Hizbullah Klaim Serangan ke Haifa, Israel Luncurkan Operasi Balasan di Lebanon

Senin, 2 Maret 2026 - 10:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pejuang Hisbullah, Foto [Hussein Malla/AP/aljazeera]

Pejuang Hisbullah, Foto [Hussein Malla/AP/aljazeera]

Kabar Pajajaran – Situasi di Timur Tengah kembali memanas setelah kelompok bersenjata Lebanon, Hizbullah, mengaku bertanggung jawab atas serangan rudal yang menargetkan pangkalan militer Israel di Haifa. Serangan ini diklaim sebagai respons atas kematian pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang tewas dalam rangkaian serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel ke Teheran.

Israel Langsung Membalas

Tak butuh waktu lama, militer Israel menyatakan telah melancarkan serangkaian serangan balasan terhadap target-target Hizbullah di berbagai wilayah Lebanon pada Senin (2/3/2026).

“Sebagai tanggapan terhadap tembakan proyektil Hizbullah ke arah Israel, pasukan kami telah mulai menyerang target Hizbullah di seluruh Lebanon,” demikian pernyataan resmi militer Israel, dikutip AFP.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah saling serang ini meningkatkan kekhawatiran bahwa konflik bisa meluas, terutama karena sebelumnya telah ada kesepakatan gencatan senjata yang rapuh di kawasan tersebut.

Klaim Balasan dan Hak Membela Diri

Dalam pernyataannya yang dikutip media internasional, Hizbullah menegaskan bahwa serangan tersebut merupakan bentuk “hak membela diri” atas apa yang mereka sebut sebagai agresi Israel yang terus berlangsung selama 15 bulan terakhir.

Kelompok yang didukung Iran itu juga menyebut kematian Khamenei sebagai “puncak kejahatan” dan berjanji akan terus berdiri di sisi Republik Islam Iran. Pemimpin Hizbullah, Naim Qassem, menegaskan komitmen perlawanan mereka terhadap Israel.

Menariknya, ini merupakan serangan pertama Hizbullah sejak Amerika Serikat dan Israel menyerang Teheran pada Sabtu (28/2/2026). Sebelumnya, meski Iran dan Israel sempat terlibat perang singkat selama 12 hari pada Juni lalu, Hizbullah tidak secara langsung ikut campur.

Gelombang Duka dan Konsolidasi Dukungan

Sehari sebelum serangan, Hizbullah menggelar pertemuan besar di pinggiran selatan Beirut sebagai bentuk solidaritas terhadap Iran. Ribuan orang hadir dalam acara tersebut. Organisasi itu juga menyerukan masjid-masjid untuk menggelar pembacaan Al-Qur’an dan upacara berkabung atas wafatnya Khamenei.

Kematian pemimpin tertinggi Iran itu disebut terjadi saat Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan berkelanjutan terhadap Republik Islam Iran.

Ancaman Eskalasi Lebih Luas

Dengan keterlibatan langsung Hizbullah dan respons militer Israel yang cepat, situasi kini berada di titik rawan. Banyak pengamat menilai, setiap langkah balasan berpotensi memicu eskalasi lebih besar yang melibatkan lebih banyak aktor regional.

Pertanyaannya kini: apakah ini sekadar aksi simbolik sebagai peringatan, atau awal dari babak baru konflik terbuka di perbatasan Lebanon–Israel? ***Anton

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Harga Minyak Mentah Naik ke Level Tertinggi Enam Pekan, Konflik AS-Iran Memanas
Harga Minyak Dunia Naik 2,7 Persen, Brent Tembus 90 Dollar AS
Banjir Bandang Nepal-Tibet: 2.980 Orang Masih Hilang, 682 Jenazah Ditemukan
Muktamar ke-35 NU Ricuh, Massa dan Panitia Terlibat Kericuhan soal Syarat Ketum PBNU
Banjir Bandang Nepal-Tibet Tewaskan 160 Orang, Ratusan Turis Masih Hilang
Banjir Bandang Nepal Tewaskan 157 Orang, Ratusan Masih Hilang
Apple PHK Lebih dari 200 Karyawan, Tim Vision Pro dan Siri Kena Imbas
Kabut Asap Karhutla Indonesia Pengaruhi Kualitas Udara Malaysia, 29 Wilayah Masuk Kategori Tidak Sehat

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 08:12 WIB

Harga Minyak Mentah Naik ke Level Tertinggi Enam Pekan, Konflik AS-Iran Memanas

Selasa, 1 September 2026 - 11:00 WIB

Harga Minyak Dunia Naik 2,7 Persen, Brent Tembus 90 Dollar AS

Minggu, 30 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Banjir Bandang Nepal-Tibet: 2.980 Orang Masih Hilang, 682 Jenazah Ditemukan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:22 WIB

Muktamar ke-35 NU Ricuh, Massa dan Panitia Terlibat Kericuhan soal Syarat Ketum PBNU

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Banjir Bandang Nepal-Tibet Tewaskan 160 Orang, Ratusan Turis Masih Hilang

Berita Terbaru

Teknologi

iOS 27 Resmi Dirilis, Ini Daftar 33 iPhone yang Kebagian Update

Selasa, 15 Sep 2026 - 13:14 WIB