Ekonomi Jawa Barat Tumbuh 5,89 Persen, Belanja Pemerintah Jadi Motor Penggerak

Kamis, 5 November 2026 - 20:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kinerja perdagangan luar negeri Jawa Barat menunjukkan tren positif sepanjang Januari-September 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat mencatat neraca perdagangan luar negeri Jabar membukukan surplus sebesar USD22,09 miliar.

Kinerja perdagangan luar negeri Jawa Barat menunjukkan tren positif sepanjang Januari-September 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat mencatat neraca perdagangan luar negeri Jabar membukukan surplus sebesar USD22,09 miliar.

BANDUNG – Pertumbuhan ekonomi Jawa Barat mencapai 5,89 persen pada triwulan III 2026. Capaian tersebut melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang tercatat sebesar 5,47 persen. Lonjakan belanja pemerintah dan peningkatan investasi menjadi sejumlah faktor yang menopang kinerja ekonomi daerah.

Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat mencatat pertumbuhan ekonomi tersebut secara tahunan atau year-on-year (y-on-y) dibandingkan periode yang sama pada 2025.

Kepala BPS Jawa Barat Margaretha Ari Anggorowati mengatakan, sejumlah komponen pengeluaran mencatat pertumbuhan tinggi. Pengeluaran Konsumsi Pemerintah (PK-P) bahkan tumbuh mencapai 28,34 persen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Angka tersebut menjadi pertumbuhan tertinggi dibandingkan komponen pengeluaran lainnya. Kondisi ini menunjukkan peningkatan aktivitas belanja pemerintah turut memberikan dorongan terhadap perekonomian Jawa Barat.

Selain belanja pemerintah, investasi melalui Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) juga tumbuh sebesar 8,85 persen. Sementara itu, konsumsi Lembaga Nonprofit yang Melayani Rumah Tangga (PK-LNPRT) meningkat 8,66 persen.

Konsumsi rumah tangga yang menjadi salah satu penopang utama ekonomi daerah juga menunjukkan kinerja positif. Komponen ini tumbuh sebesar 5,93 persen pada triwulan III 2026.

Sektor Akomodasi dan Transportasi Tumbuh Dua Digit

Dari sisi lapangan usaha, sejumlah sektor mencatat pertumbuhan signifikan. Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum memimpin dengan pertumbuhan 14,54 persen.

Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib menyusul dengan pertumbuhan 14,46 persen. Sementara itu, Transportasi dan Pergudangan tumbuh 13,61 persen.

Sektor Jasa Lainnya juga mencatat pertumbuhan dua digit sebesar 12,18 persen.

Pada sektor dengan kontribusi dominan, Konstruksi mencatat pertumbuhan 9,10 persen. Industri Pengolahan tumbuh 4,98 persen, sedangkan Perdagangan meningkat 4,13 persen.

Data tersebut memperlihatkan aktivitas ekonomi Jawa Barat bergerak positif di berbagai sektor. Pertumbuhan tidak hanya datang dari industri pengolahan, tetapi juga konstruksi, perdagangan, transportasi, hingga jasa.

Ekspor Belum Mampu Mengimbangi Impor

Meski mencatat pertumbuhan ekonomi di atas nasional, Jawa Barat masih menghadapi tantangan dari sisi perdagangan luar negeri.

BPS mencatat ekspor barang dan jasa tumbuh 3,02 persen. Namun, impor barang dan jasa justru meningkat lebih tinggi, yakni 6,11 persen.

Perbedaan pertumbuhan tersebut membuat komponen ekspor neto mengalami kontraksi sebesar 7,73 persen.

Margaretha menyampaikan data tersebut dalam Rilis Berita Resmi Statistik di Kantor BPS Jawa Barat, Kamis (5/11/2026).

Capaian pertumbuhan 5,89 persen menempatkan Jawa Barat di atas pertumbuhan ekonomi nasional. Ke depan, penguatan investasi, konsumsi masyarakat, serta kinerja ekspor menjadi faktor penting untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi daerah. ***(Chq)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Jabar Perluas Kerja Sama dengan Korea Selatan, Bidik Investasi dan Perdagangan
WJES 2026 Hasilkan 45 Rekomendasi untuk Perkuat Ekonomi Jawa Barat
Ekspor Jabar Tembus USD31,22 Miliar, Neraca Perdagangan Surplus USD22,09 Miliar
Dedi Mulyadi Luncurkan Jabar Merawat, Warga Bisa Adukan Pelayanan Rumah Sakit
Pariwisata Jawa Barat Melonjak, Bandara Kertajati Kebanjiran Penumpang Umrah
Krisis Air Bersih Cianjur Meluas, 7.234 KK Terdampak Kemarau 2026
Pemprov Jabar Pasang 1.185 Lampu Jalan di Priangan Timur, Anggaran Capai Rp48,3 Miliar
Pemprov Jabar Gelontorkan Rp273 Miliar untuk Perbaikan Jalan dan Jembatan di Tasikmalaya

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 20:22 WIB

Ekonomi Jawa Barat Tumbuh 5,89 Persen, Belanja Pemerintah Jadi Motor Penggerak

Kamis, 5 November 2026 - 08:20 WIB

Jabar Perluas Kerja Sama dengan Korea Selatan, Bidik Investasi dan Perdagangan

Rabu, 4 November 2026 - 12:00 WIB

WJES 2026 Hasilkan 45 Rekomendasi untuk Perkuat Ekonomi Jawa Barat

Rabu, 4 November 2026 - 07:00 WIB

Ekspor Jabar Tembus USD31,22 Miliar, Neraca Perdagangan Surplus USD22,09 Miliar

Selasa, 3 November 2026 - 15:00 WIB

Dedi Mulyadi Luncurkan Jabar Merawat, Warga Bisa Adukan Pelayanan Rumah Sakit

Berita Terbaru