Kunjungi Australia, Prabowo Bawa Misi Perkuat Kerjasama Keamanan

Kamis, 13 November 2025 - 08:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden RI Prabowo Subianto dalam lawatannya ke Australia untuk menyelesaikan perjanjian kerjasama bidang keamanan, Rabu (12/11/2025). Foto: @sekretariat.kabinet

Presiden RI Prabowo Subianto dalam lawatannya ke Australia untuk menyelesaikan perjanjian kerjasama bidang keamanan, Rabu (12/11/2025). Foto: @sekretariat.kabinet

Sidney, Kabar Pajajaran – Indonesia dan Australia baru saja menyelesaikan perjanjian baru kerja sama di bidang kemanan. Hal itu terungkap dalam kunjungan kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto ke Sydney, Australia.

Dalam keteragannya kepada awak media, secara substantif negosiasi penjanjian bilateral kedua negara menurut Perdana Menteri Australia Anthony Albanese telah selesai.

“Hubungan Australia dengan Indonesia didasarkan pada persahabatan, kepercayaan, saling menghormati, dan komitmen bersama terhadap perdamaian serta stabilitas di kawasan kita,” kata Albanese.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Albanese menegaskan, perjanjian baru Indonesia-Australia terjalin karena sebelumnya telah terdapat akar kerjasama kedua negara sejak 30 tahun lalu, yakni sejak kepemimpinan Presiden RI Soeharto dan PM Paul Keating di Australia.
Dijelaskan Albanese, perjanjian yang ditandatangai kali ini akan memperkuat Treaty of Lombok yang berlangsung pada 2006 silam.

“Perjanjian ini juga memperkuat perjanjian kerja sama pertahanan yang kita tandatangani bersama tahun lalu,” imbuhnya.

Lalu apa manfaat dan tujuan dari peranjian baru di bidang keamanan itu? Abanese kembali menegaskan jika salah satu pihak menghadapi ancaman keamanan, maka baik Australia maupun Indonesia akan mempertimbangkan langkah bersama.

Sementara menurut Prabowo Subianto, Indonesia-Australia telah mencapai sebuah kesepakatan yang sangat penting dalam bidang pertahanan dan keamanan.

“Pada dasarnya menegaskan kembali tekad kita untuk meningkatkan persahabatan, sebagai mitra, sebagai tetangga dekat, dalam rangka meningkatkan dan menjamin keamanan kedua negara,” tutur Prabowo.

Pada Rabu waktu setempat, Presiden Prabowo sempat menerima kunjungan mantan PM Australia Paul Keating. Seperti diketahui Paul Keating menjabat Perdana Mnteri selama dua periode (1991-1996).

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Perekrutan Tentara Rusia Tak Pandang Usia, WNI Cukup Lolos Tes Kesehatan
Malaysia Desak Aturan Tegas untuk Perusahaan Terkait Kabut Asap dari Indonesia
Singapura Siap Bantu Indonesia Padamkan Karhutla, Kabut Asap Masih Ganggu Kualitas Udara
Harga Minyak Dunia Naik, Brent Tembus 103,50 Dollar AS per Barrel
Pesawat Flydubai FZ1073 Mendarat Darurat di Arab Saudi, Pilot Ditikam di Kokpit
China Siapkan Strategi Baru Kuasai AI, Gandeng BRICS Bangun Ekosistem Open Source
Konflik Houthi-Arab Saudi Memanas, Pemerintah Diminta Siapkan Skenario Evakuasi Jemaah Umrah
AirAsia Dibeli Rp4.300, Kini Hadapi Tekanan Keuangan, Rute Domestik Jadi Sorotan

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 12:00 WIB

Perekrutan Tentara Rusia Tak Pandang Usia, WNI Cukup Lolos Tes Kesehatan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Malaysia Desak Aturan Tegas untuk Perusahaan Terkait Kabut Asap dari Indonesia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:29 WIB

Singapura Siap Bantu Indonesia Padamkan Karhutla, Kabut Asap Masih Ganggu Kualitas Udara

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Harga Minyak Dunia Naik, Brent Tembus 103,50 Dollar AS per Barrel

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Pesawat Flydubai FZ1073 Mendarat Darurat di Arab Saudi, Pilot Ditikam di Kokpit

Berita Terbaru