpeluang Dapat Hadiah hingga Rp50 Juta
Hadapi Tantangan Media Digital, Puluhan Wartawan Ikuti UKW di Majalengka
Aksi Ekologi Tutup MPLS Pancawaluya 2026, Sekda Jabar Ajak Siswa Bangun Karakter dari Kebiasaan Sederhana
Hari Jadi Purwakarta ke-195, KDM Ajak Warga Jaga Ekosistem Wujudkan Purwakarta Istimewa

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:00 WIB

10 Kabupaten/Kota Jabar-Jateng Siap Deklarasikan Dukungan Penuh untuk Bandara Kertajati

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:30 WIB

Dedi Mulyadi Evaluasi Angkot Tua dan Siapkan Bandara Husein Beroperasi Kembali Mulai Agustus

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:00 WIB

Era Baru Transportasi Bandung Raya Dimulai, BRT Modern Siap Beroperasi pada 2027

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:55 WIB

Pertama di Indonesia, Dedi Mulyadi Letakkan Batu Pertama Pabrik Alat Berat Elektrik di Karawang

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:00 WIB

Dedi Mulyadi Buka Sayembara Tangkap Begal, Warga Berpeluang Dapat Hadiah hingga Rp50 Juta

Berita Terbaru