Dedi Mulyadi Dorong Regenerasi Pembatik dan Penganyam Tradisional Lewat Sunda Karsa Fest 2026

Sabtu, 27 Juni 2026 - 20:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menghadiri Opening Ceremony Sunda Karsa Fest Karya Kreatif Jawa Barat 2026 di Trans Convention Centre, Kota Bandung, Jumat (26/6/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia mendorong regenerasi pembatik, penganyam, dan perajin tradisional untuk menjaga keberlanjutan budaya Jawa Barat. (Foto: Humas Jabar)

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menghadiri Opening Ceremony Sunda Karsa Fest Karya Kreatif Jawa Barat 2026 di Trans Convention Centre, Kota Bandung, Jumat (26/6/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia mendorong regenerasi pembatik, penganyam, dan perajin tradisional untuk menjaga keberlanjutan budaya Jawa Barat. (Foto: Humas Jabar)

Kota Bandung, Kabar Pajajaran – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) menjadikan Sunda Karsa Fest Karya Kreatif Jawa Barat 2026 sebagai momentum memperkuat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sekaligus menjaga keberlanjutan warisan budaya melalui regenerasi para perajin tradisional.

KDM menyampaikan hal tersebut usai menghadiri Opening Ceremony Sunda Karsa Fest Karya Kreatif Jawa Barat 2026 yang merupakan prakarsa Bank Indonesia bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Barat di Trans Convention Centre, Kota Bandung, Jumat, 26 Juni 2026.

Menurut Dedi, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang promosi produk kreatif. Lebih dari itu, acara tersebut juga menjadi ruang evaluasi perkembangan UMKM di Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia berharap kepercayaan masyarakat terhadap produk UMKM terus meningkat sehingga sektor tersebut semakin kokoh sebagai penyangga perekonomian daerah.

Sunda Karsa Fest Perkuat Kepercayaan terhadap UMKM

Dedi menilai kolaborasi antara Bank Indonesia dan Dekranasda mampu menghadirkan ruang promosi yang efektif bagi para pelaku UMKM.

Menurutnya, keberadaan kegiatan seperti Sunda Karsa Fest harus terus diperkuat agar produk lokal semakin dikenal masyarakat.

“Acara ini yang diselenggarakan BI dengan Dekranasda Provinsi Jabar, ini merupakan bagian dari mengevaluasi perkembangan UMKM, sekaligus juga mempromosikan sehingga nanti semua orang akan merasa memiliki kepercayaan diri yang kuat bahwa UMKM itu merupakan bagian terpenting dalam sistem ekonomi yang terbangun di Jabar,” ujar Dedi.

Ia juga mengusulkan agar penyelenggaraan Sunda Karsa Fest tidak hanya berlangsung di Kota Bandung.

Sebaliknya, KDM berharap kegiatan tersebut dapat digelar secara bergilir di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat.

Menurutnya, pola tersebut akan memperluas manfaat ekonomi kreatif sekaligus memperkenalkan potensi unggulan setiap daerah.

KDM Dorong Regenerasi Perajin Tradisional

Selain memperkuat UMKM, Dedi menyoroti keberlangsungan profesi para perajin tradisional di Jawa Barat.

Ia mengingatkan bahwa jumlah pembatik, pemahat, pelukis, hingga penganyam tradisional terus berkurang dari tahun ke tahun.

Jika pemerintah provinsi membiarkan kondisi tersebut maka Jawa Barat berpotensi kehilangan banyak maestro yang selama ini menjaga warisan budaya daerah.

Karena itu, Dedi mengusulkan agar pemerintah memberikan insentif kepada para maestro budaya untuk mengajarkan keterampilannya kepada generasi muda.

“Saya sudah minta kumpulkan para pembatik, beri mereka gaji setiap bulan yang cukup untuk mengajarkan membatik. Begitu juga untuk ukiran, lukisan, masakan tradisional, sampai anyaman agar keahliannya tidak putus,” katanya.

Menurutnya, langkah tersebut menjadi investasi penting dalam menjaga identitas budaya Jawa Barat.

Ia berharap keterampilan tradisional tetap hidup dan berkembang di tengah perubahan zaman.

Paguron Batik hingga Anyaman Disiapkan

Dedi menjelaskan bahwa Jawa Barat memiliki potensi besar pada berbagai kerajinan tradisional.

Salah satunya ialah kerajinan anyaman yang berkembang di wilayah Tasikmalaya dan Garut.

Namun, ia mengakui minat generasi muda untuk menekuni bidang tersebut terus mengalami penurunan.

Karena itu, Dedi menggagas pembentukan pusat-pusat pembelajaran berbasis keterampilan tradisional.

Konsep tersebut meliputi Paguron Batik, Paguron Anyaman, Paguron Ukir, hingga Paguron Lukis.

Melalui paguron tersebut, KDM berharap para maestro dapat mewariskan ilmu kepada generasi penerus secara berkelanjutan.

Ia menilai model pembelajaran itu dapat dilaksanakan melalui pendidikan nonformal maupun bekerja sama dengan sekolah.

Dengan demikian, regenerasi perajin tradisional dapat berjalan lebih sistematis sekaligus mendukung pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya.

Dedi berharap kolaborasi antara pemerintah, Bank Indonesia, Dekranasda, pelaku UMKM, dan masyarakat mampu memperkuat daya saing produk kreatif Jawa Barat tanpa meninggalkan akar budaya yang menjadi identitas daerah.***(BePe)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sekda Herman Dorong Tradisi Mendongeng untuk Cetak Generasi Unggul Indonesia Emas 2045
DBH Jabar Baru Cair Rp19 Miliar, Pemprov Siapkan Pinjaman Rp3,4 Triliun untuk Jaga Pembangunan
20.500 Narapidana di Jawa Barat Dapat Remisi HUT ke-81 RI, 303 Kasus Korupsi
450 Ribu Warga Jabar Terdampak Kekeringan, 8,7 Juta Liter Air Bersih Didistribusikan
Ketua PKK Jabar Tekankan Peran UMKM dalam Meningkatkan Ekonomi Keluarga
Kirab Merah Putih di Bogor, Sekda Jabar: Perjuangan Kini Harus Turunkan Kemiskinan
WFH ASN Jawa Barat Berlanjut, Dedi Mulyadi Utamakan Hasil Kerja Dibanding Kehadiran di Kantor
Jawa Barat Catat PHK Tertinggi di Indonesia, Buruh Garmen Cimahi Jadi Korban Terbaru

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Sekda Herman Dorong Tradisi Mendongeng untuk Cetak Generasi Unggul Indonesia Emas 2045

Rabu, 19 Agustus 2026 - 13:00 WIB

DBH Jabar Baru Cair Rp19 Miliar, Pemprov Siapkan Pinjaman Rp3,4 Triliun untuk Jaga Pembangunan

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:06 WIB

20.500 Narapidana di Jawa Barat Dapat Remisi HUT ke-81 RI, 303 Kasus Korupsi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:00 WIB

450 Ribu Warga Jabar Terdampak Kekeringan, 8,7 Juta Liter Air Bersih Didistribusikan

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:00 WIB

Ketua PKK Jabar Tekankan Peran UMKM dalam Meningkatkan Ekonomi Keluarga

Berita Terbaru

Bandung Raya

Eks Tim Sukses Dedi Mulyadi Jadi Dirut MUJ, Pengamat Beri Tanggapan

Senin, 24 Agu 2026 - 09:33 WIB