10 Gejala Penyakit Ginjal Kronis yang Sering Diabaikan, Nomor 3 Paling Sering Terjadi!

Selasa, 24 Maret 2026 - 06:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Sakit Ginjal (Freepik)

Ilustrasi Sakit Ginjal (Freepik)

Kabar Pajajaran – Penyakit Ginjal Kronis kerap dijuluki sebagai silent disease atau penyakit diam-diam. Pasalnya, kondisi ini sering berkembang tanpa gejala berarti pada tahap awal, sehingga banyak penderitanya baru menyadari saat fungsi ginjal sudah menurun cukup serius.

Pada fase awal, tubuh masih mampu beradaptasi dengan penurunan fungsi ginjal. Akibatnya, tanda-tanda gangguan kerap diabaikan atau disalahartikan sebagai keluhan kesehatan biasa. Tak jarang, penyakit ini baru terdeteksi saat seseorang menjalani pemeriksaan medis untuk kondisi lain.

Namun, ketika kerusakan ginjal semakin memburuk, sejumlah gejala mulai muncul dan perlu diwaspadai. Berikut tanda-tanda yang patut diperhatikan:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Urine bercampur darah

Munculnya darah dalam urine dapat menjadi indikasi adanya gangguan pada ginjal. Normalnya, ginjal menyaring limbah tanpa membiarkan sel darah keluar. Jika terjadi kerusakan, sel darah bisa ikut terbawa ke urine.

2. Pembengkakan pada tubuh

Ginjal yang tidak mampu membuang kelebihan cairan akan menyebabkan penumpukan di jaringan tubuh. Kondisi ini biasanya terlihat pada kaki, pergelangan kaki, tangan, hingga area sekitar mata. Dalam kasus berat, cairan bahkan dapat menumpuk di paru-paru (edema paru) dan memicu sesak napas.

3. Urine berbusa

Urine yang tampak berbusa bisa menandakan adanya protein yang bocor ke dalam urine. Hal ini terjadi akibat fungsi penyaringan ginjal yang menurun.

4. Mudah lelah dan sulit fokus

Penumpukan racun dalam darah akibat gangguan ginjal dapat menyebabkan tubuh terasa lemah. Selain itu, kondisi ini juga bisa memicu anemia yang memperparah kelelahan.

5. Nafsu makan menurun

Gangguan ginjal dapat memicu penumpukan zat sisa dalam tubuh yang berdampak pada hilangnya selera makan.

6. Mual hingga muntah

Racun yang tidak terbuang dengan baik bisa memicu rasa mual, bahkan muntah pada beberapa kasus.

7. Sering buang air kecil

Penderita dapat mengalami peningkatan frekuensi buang air kecil, terutama pada malam hari, akibat perubahan komposisi urine.

8. Kulit kering dan gatal

Ketidakseimbangan mineral serta penumpukan racun dalam tubuh dapat memicu kulit menjadi kering dan terasa gatal.

9. Kram otot

Gangguan ginjal dapat menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit, yang kemudian memicu kram otot.

10. Gangguan tidur

Penumpukan racun dalam darah dan frekuensi buang air kecil yang meningkat pada malam hari dapat mengganggu kualitas tidur.

Pentingnya Deteksi Dini

Meski berbagai gejala di atas bisa mengarah pada Penyakit Ginjal Kronis, kondisi tersebut juga dapat disebabkan oleh penyakit lain. Oleh karena itu, pemeriksaan medis tetap diperlukan untuk memastikan diagnosis yang tepat.

Para ahli menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin, terutama bagi individu dengan faktor risiko seperti obesitas, diabetes, dan tekanan darah tinggi. Deteksi dini dinilai menjadi kunci untuk mencegah kerusakan ginjal yang lebih parah. ***(chq)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Cara Menjaga Ginjal Tetap Sehat, Mulai dari Olahraga hingga Batasi Obat Nyeri
6.700 Anak di Bandung Belum Pernah Divaksin, Farhan Genjot Sosialisasi Imunisasi
Dinkes DKI Isolasi Pasien Suspek Hantavirus, Tiga Kasus Lain Sudah Sembuh
Rutin Minum Air Putih Disebut Bantu Jaga Tekanan Darah Tetap Stabil
Kemenkes Catat 23 Kasus Hantavirus di Indonesia dalam Tiga Tahun Terakhir
WHO Tegaskan Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Bukan Awal Pandemi Baru
BPJS Kesehatan Tegaskan 21 Layanan dan Penyakit Tidak Ditanggung pada 2026
Dinkes Cianjur Temukan Lonjakan Kasus HIV/AIDS, Kelompok LSL Paling Banyak

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:00 WIB

Cara Menjaga Ginjal Tetap Sehat, Mulai dari Olahraga hingga Batasi Obat Nyeri

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:30 WIB

6.700 Anak di Bandung Belum Pernah Divaksin, Farhan Genjot Sosialisasi Imunisasi

Senin, 11 Mei 2026 - 21:04 WIB

Dinkes DKI Isolasi Pasien Suspek Hantavirus, Tiga Kasus Lain Sudah Sembuh

Senin, 11 Mei 2026 - 10:00 WIB

Rutin Minum Air Putih Disebut Bantu Jaga Tekanan Darah Tetap Stabil

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:00 WIB

Kemenkes Catat 23 Kasus Hantavirus di Indonesia dalam Tiga Tahun Terakhir

Berita Terbaru

Foto: Wakil Menteri Imigrasi dan Permasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim

Nasional

Wamen Imipas Serahkan Diri ke KPK Usai OTT Imigrasi Jakbar

Kamis, 4 Jun 2026 - 12:00 WIB

Pemerintah Kota Bandung mencatat sebanyak 35 dari 55 TPS di Kota Bandung mengalami kelebihan kapasitas yang diakibatkan oleh permasalahan yang berada di TPA Sarimukti. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/foc.

Bandung Raya

Pemkot Bandung Siapkan Langkah Alternatif Hadapi Krisis Sampah

Kamis, 4 Jun 2026 - 11:00 WIB