KABAR PAJAJARAN – Google Gemini mencatat tonggak baru dalam persaingan kecerdasan buatan (AI) generatif. Layanan chatbot AI milik Google itu kini telah memiliki lebih dari 1 miliar pengguna aktif bulanan (monthly active users/MAU).
Google mengumumkan pencapaian tersebut pada Selasa, 11 Agustus 2026. CEO Google Sundar Pichai menyebut Gemini berhasil mencapai angka tersebut lebih cepat dibandingkan produk Google lainnya.
Pencapaian itu terbilang sangat cepat. Google pertama kali memperkenalkan Gemini pada akhir 2023. Artinya, Gemini hanya membutuhkan waktu kurang dari tiga tahun untuk membangun basis pengguna aktif bulanan hingga menembus angka 1 miliar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pengguna Gemini Melonjak Pesat Sepanjang 2026
Pertumbuhan Gemini semakin kencang sepanjang tahun ini.
Pada Februari 2026, Google mencatat Gemini telah memiliki lebih dari 750 juta pengguna aktif bulanan. Angka tersebut kemudian naik menjadi sekitar 950 juta pengguna pada Juli 2026.
Dalam hitungan pekan, Gemini kembali menambah sekitar 50 juta pengguna hingga akhirnya melewati angka 1 miliar.
Google juga mencatat pertumbuhan pengguna aktif harian Gemini mencapai sekitar tiga kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Gemini Jadi Produk Google ke-14 dengan 1 Miliar Pengguna
Capaian 1 miliar pengguna menempatkan Gemini dalam kelompok produk Google dengan basis pengguna terbesar di dunia.
Gemini menjadi produk Google ke-14 yang berhasil mencapai angka tersebut.
Sejumlah layanan Google telah lebih dahulu memiliki lebih dari 1 miliar pengguna. Beberapa di antaranya yakni Google Search, Gmail, Chrome, YouTube, Android, Google Maps, Google Drive, dan Google Photos.
Namun, Gemini memiliki keunggulan dari sisi kecepatan pertumbuhan. Layanan AI tersebut mencapai 1 miliar pengguna aktif bulanan dalam waktu kurang dari tiga tahun sejak diperkenalkan.
Integrasi Ekosistem Google Dorong Pertumbuhan Gemini
Google terus memperluas penggunaan Gemini melalui berbagai produk dan perangkat.
Pengguna dapat mengakses Gemini melalui aplikasi khusus di Android dan iOS. Google juga mengintegrasikan teknologi tersebut ke berbagai layanan dalam ekosistemnya.
Di perangkat Android, Google secara bertahap menjadikan Gemini sebagai pengganti Google Assistant untuk menjalankan fungsi asisten digital.
Integrasi tersebut membuat pengguna dapat berinteraksi dengan Gemini dalam lebih banyak aktivitas sehari-hari.
Meski demikian, Google menegaskan angka 1 miliar tersebut hanya merujuk pada pengguna aktif bulanan aplikasi Gemini. Angka itu tidak menghitung seluruh pengguna yang memakai fitur berbasis Gemini di berbagai layanan Google.
Gemini dan ChatGPT Sama-Sama Tembus 1 Miliar Pengguna
Pertumbuhan Gemini juga memperketat persaingan Google dengan OpenAI melalui ChatGPT.
ChatGPT sebelumnya juga telah melewati angka 1 miliar pengguna. Namun, OpenAI menggunakan metrik yang berbeda dari Google.
Pada Juli 2026, OpenAI menyebut ChatGPT telah mencapai sekitar 1 miliar pengguna aktif mingguan (weekly active users/WAU).
Sementara itu, Google menghitung pengguna Gemini berdasarkan aktivitas bulanan.
Karena menggunakan periode pengukuran berbeda, angka pengguna Gemini dan ChatGPT tidak bisa dibandingkan secara langsung.
Meski begitu, lonjakan pengguna Gemini menunjukkan Google semakin agresif mengejar posisi ChatGPT di pasar AI generatif.
Pengguna Gemini Naik Lebih dari Dua Kali Lipat Sejak Awal 2025
Google mencatat pertumbuhan Gemini secara konsisten sejak 2025.
Pada awal 2025, Gemini memiliki sekitar 450 juta pengguna aktif bulanan. Jumlah itu meningkat menjadi sekitar 650 juta pengguna pada akhir kuartal III 2025.
Menjelang akhir 2025, jumlah pengguna Gemini mencapai sekitar 750 juta. Google kemudian mencatat 950 juta pengguna pada Juli 2026 sebelum Gemini akhirnya menembus 1 miliar pengguna pada Agustus.
Pertumbuhan tersebut memperlihatkan semakin luasnya adopsi layanan AI generatif Google.
Google pun masih mengembangkan Gemini melalui berbagai fitur baru dan integrasi yang lebih dalam dengan ekosistem produknya. ***(Ant)
Sumber Berita: Blog Google



![Cara operasikan AC mobil. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].](https://kabarpajajaran.com/wp-content/uploads/2026/09/ac-225x129.jpg)

