MAJALENGKA, KABAR PAJAJARAN – Pemerintah Kabupaten Majalengka resmi memulai program penataan dan perapihan kabel udara di sejumlah titik strategis, Kamis (16/4/2026). Langkah ini menjadi upaya awal pemerintah daerah untuk menata wajah kota agar lebih tertib, aman, dan sedap dipandang.
Bupati Majalengka Eman Suherman menegaskan, pemerintah daerah menjadikan penataan kabel sebagai bagian penting dari peningkatan kualitas infrastruktur perkotaan. Menurutnya, kabel yang semrawut tidak hanya mengganggu estetika kota, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.
Ia menilai penataan jaringan harus dilakukan secara terintegrasi agar menciptakan lingkungan yang lebih modern dan nyaman. Karena itu, pemerintah daerah mengajak seluruh penyedia layanan jaringan untuk berkolaborasi dan mematuhi aturan yang telah disiapkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua APJATEL Jawa Barat, Yudiana Arifin, menyatakan pihaknya siap mendukung program tersebut. Ia memastikan para anggota asosiasi akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar proses penataan berjalan efektif dan sesuai standar teknis.
APJATEL Jabar juga mendorong operator untuk segera menyesuaikan instalasi di lapangan, termasuk merapikan kabel dan memastikan keamanan jaringan bagi masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Majalengka Irwan menjelaskan, tahap awal penataan difokuskan di kawasan pusat kota yang memiliki kepadatan kabel tinggi. Pemerintah memprioritaskan penataan di sepanjang Jalan Ahmad Yani dan area sekitar pusat kota sebagai wajah utama Majalengka.
Setelah tahap awal berjalan optimal, pemerintah daerah akan memperluas program ke wilayah lain secara bertahap dengan tetap mengedepankan koordinasi bersama operator jaringan.
Program ini mendapat sambutan positif dari warga. Andi (34) menilai penataan kabel akan membuat lingkungan lebih rapi dan aman. Selama ini, ia sering melihat kabel menjuntai rendah dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Hal serupa disampaikan Siti (41) yang berharap penataan tidak berhenti di pusat kota, tetapi menjangkau kawasan permukiman. Ia menilai kabel semrawut juga banyak ditemukan di lingkungan kampung.
Melalui program ini, Pemkab Majalengka menargetkan pengurangan kesemrawutan jaringan, peningkatan keselamatan publik, serta terciptanya kawasan perkotaan yang lebih tertata dan modern. ***(Chq)
Penulis : Saripudin
Editor : Tim Redaksi
Sumber Berita: Diskominfo Majalengka
















