Trump Klaim Perang Melawan Iran Hampir Selesai

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden AS Donald Trump (Whitehouse.gov)

Presiden AS Donald Trump (Whitehouse.gov)

Washington, Kabar Pajajaran – Donald Trump mengklaim operasi militer Amerika Serikat terhadap Iran telah menghancurkan sebagian besar kekuatan militer negara tersebut. Menurutnya, perang yang berlangsung sejak akhir Februari itu kini hampir sepenuhnya tuntas.

Dalam wawancara telepon dengan CBS News, Trump menyatakan bahwa militer Iran disebut sudah kehilangan banyak kemampuan tempurnya setelah serangkaian serangan besar-besaran yang dilakukan Amerika Serikat bersama Israel.

“Saya pikir perang ini sudah sangat tuntas, hampir sepenuhnya,” kata Trump dalam wawancara dari klub golfnya di Doral, Florida, Senin (9/3) waktu setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Serangan militer terhadap Iran dimulai sejak 28 Februari lalu dan memicu eskalasi konflik baru di kawasan Timur Tengah. Operasi militer tersebut dikenal dengan nama Operation Epic Fury.

Menurut Trump, berbagai fasilitas militer Iran telah dihancurkan dalam serangan tersebut.

“Mereka tidak memiliki angkatan laut, tidak ada komunikasi, mereka tidak memiliki angkatan udara. Rudal mereka tinggal sedikit. Drone mereka dihancurkan di mana-mana,” ujar Trump.

Sebelumnya, militer AS menyebut lebih dari 3.000 target di wilayah Iran telah diserang hanya dalam pekan pertama operasi militer tersebut.

Trump juga menegaskan bahwa jalannya perang berlangsung jauh lebih cepat dari perkiraan awal. Sebelumnya, ia memperkirakan konflik tersebut dapat berlangsung selama empat hingga lima pekan.

“Kita sangat jauh lebih cepat dari jadwal,” ujarnya.

Namun ketika ditanya apakah perang akan segera berakhir, Trump memberikan jawaban yang lebih hati-hati.

“Berakhirnya perang itu hanya ada di pikiran saya, bukan pikiran orang lain,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Trump juga menyinggung kepemimpinan baru Iran setelah wafatnya Ali Khamenei. Posisi pemimpin tertinggi kini dipegang oleh putranya, Mojtaba Khamenei.

Namun Trump menolak memberikan pesan khusus kepada pemimpin baru Iran tersebut.

“Saya tidak punya pesan untuknya. Sama sekali tidak,” ujar Trump.

Ia bahkan mengisyaratkan bahwa dirinya memiliki sosok lain dalam pikirannya untuk menggantikan kepemimpinan Iran, meski tidak menjelaskan lebih lanjut siapa yang dimaksud.

Pernyataan Trump itu muncul di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah akibat konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran. *** (Ant)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Jutaan Pelayat Iringi Jenazah Ali Khamenei ke Qom, Iran Lanjutkan Prosesi Pemakaman
Harga Minyak Dunia Menguat Setelah Ketegangan AS-Iran Kembali Memanas
Bareskrim Ungkap Modus Judi Online Hayam Wuruk, Polanya Mirip Sindikat Kamboja dan Myanmar
Hacker Bobol Sistem Peringatan Darurat Brasil, Jutaan Ponsel Mendadak Berbunyi Tengah Malam
Trump Ancam Serang Iran Lagi Jika Langgar Kesepakatan Damai
Bukan Karena Terdesak, Purbaya Sebut Lawatan ke China Bagian Strategi Jangka Panjang
B-52 AS Jatuh di California, Data Awal Ungkap Pesawat Menukik 1,5 Kilometer per Menit
AS dan Iran Sepakat Damai, Penandatanganan Digelar di Swiss

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:06 WIB

Jutaan Pelayat Iringi Jenazah Ali Khamenei ke Qom, Iran Lanjutkan Prosesi Pemakaman

Senin, 29 Juni 2026 - 11:00 WIB

Harga Minyak Dunia Menguat Setelah Ketegangan AS-Iran Kembali Memanas

Jumat, 26 Juni 2026 - 17:21 WIB

Bareskrim Ungkap Modus Judi Online Hayam Wuruk, Polanya Mirip Sindikat Kamboja dan Myanmar

Senin, 22 Juni 2026 - 21:00 WIB

Hacker Bobol Sistem Peringatan Darurat Brasil, Jutaan Ponsel Mendadak Berbunyi Tengah Malam

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:00 WIB

Trump Ancam Serang Iran Lagi Jika Langgar Kesepakatan Damai

Berita Terbaru