Hati-Hati Traveling 2026! Destinasi Populer Ini Dihantui Copet

Kamis, 26 Februari 2026 - 17:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Foto Kota Paris (Freepik)

Ilustrasi Foto Kota Paris (Freepik)

Kabar Pajajaran – Arus wisata global yang kembali melonjak pasca pemulihan sektor pariwisata membawa konsekuensi baru bagi pelancong. Sejumlah destinasi populer dunia justru melaporkan kenaikan tajam kasus pencopetan dan penipuan yang menyasar wisatawan.

Data yang dirangkum dari Yahoo News (3/12/2025) menunjukkan kota-kota besar yang menjadi magnet turis mengalami lonjakan kejahatan jalanan. Mulai dari Asia hingga Eropa, sejumlah landmark ikonik kini masuk daftar titik rawan.

Berikut negara-negara dengan peningkatan kasus pencopetan dan penipuan wisata yang perlu diwaspadai wisatawan:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Thailand

Bangkok menempati peringkat pertama kota dengan kasus pencopetan dan penipuan wisatawan tertinggi pada 2025, dengan 9,82 laporan per 1.000 ulasan.

Lokasi paling rawan antara lain:

  • Grand Palace
  • Wat Pho
  • Chatuchak Weekend Market

Selain Bangkok, kawasan wisata seperti Phuket juga mencatat peningkatan penipuan, termasuk modus jet ski dan tarif wisata yang dilebihkan.

2. Italia

Italia masih menjadi negara Eropa dengan angka pencopetan tertinggi. Di Roma saja, lebih dari 33 ribu kasus pencopetan tercatat pada 2024, naik 68% dibanding 2019.

Titik rawan di Roma meliputi:

  • Trevi Fountain
  • Colosseum
  • Pantheon

Transportasi publik seperti jalur Cinque Terre dan Circumvesuviana juga dilaporkan rawan.

3. Prancis

Paris menjadi pusat lonjakan kasus di Prancis. Landmark seperti:

  • Eiffel Tower
  • Arc de Triomphe
  • Louvre

sering disebut dalam laporan wisatawan. Sistem Metro Paris juga menjadi target utama pencopet.

4. Spanyol

Barcelona dan Madrid menghadapi masalah serupa. Area rawan termasuk:

  • Las Ramblas
  • Sagrada Família
  • Plaza Mayor

Kompleks Alhambra di Granada juga melaporkan peningkatan kasus.

5. Jerman

Berlin mencatat lebih dari 500 ribu pelanggaran pada 2024. Lokasi wisata seperti:

  • Brandenburg Gate
  • Reichstag Building
  • East Side Gallery

sering masuk laporan pencopetan.

6. Belanda

Amsterdam menjadi hotspot pencopetan, terutama di:

  • Red Light District
  • Anne Frank House
  • Rijksmuseum

7. China

Shanghai masuk peringkat keenam global untuk kasus pencopetan dan penipuan wisata 2025. Kawasan rawan meliputi:

  • Nanjing Road
  • Wangfujing

8. Republik Ceko

Prague berada di posisi ketiga global. Area berisiko tinggi antara lain:

  • Charles Bridge
  • Prague Castle

9. Portugal

Lisbon mencatat peningkatan kasus di kawasan bersejarah seperti:

  • Alfama
  • Jerónimos Monastery

10. Turki

Istanbul menjadi pusat kasus, khususnya di:

  • Hagia Sophia
  • Blue Mosque
  • Grand Bazaar

11. Yunani

Athena menghadapi lonjakan pencopetan di:

  • Acropolis of Athens
  • Monastiraki

 

Wisatawan Diminta Lebih Waspada

Lonjakan ini menunjukkan bahwa peningkatan arus wisata tidak selalu sejalan dengan keamanan. Wisatawan disarankan:

  • Tidak menyimpan dompet atau ponsel di saku belakang
  • Menggunakan tas anti-maling
  • Waspada di transportasi umum dan area padat
  • Menghindari interaksi mencurigakan yang mengalihkan perhatian

Meski tetap menjadi destinasi favorit dunia, kewaspadaan menjadi kunci agar perjalanan tetap aman dan nyaman.

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Harga Minyak Mentah Naik ke Level Tertinggi Enam Pekan, Konflik AS-Iran Memanas
Harga Minyak Dunia Naik 2,7 Persen, Brent Tembus 90 Dollar AS
Banjir Bandang Nepal-Tibet: 2.980 Orang Masih Hilang, 682 Jenazah Ditemukan
Banjir Bandang Nepal-Tibet Tewaskan 160 Orang, Ratusan Turis Masih Hilang
Banjir Bandang Nepal Tewaskan 157 Orang, Ratusan Masih Hilang
Apple PHK Lebih dari 200 Karyawan, Tim Vision Pro dan Siri Kena Imbas
Kabut Asap Karhutla Indonesia Pengaruhi Kualitas Udara Malaysia, 29 Wilayah Masuk Kategori Tidak Sehat
16 Negara yang Merayakan Kemerdekaan dan Hari Nasional pada Agustus, Indonesia 17 Agustus

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 08:12 WIB

Harga Minyak Mentah Naik ke Level Tertinggi Enam Pekan, Konflik AS-Iran Memanas

Selasa, 1 September 2026 - 11:00 WIB

Harga Minyak Dunia Naik 2,7 Persen, Brent Tembus 90 Dollar AS

Minggu, 30 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Banjir Bandang Nepal-Tibet: 2.980 Orang Masih Hilang, 682 Jenazah Ditemukan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Banjir Bandang Nepal-Tibet Tewaskan 160 Orang, Ratusan Turis Masih Hilang

Kamis, 27 Agustus 2026 - 10:18 WIB

Banjir Bandang Nepal Tewaskan 157 Orang, Ratusan Masih Hilang

Berita Terbaru

Teknologi

iOS 27 Resmi Dirilis, Ini Daftar 33 iPhone yang Kebagian Update

Selasa, 15 Sep 2026 - 13:14 WIB