Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika: Bandung dan Sejumlah Kota di Jawa Barat Berpotensi Hujan Sepanjang Hari

Sabtu, 18 April 2026 - 08:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi hujan. (Photo by Nguyễn Hữu Nhã from Pexels)

Ilustrasi hujan. (Photo by Nguyễn Hữu Nhã from Pexels)

BANDUNG, KABAR PAJAJARAN – Warga Kota Bandung dan sejumlah wilayah di Jawa Barat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan yang diperkirakan turun pada siang hingga malam hari. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut kondisi atmosfer yang lembap masih mendominasi wilayah Jawa Barat sehingga memicu pembentukan awan hujan di banyak daerah.

Cuaca pagi hari di Bandung diperkirakan dimulai dengan kondisi cerah berawan. Namun memasuki siang hingga sore, pembentukan awan konvektif berpotensi memicu hujan ringan hingga sedang yang bisa terjadi secara lokal. Kondisi ini diperkirakan berlanjut hingga malam hari di beberapa titik.

Suhu udara di Bandung hari ini berada pada kisaran 21–26 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan tinggi mencapai 85–91 persen. Angin bertiup relatif lemah sehingga mendukung terbentuknya awan hujan di wilayah dataran tinggi dan perbukitan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pola Cuaca Khas Musim Hujan Masih Dominan

BMKG menjelaskan, Jawa Barat saat ini masih berada dalam pola cuaca basah akibat tingginya kelembapan udara di lapisan atmosfer bawah. Kondisi tersebut membuat awan hujan mudah terbentuk terutama pada siang hingga sore hari.

Selain Bandung, sejumlah kota lain juga diprakirakan mengalami pola cuaca serupa, antara lain:

  • Bogor
  • Sukabumi
  • Cianjur
  • Garut
  • Tasikmalaya
  • Cirebon
  • Bekasi
  • Depok

Wilayah selatan dan dataran tinggi Jawa Barat diperkirakan mengalami hujan lebih awal dibandingkan kawasan pantai utara. Sementara itu, daerah pesisir utara seperti Cirebon dan Bekasi berpotensi mengalami hujan lokal pada sore hingga malam hari.

Bandung Berpotensi Hujan Lokal Sore Hari

Di Kota Bandung, perubahan cuaca diperkirakan terjadi bertahap sepanjang hari:

Pagi hari:
Cuaca cerah berawan dengan suhu relatif sejuk. Kondisi ini mendukung aktivitas masyarakat di luar ruangan.

Siang hingga sore:
Awan mulai menebal dan berpotensi memicu hujan ringan hingga sedang di beberapa kecamatan. Hujan dapat turun secara singkat namun merata di sejumlah titik.

Malam hari:
Cuaca kembali berawan dengan kemungkinan hujan lokal di beberapa wilayah.

Kondisi tersebut merupakan pola umum di wilayah pegunungan yang memiliki suhu lebih rendah dan kelembapan tinggi.

Potensi Dampak yang Perlu Diwaspadai

BMKG mengingatkan bahwa hujan dengan intensitas ringan hingga sedang tetap berpotensi menimbulkan sejumlah dampak, terutama di kawasan perkotaan padat penduduk.

Beberapa potensi dampak yang perlu diantisipasi antara lain:

  • Jalan licin dan berkurangnya jarak pandang
  • Genangan air di kawasan rawan banjir
  • Kepadatan lalu lintas saat jam pulang kerja
  • Potensi pohon tumbang akibat tanah lembap

Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan diimbau untuk selalu membawa perlengkapan hujan serta memperhatikan kondisi cuaca terkini.

Aktivitas Masyarakat Diminta Menyesuaikan

Cuaca yang cenderung berubah cepat menjadi tantangan tersendiri bagi aktivitas masyarakat. Pekerja, pelajar, hingga pelaku usaha disarankan menyesuaikan jadwal kegiatan agar tidak terganggu hujan yang dapat turun sewaktu-waktu.

Bagi pengendara kendaraan bermotor, kewaspadaan ekstra diperlukan terutama pada sore hingga malam hari ketika intensitas hujan meningkat dan jalan menjadi licin.

Hujan Diperkirakan Masih Berlanjut Beberapa Hari

BMKG memprakirakan pola cuaca lembap di Jawa Barat masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan. Oleh karena itu, masyarakat diimbau terus memantau informasi prakiraan cuaca harian sebagai langkah antisipasi.

Dengan kondisi atmosfer yang masih mendukung pembentukan awan hujan, kesiapsiagaan masyarakat menjadi kunci untuk meminimalkan risiko dampak cuaca. ***(Chq)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

10 Kabupaten/Kota Jabar-Jateng Siap Deklarasikan Dukungan Penuh untuk Bandara Kertajati
12 Karhutla Hanguskan 10,85 Hektare Lahan di Majalengka, Warga Diminta Waspada
Dedi Mulyadi Evaluasi Angkot Tua dan Siapkan Bandara Husein Beroperasi Kembali Mulai Agustus
Era Baru Transportasi Bandung Raya Dimulai, BRT Modern Siap Beroperasi pada 2027
Pertama di Indonesia, Dedi Mulyadi Letakkan Batu Pertama Pabrik Alat Berat Elektrik di Karawang
Dedi Mulyadi Buka Sayembara Tangkap Begal, Warga Berpeluang Dapat Hadiah hingga Rp50 Juta
Hadapi Tantangan Media Digital, Puluhan Wartawan Ikuti UKW di Majalengka
Aksi Ekologi Tutup MPLS Pancawaluya 2026, Sekda Jabar Ajak Siswa Bangun Karakter dari Kebiasaan Sederhana

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:00 WIB

10 Kabupaten/Kota Jabar-Jateng Siap Deklarasikan Dukungan Penuh untuk Bandara Kertajati

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:00 WIB

12 Karhutla Hanguskan 10,85 Hektare Lahan di Majalengka, Warga Diminta Waspada

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:30 WIB

Dedi Mulyadi Evaluasi Angkot Tua dan Siapkan Bandara Husein Beroperasi Kembali Mulai Agustus

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:00 WIB

Era Baru Transportasi Bandung Raya Dimulai, BRT Modern Siap Beroperasi pada 2027

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:55 WIB

Pertama di Indonesia, Dedi Mulyadi Letakkan Batu Pertama Pabrik Alat Berat Elektrik di Karawang

Berita Terbaru