BANDUNG BARAT, Kabar Pajajaran – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jawa Barat memberikan dukungan psikologis awal atau Psychological First Aid (PFA) kepada warga terdampak bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Pendampingan dilakukan menyusul masih adanya warga yang merasakan kebingungan akibat kehilangan anggota keluarga, tempat tinggal, harta benda hingga mata pencaharian.
Kepala DP3AKB Jawa Barat Siska Gerfianti menyampaikan, mayoritas penyintas mengalami respons stres yang masih tergolong normal pascabencana.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pendampingan kami lakukan dengan pendekatan empatik, mendengarkan aktif, memastikan rasa aman, sekaligus menghubungkan warga dengan layanan bantuan dan kebutuhan dasar, terutama bagi ibu dan anak,” ujar Siska, Kamis (29/1/2026).
Ia berharap, dukungan psikososial tersebut dapat membantu mengurangi tekanan psikologis, memperkuat daya pulih, serta memulihkan fungsi sosial warga terdampak.
Tim pendamping terdiri dari konselor hingga tenaga ahli psikologi. Dalam pelaksanaannya, DP3AKB Jabar berkolaborasi dengan PUSPAGA Balarea Jabar, Forum Anak Daerah (FAD), Motivator Ketahanan Keluarga (Motekar), teladan KB, TP PKK KBB, Dinas P2KBP3A KBB, Dinas P3A Kota Bandung, serta UPT P2KBP3A Kecamatan Cisarua.
Berdasarkan data DP3AKB Jawa Barat, jumlah pengungsi akibat longsor Pasirlangu tercatat sebanyak 203 perempuan dan 78 anak. ***Anton
Sumber Berita: Humas Jabar





