Kekeringan Kabupaten Bogor Berdampak pada 277.731 Jiwa, BPBD Salurkan 2,6 Juta Liter Air

Sabtu, 5 September 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Kemarau

Ilustrasi Kemarau

BOGOR – Kekeringan yang melanda Kabupaten Bogor, Jawa Barat, sejak awal Juni 2026 terus meluas. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mencatat 277.731 jiwa dari 80.761 kepala keluarga (KK) terdampak bencana kekeringan hingga Jumat (4/9/2026).

Kondisi tersebut tersebar di 32 kecamatan dan 169 desa. Untuk memenuhi kebutuhan warga, BPBD Kabupaten Bogor terus mengirimkan bantuan air bersih ke berbagai wilayah yang mengalami krisis air.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bogor Ade Hasrat mengatakan permintaan bantuan air bersih terus meningkat sejak awal kemarau.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sudah ada permintaan air bersih di 32 kecamatan. Kekeringan ini mulai mendapat permintaan bantuan sejak awal Juni dan intensitasnya terus meningkat,” kata Ade di Kantor BPBD Kabupaten Bogor, Jumat.

BPBD Bogor Distribusikan 2,6 Juta Liter Air

BPBD Kabupaten Bogor mencatat telah menyalurkan lebih dari 2,6 juta liter air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan.

Petugas mendistribusikan bantuan tersebut ke 613 titik yang tersebar di sejumlah RT dan RW di 169 desa.

Ade mengatakan BPBD akan terus menyalurkan air selama masyarakat masih membutuhkan bantuan.

“Jumlah air yang sudah didistribusikan sampai hari ini 2,6 juta liter,” ujarnya.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD juga terus memantau permintaan dari masyarakat. Petugas kemudian mengatur pengiriman berdasarkan kebutuhan di setiap wilayah.

Permintaan Air Bersih Terus Meningkat

Ade memastikan BPBD masih mampu memenuhi permintaan air bersih dari masyarakat. Sejauh ini, pihaknya belum menghadapi kendala besar dalam proses distribusi.

Namun, petugas terkadang menghadapi antrean ketika beberapa wilayah yang berdekatan mengajukan permintaan air dalam waktu bersamaan.

Dalam kondisi tersebut, BPBD mengatur pengiriman secara bertahap agar seluruh wilayah tetap mendapatkan bantuan.

“Sepanjang masih ada bencana kekeringan dan masih ada permintaan, kami akan terus membantu,” kata Ade.

Puncak Kekeringan Diprediksi Oktober

BPBD Kabupaten Bogor memperkirakan kebutuhan bantuan air bersih masih akan meningkat dalam beberapa pekan ke depan.

Hal itu karena informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut puncak kekeringan diperkirakan terjadi pada Oktober 2026.

Karena itu, BPBD menyiapkan distribusi air bersih secara berkelanjutan untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat.

Ade mengatakan pihaknya akan mempertahankan distribusi bantuan selama kondisi kekeringan masih berlangsung.

Dengan dampak yang telah mencapai lebih dari 277 ribu jiwa, BPBD Kabupaten Bogor mengimbau masyarakat untuk menggunakan persediaan air secara bijak selama musim kemarau. ***(Chq)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

BMKG Ungkap Penyebab Hujan Es dan Angin Kencang yang Rusak Puluhan Rumah di Kuningan
Jabar Perluas Kerja Sama dengan Korea Selatan, Bidik Investasi dan Perdagangan
WJES 2026 Hasilkan 45 Rekomendasi untuk Perkuat Ekonomi Jawa Barat
Ekspor Jabar Tembus USD31,22 Miliar, Neraca Perdagangan Surplus USD22,09 Miliar
Dedi Mulyadi Luncurkan Jabar Merawat, Warga Bisa Adukan Pelayanan Rumah Sakit
Pariwisata Jawa Barat Melonjak, Bandara Kertajati Kebanjiran Penumpang Umrah
Krisis Air Bersih Cianjur Meluas, 7.234 KK Terdampak Kemarau 2026
Pemprov Jabar Pasang 1.185 Lampu Jalan di Priangan Timur, Anggaran Capai Rp48,3 Miliar

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 09:44 WIB

BMKG Ungkap Penyebab Hujan Es dan Angin Kencang yang Rusak Puluhan Rumah di Kuningan

Kamis, 5 November 2026 - 08:20 WIB

Jabar Perluas Kerja Sama dengan Korea Selatan, Bidik Investasi dan Perdagangan

Rabu, 4 November 2026 - 12:00 WIB

WJES 2026 Hasilkan 45 Rekomendasi untuk Perkuat Ekonomi Jawa Barat

Rabu, 4 November 2026 - 07:00 WIB

Ekspor Jabar Tembus USD31,22 Miliar, Neraca Perdagangan Surplus USD22,09 Miliar

Selasa, 3 November 2026 - 15:00 WIB

Dedi Mulyadi Luncurkan Jabar Merawat, Warga Bisa Adukan Pelayanan Rumah Sakit

Berita Terbaru