Gunung Bromo Erupsi, Kolom Abu Membumbung 500 Meter di Atas Puncak

Jumat, 6 November 2026 - 11:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunung Bromo erupsi dengan tinggi letusan 500 meter di atas puncak pada Kamis (5/11/2026) petang. ANTARA/HO-PVMBG

Gunung Bromo erupsi dengan tinggi letusan 500 meter di atas puncak pada Kamis (5/11/2026) petang. ANTARA/HO-PVMBG

PROBOLINGGO – Gunung Bromo di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, mengalami erupsi pada Kamis (11/5/2026) petang. Letusan tersebut mengeluarkan kolom abu vulkanik setinggi sekitar 500 meter di atas puncak.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Bromo, Budi Marwanto, mengatakan erupsi terjadi pukul 17.11 WIB. Petugas mengamati kolom letusan mencapai ketinggian 2.829 meter di atas permukaan laut (mdpl).

“Terjadi erupsi Gunung Bromo pada hari Kamis pukul 17.11 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 500 meter di atas puncak atau 2.829 meter di atas permukaan laut (mdpl),” kata Budi seperti dilaporkan Antara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Budi menjelaskan, kolom abu vulkanik tampak berwarna kelabu dengan intensitas tipis hingga tebal. Arah sebaran abu terpantau menuju barat.

Alat seismograf juga merekam aktivitas erupsi tersebut. Rekaman menunjukkan amplitudo maksimum mencapai 23 milimeter dengan durasi letusan selama 46 detik.

BPBD Probolinggo Imbau Warga Tidak Panik

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo langsung merespons laporan erupsi Gunung Bromo. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarif, meminta masyarakat tetap tenang dan mengikuti petunjuk petugas.

Oemar menegaskan masyarakat harus memperhatikan rekomendasi keselamatan yang dikeluarkan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

“Saya mengimbau masyarakat tetap tenang dan mematuhi arahan petugas sesuai dengan rekomendasi batas aman yang sudah direkomendasikan oleh PVMBG,” ujar Oemar.

Wisatawan Dilarang Mendekati Kawah Aktif Bromo

Saat ini, PVMBG menetapkan status aktivitas Gunung Bromo pada Level II atau Waspada. Seiring status tersebut, masyarakat dan wisatawan harus menjaga jarak dari kawah aktif.

PVMBG merekomendasikan agar masyarakat tidak memasuki kawasan dalam radius satu kilometer dari kawah aktif Gunung Bromo.

Petugas juga mengingatkan masyarakat sekitar, pedagang, wisatawan, pendaki, serta pengelola wisata untuk mengantisipasi kemungkinan letusan freatik.

Letusan freatik dapat terjadi secara tiba-tiba tanpa menunjukkan tanda-tanda aktivitas vulkanik yang jelas sebelumnya. Karena itu, pengunjung perlu mematuhi seluruh pembatasan aktivitas di kawasan gunung.

Catatan Aktivitas Erupsi Gunung Bromo

Berdasarkan catatan petugas pengamatan, Gunung Bromo memiliki ketinggian 2.329 mdpl. Aktivitas erupsi sebelumnya tercatat pada 19 Juli 2019.

Saat itu, petugas tidak mengamati visual letusan secara langsung. Namun, seismograf merekam aktivitas tersebut dengan amplitudo maksimum 37 milimeter dan durasi mencapai 434 detik.

Masyarakat dan wisatawan yang berada di kawasan Gunung Bromo diharapkan terus mengikuti perkembangan informasi resmi dari PVMBG dan BPBD setempat. ***(Ant)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

BMKG Ungkap Penyebab Hujan Es dan Angin Kencang yang Rusak Puluhan Rumah di Kuningan
Pariwisata Jawa Barat Melonjak, Bandara Kertajati Kebanjiran Penumpang Umrah
Krisis Air Bersih Cianjur Meluas, 7.234 KK Terdampak Kemarau 2026
Pemprov Jabar Pasang 1.185 Lampu Jalan di Priangan Timur, Anggaran Capai Rp48,3 Miliar
Pemprov Jabar Gelontorkan Rp273 Miliar untuk Perbaikan Jalan dan Jembatan di Tasikmalaya
Kebocoran Gas Pabrik di Karawang Bikin 43 Warga Dilarikan ke Rumah Sakit, Polisi Lakukan Investigasi
Kasus Dugaan Keracunan MBG di Cirebon, Dinkes Cabut SLHS SPPG 05 Kalijaga
Kejati Jabar Tahan Wabup Indramayu Syaefudin dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 11:02 WIB

Gunung Bromo Erupsi, Kolom Abu Membumbung 500 Meter di Atas Puncak

Kamis, 5 November 2026 - 09:44 WIB

BMKG Ungkap Penyebab Hujan Es dan Angin Kencang yang Rusak Puluhan Rumah di Kuningan

Selasa, 3 November 2026 - 12:00 WIB

Pariwisata Jawa Barat Melonjak, Bandara Kertajati Kebanjiran Penumpang Umrah

Selasa, 3 November 2026 - 11:00 WIB

Krisis Air Bersih Cianjur Meluas, 7.234 KK Terdampak Kemarau 2026

Selasa, 3 November 2026 - 09:29 WIB

Pemprov Jabar Pasang 1.185 Lampu Jalan di Priangan Timur, Anggaran Capai Rp48,3 Miliar

Berita Terbaru