Pencarian Dihentikan, Longsor Jatinangor Renggut Nyawa Empat Pekerja

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BPBD Jawa Barat bersama tim gabungan berhasil mengevakuasi seluruh korban tertimpa longsor di Dusun Wates, Desa Cisempur Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang. Foto: BPBD Sumedang

BPBD Jawa Barat bersama tim gabungan berhasil mengevakuasi seluruh korban tertimpa longsor di Dusun Wates, Desa Cisempur Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang. Foto: BPBD Sumedang

Kabupaten Sumedang, Kabar Pajajaran — Proses pencarian korban longsor tebing penahan tanah (TPT) di Dusun Wates, Desa Cisempur, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang resmi dinyatakan selesai. Seluruh korban yang sempat tertimbun material longsoran berhasil dievakuasi, dengan empat pekerja bangunan dinyatakan meninggal dunia.

Sebelumnya, longsor terjadi pada Jumat (2/1/2026) sekitar pukul 14.00 WIB, saat tujuh pekerja tengah melakukan penggalian pondasi pembangunan TPT. Tebing setinggi kurang lebih enam meter di atas lokasi pekerjaan tiba-tiba runtuh dan menimbun para pekerja.

Dalam laporan awal, empat pekerja dilaporkan tertimbun, satu orang selamat, dan dua lainnya mengalami syok serta dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat. Proses evakuasi kemudian dilakukan secara intensif oleh tim SAR gabungan dengan mempertimbangkan kondisi tanah yang labil dan potensi longsor susulan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca juga: Longsor Tebing Timpa Pekerja TPT di Jatinangor, Empat Orang Masih Tertimbun

Setelah dilakukan pencarian dan penggalian material secara bertahap, seluruh korban berhasil ditemukan. Namun, keempat pekerja yang sebelumnya tertimbun material longsor tidak dapat diselamatkan.

Penanganan kejadian melibatkan berbagai unsur, di antaranya BPBD Kabupaten Sumedang, Basarnas, TNI, Polri, SAR Brimob, BPBD Provinsi Jawa Barat, Forkopimcam Jatinangor, PMI Sumedang, serta relawan. Proses evakuasi dilakukan dengan peralatan manual dan alat berat secara terbatas demi menjaga keselamatan petugas.

Pasca kejadian, area lokasi longsor dipasangi garis pengaman. Warga di sekitar lokasi diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat hujan turun dengan intensitas tinggi, mengingat kondisi tanah yang masih rawan.

Baca juga: Longsor Tutup Jalan Cadas Pangeran, Kendaraan Bandung–Sumedang Diberlakukan Buka Tutup

Pemerintah daerah menyatakan akan melakukan evaluasi terhadap kegiatan pembangunan di wilayah tersebut serta memastikan aspek keselamatan kerja menjadi perhatian utama guna mencegah kejadian serupa terulang.*** (Nalika)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Mahasiswa Mabuk Tabrak Polisi hingga Tewas di Bandung, Dua Prajurit TNI Ada di Dalam Mobil
PPPK Bandung Barat Kembali Disorot, Diduga Main Padel Saat WFH
KAI Daop 2 Bandung Kembalikan Operasional Kereta Normal Usai Gempa Pangandaran
Pemkot Bandung Siapkan 100 Truk Sampah untuk Operasional TPPAS Legok Nangka pada 2029
WFH ASN Jawa Barat Berlanjut, Dedi Mulyadi Utamakan Hasil Kerja Dibanding Kehadiran di Kantor
Kecelakaan Beruntun di Ciwidey, Truk Batu Bara Mundur Akibat Patah As Tabrak Lima Kendaraan
Jawa Barat Catat PHK Tertinggi di Indonesia, Buruh Garmen Cimahi Jadi Korban Terbaru
Pemkot Bandung Wajibkan Warga Pilah Sampah Sebelum TPPAS Legok Nangka Beroperasi

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:25 WIB

Mahasiswa Mabuk Tabrak Polisi hingga Tewas di Bandung, Dua Prajurit TNI Ada di Dalam Mobil

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:00 WIB

PPPK Bandung Barat Kembali Disorot, Diduga Main Padel Saat WFH

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:00 WIB

KAI Daop 2 Bandung Kembalikan Operasional Kereta Normal Usai Gempa Pangandaran

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Pemkot Bandung Siapkan 100 Truk Sampah untuk Operasional TPPAS Legok Nangka pada 2029

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:01 WIB

WFH ASN Jawa Barat Berlanjut, Dedi Mulyadi Utamakan Hasil Kerja Dibanding Kehadiran di Kantor

Berita Terbaru

ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) menjadi sorotan publik setelah video siaran langsung di akun TikTok pribadinya viral di media sosial

Bandung Raya

PPPK Bandung Barat Kembali Disorot, Diduga Main Padel Saat WFH

Senin, 10 Agu 2026 - 17:00 WIB