Kabar Pajajaran – Eropa masih menjadi destinasi impian wisatawan dunia. Namun, lonjakan kunjungan turis dalam beberapa tahun terakhir memicu fenomena overtourism di sejumlah negara populer seperti Spanyol, Italia, dan Prancis. Mengutip laporan BBC, benua ini menerima lebih dari 1,5 miliar kunjungan wisatawan asing sepanjang 2025.
Di tengah kepadatan destinasi populer, beberapa negara justru mencatat jumlah wisatawan yang jauh lebih sedikit. Data yang dirangkum Euronews menunjukkan lima negara Eropa berikut menawarkan pengalaman liburan autentik jauh dari keramaian.
1. Liechtenstein
Negara kecil di kawasan Alpen ini hanya menerima sekitar 85.000 wisatawan pada 2022. Meski mungil, Liechtenstein menyuguhkan panorama pegunungan, kastil megah, dan desa tradisional yang terasa seperti negeri dongeng.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Wisatawan bisa mengikuti Citytrain Vaduz selama 35 menit untuk mengenal sejarah kerajaan dan budaya setempat. Pengunjung juga dapat mendaki ke Kastil Vaduz, bermain ski di desa Malbun, hingga mengikuti tur llama di kawasan pegunungan Triesenberg. Museum Nasional Liechtenstein, Museum Perangko, dan kilang anggur Prince turut memperkaya pengalaman wisata.
2. Moldova
Moldova menawarkan lanskap pedesaan yang masih alami dan kehidupan agraris yang kuat. Wisatawan dapat mengeksplorasi tradisi desa, kerajinan lokal, serta praktik pertanian turun-temurun.
Negara ini juga dikenal sebagai produsen wine unggulan Eropa Timur. Turis dapat menjelajahi Milestii Mici, kompleks penyimpanan wine terbesar di dunia. Selain itu, pengunjung bisa berjalan di Hutan Codrii dan menikmati taman kota di Chisinau sambil mencicipi hidangan tradisional seperti mamaliga dan placinte.
3. San Marino
Republik tertua di dunia ini berdiri sejak tahun 301 Masehi dan hanya menerima sekitar dua juta wisatawan pada 2025. San Marino menghadirkan perpaduan sejarah, panorama Laut Adriatik, dan pedesaan Italia.
Wisatawan dapat menjelajahi tiga menara abad pertengahan, mengunjungi Basilika Santo Marinus, serta mendalami sejarah di Museum Negara Bagian San Marino dan Museum Prangko.
4. North Macedonia
Sepanjang Januari–November 2025, negara ini menerima sekitar 1,2 juta wisatawan. Danau Ohrid menjadi daya tarik utama karena termasuk salah satu danau tertua dan terdalam di Eropa sekaligus Situs Warisan Dunia UNESCO.
Wisatawan dapat mengunjungi Gereja St. Jovan Kaneo, Biara Saint Naum, hingga menjelajahi Gua Vrelo dengan perahu. Tiga taman nasional—Mavrovo, Pelister, dan Galicica—menawarkan jalur hiking, danau glasial, serta satwa langka seperti lynx Balkan.
5. Kosovo
Sebagai negara termuda di Eropa, Kosovo masih jarang masuk radar wisatawan. Sepanjang 2025, negara ini menerima sekitar 463 ribu turis.
Pengunjung dapat mendaki Benteng Kalaja di Prizren, mengunjungi Masjid Sinan Pasha, serta menjelajahi Biara Gracanica dan Visoki Decani yang berstatus Situs Warisan Dunia UNESCO. Kosovo juga menawarkan wisata alam Pegunungan Rugova, Suaka Beruang Pristina, hingga pasar tradisional Gjakova dengan kuliner khas seperti flija dan gebapa.
Lima negara ini menawarkan pengalaman liburan yang lebih tenang, autentik, dan kaya budaya. Tren wisata “hidden gem” yang digemari generasi milenial dan Gen Z membuat destinasi anti-ramai seperti ini semakin menarik untuk dijelajahi. ***(Ant)
Sumber Berita: Euronews, BBC



![Cara operasikan AC mobil. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].](https://kabarpajajaran.com/wp-content/uploads/2026/09/ac-225x129.jpg)

