Fenomena Bocil SD Koleksi Parfum Ramai di Media Sosial

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Parfum (Pinterest)

Ilustrasi Parfum (Pinterest)

KABAR PAJAJARAN – Tren anak sekolah dasar yang gemar mengoleksi parfum tengah ramai menjadi perbincangan di media sosial. Banyak video di TikTok dan Instagram menampilkan anak-anak yang memamerkan koleksi parfum mereka, mulai dari produk lokal hingga merek premium.

Tidak sedikit anak yang sudah mengenal berbagai jenis aroma seperti woody, fresh, sweet, hingga gourmand. Mereka juga membuat ulasan parfum layaknya kreator konten dewasa dengan menjelaskan karakter aroma dan ketahanannya saat digunakan.

Media Sosial Jadi Pemicu Tren

Media sosial menjadi salah satu faktor utama yang mendorong tren ini. Anak-anak mudah tertarik pada konten yang sedang viral dan ingin mengikuti gaya hidup yang dianggap keren oleh lingkungan pertemanan mereka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, banyak brand parfum menghadirkan produk dengan ukuran kecil dan harga yang lebih terjangkau. Kemasan yang menarik serta promosi dari influencer membuat produk parfum semakin diminati kalangan anak-anak dan remaja.

Tuai Beragam Tanggapan

Fenomena bocil kolektor parfum memunculkan berbagai reaksi dari warganet. Sebagian orang menganggap tren ini sebagai bentuk ekspresi diri dan kepedulian anak terhadap kebersihan serta penampilan.

Namun, sebagian lainnya menilai tren tersebut dapat memicu gaya hidup konsumtif sejak usia dini. Banyak warganet khawatir anak-anak menjadi terlalu fokus pada gengsi dan tren media sosial.

Peran Penting Orang Tua

Psikolog anak menilai ketertarikan anak terhadap parfum masih tergolong wajar selama orang tua memberikan pendampingan yang tepat. Anak usia sekolah dasar memang sedang berada pada fase eksplorasi dan mudah meniru kebiasaan di sekitarnya.

Orang tua perlu mengajarkan anak untuk memahami fungsi parfum dan mengatur pengeluaran dengan bijak. Dengan pendampingan yang baik, hobi mengoleksi parfum dapat menjadi sarana belajar tanggung jawab dan pengelolaan uang sejak dini.

Penggunaan Parfum Tetap Harus Diperhatikan

Meski terlihat sepele, penggunaan parfum pada anak tetap membutuhkan perhatian. Beberapa produk mengandung alkohol atau bahan tertentu yang dapat memicu iritasi pada kulit sensitif jika digunakan terlalu sering.

Karena itu, orang tua disarankan memilih produk yang aman dan sesuai untuk usia anak. Penggunaan parfum secukupnya juga penting agar tidak menimbulkan gangguan kesehatan maupun rasa tidak nyaman bagi orang lain.

Fenomena bocil SD koleksi parfum menunjukkan besarnya pengaruh media sosial terhadap gaya hidup anak-anak masa kini. Pendampingan orang tua menjadi kunci agar tren tersebut tetap membawa dampak positif dan tidak berkembang secara berlebihan. ***(Chq)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Heboh! 15 Ribu Pengunjung Ramaikan Festival Musik dan Kuliner di Cirebon
25 Desa di Majalengka Terima Kendaraan Operasional Koperasi Merah Putih
Sejarawan Paparkan Jejak Kerajaan Tatar Sunda di Tengah Kirab Mahkota Binokasih
Kajian “Rahasia Hidup Berkah”: Rezeki Melimpah dan Hati Qanaah di SD Al Azhar 62 Summarecon
Hari Ini! Kajian Akbar di Summarecon Bandung Hadirkan Ust. Zacky Mirza
Sejarah Kerajaan Sunda Jadi Sorotan, Mahkota Binokasih Simbol Kejayaan Tatar Sunda
Kajian Akbar Jamiyyah SDI Al Azhar 62 Summarecon Bandung Hadirkan Ust. Zacky Mirza, Terbuka untuk Umum
Friendster Muncul Lagi di App Store, Tawarkan Cara Berteman Tanpa Iklan dan Algoritma

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:00 WIB

Fenomena Bocil SD Koleksi Parfum Ramai di Media Sosial

Senin, 18 Mei 2026 - 09:54 WIB

Heboh! 15 Ribu Pengunjung Ramaikan Festival Musik dan Kuliner di Cirebon

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:00 WIB

25 Desa di Majalengka Terima Kendaraan Operasional Koperasi Merah Putih

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:00 WIB

Sejarawan Paparkan Jejak Kerajaan Tatar Sunda di Tengah Kirab Mahkota Binokasih

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:00 WIB

Kajian “Rahasia Hidup Berkah”: Rezeki Melimpah dan Hati Qanaah di SD Al Azhar 62 Summarecon

Berita Terbaru

Ilustrasi Parfum (Pinterest)

Ragam

Fenomena Bocil SD Koleksi Parfum Ramai di Media Sosial

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:00 WIB

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengikuti prosesi pengembalian Mahkota Binokasih Sanghyang Pake ke Museum Prabu Geusan Ulun, Kabupaten Sumedang, Senin (18/5/2026), usai rangkaian Kirab Milangkala Tatar Sunda di sejumlah daerah di Jawa Barat. Foto: Humas Jabar

Jawa Barat

KDM Antar Kembali Mahkota Binokasih ke Museum Prabu Geusan Ulun

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:57 WIB