Gempa Pagi Hari di Sumedang, BMKG Ungkap Penyebabnya

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Gempa Bumi (Canva)

Ilustrasi Gempa Bumi (Canva)

Sumedang, Kabar Pajajaran – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 3,0 mengguncang wilayah Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada Selasa (17/3/2026) pagi. Getaran terjadi sekitar pukul 06.44 WIB dan dirasakan oleh warga di sejumlah wilayah, meski tidak menimbulkan kerusakan bangunan.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episenter gempa berada di darat, sekitar 13 kilometer barat laut Sumedang, tepatnya pada koordinat 6,74 Lintang Selatan dan 107,9 Bujur Timur, dengan kedalaman 5 kilometer.

Kepala Stasiun BMKG Bandung, Teguh Rahayu, menjelaskan bahwa gempa tersebut tergolong gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas sesar aktif di wilayah setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif setempat,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Getaran gempa dilaporkan dirasakan warga di sejumlah wilayah, di antaranya Tanjungkerta, Buahdua, Cipadung, hingga Tanjungmedar. Intensitas gempa berada pada skala II hingga III MMI, di mana getaran dirasakan oleh beberapa orang, terutama di dalam rumah.

Sebagian warga menggambarkan getaran tersebut seperti adanya kendaraan berat yang melintas. Selain itu, benda-benda ringan yang digantung juga tampak bergoyang saat gempa terjadi.

Meski demikian, BMKG memastikan hingga saat ini belum terdapat laporan kerusakan bangunan maupun korban akibat peristiwa tersebut. Hingga pukul 07.03 WIB, hasil pemantauan juga belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Masyarakat juga diminta untuk selalu mengakses informasi resmi terkait gempa bumi melalui kanal resmi BMKG, baik melalui situs web, media sosial terverifikasi, maupun aplikasi mobile.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dedi Mulyadi Buka Sayembara Tangkap Begal, Warga Berpeluang Dapat Hadiah hingga Rp50 Juta
BRT Bandung Raya Mulai Dibangun, Investasi Rp1,3 Triliun Siapkan Jalur Khusus 21 Kilometer
DLH Jabar Temukan Indikasi Pencemaran Udara di Kawasan Tambang Citatah, Debu Lampaui Baku Mutu
Polda Jabar Matangkan Pengamanan Piala Presiden 2026 di Stadion Si Jalak Harupat
Persib Bandung Cari Pengganti Frans Putros, Igor Tolic: Bursa Transfer Masih Terbuka
Bandung Kembali Rawan Begal, Polisi Tingkatkan Patroli dan Kejar Pelaku Kejahatan Jalanan
Bandara Husein Resmi Berganti Nama, Bandung Siapkan Penerbangan ke 10 Destinasi
ASN Bandung Barat Jadi Tersangka Korupsi Hibah Rp1,5 Miliar, Pemkab Hentikan Gaji dan Nonaktifkan Jabatan

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:00 WIB

Dedi Mulyadi Buka Sayembara Tangkap Begal, Warga Berpeluang Dapat Hadiah hingga Rp50 Juta

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:00 WIB

BRT Bandung Raya Mulai Dibangun, Investasi Rp1,3 Triliun Siapkan Jalur Khusus 21 Kilometer

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00 WIB

DLH Jabar Temukan Indikasi Pencemaran Udara di Kawasan Tambang Citatah, Debu Lampaui Baku Mutu

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:00 WIB

Polda Jabar Matangkan Pengamanan Piala Presiden 2026 di Stadion Si Jalak Harupat

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:00 WIB

Persib Bandung Cari Pengganti Frans Putros, Igor Tolic: Bursa Transfer Masih Terbuka

Berita Terbaru