Sinergi dengan Kementerian HAM, Pemda Provinsi Jabar Perkuat Implementasi HAM di Berbagai Sektor

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menghadiri kegiatan Sinergitas Lintas Sektoral Kementerian HAM bersama pemerintah daerah, masyarakat, komunitas, dan pelaku usaha di Kota Bandung, Selasa (28/7/2026). (Foto: Humas Jabar)

Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menghadiri kegiatan Sinergitas Lintas Sektoral Kementerian HAM bersama pemerintah daerah, masyarakat, komunitas, dan pelaku usaha di Kota Bandung, Selasa (28/7/2026). (Foto: Humas Jabar)

Kota Bandung, Kabar Pajajaran – Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat terus memperkuat implementasi Hak Asasi Manusia (HAM) melalui kolaborasi lintas sektor. Langkah tersebut bertujuan menghadirkan kebijakan yang lebih inklusif dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menyampaikan komitmen itu dalam kegiatan Sinergitas Lintas Sektoral Kementerian HAM bersama pemerintah daerah, masyarakat, komunitas, dan pelaku usaha.

Kegiatan berlangsung di The Papandayan Hotel, Kota Bandung, Selasa (28/7/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Erwan, penguatan HAM membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat melalui penguatan sinergi antarpemangku kepentingan.

“Kegiatan ini sangat penting untuk membangun sinergi antarlembaga, pemerintah daerah, masyarakat, komunitas, serta pelaku usaha,” ujar Erwan.

Ia menambahkan kesadaran mengenai HAM hanya dapat tumbuh melalui gerakan bersama. Oleh sebab itu, forum tersebut menjadi ruang menyamakan persepsi mengenai pengelolaan dan penilaian HAM.

HAM Harus Hadir dalam Setiap Kebijakan Publik

Erwan menjelaskan HAM bukan sekadar urusan administrasi. Menurutnya, HAM merupakan fondasi peradaban yang menghormati harkat dan martabat manusia.

Sebagai provinsi dengan jumlah penduduk terbesar, Jawa Barat memiliki tanggung jawab besar. Karena itu, setiap kebijakan harus berlandaskan prinsip penghormatan terhadap HAM.

“Penguatan HAM harus hadir dalam setiap kebijakan, layanan publik, kehidupan komunitas, hingga dunia usaha,” tegasnya.

Ia berharap forum tersebut menghasilkan langkah nyata. Selain itu, berbagai pihak diharapkan mampu menerapkan nilai HAM dalam kehidupan sehari-hari.

“Penghormatan terhadap HAM adalah hasil kerja bersama, bukan hanya tanggung jawab satu institusi,” tambah Erwan.

Kementerian HAM Dorong Kesadaran Publik

Menteri Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Natalius Pigai mengapresiasi penyelenggaraan forum tersebut. Menurutnya, kegiatan itu menjadi bagian penting membangun budaya HAM di masyarakat.

Pigai mengatakan salah satu mandat utama kementeriannya ialah meningkatkan kesadaran publik mengenai HAM. Dengan demikian, masyarakat dapat berperan dalam membangun peradaban yang lebih baik.

“Kegiatan ini adalah wujud pelayanan langsung kami kepada masyarakat untuk membangun kesadaran tentang HAM,” kata Pigai.

Ia menegaskan nilai HAM harus diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan. Penerapan tersebut mencakup pemerintahan, dunia usaha, hingga komunitas.

Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Ekosistem HAM

Pemda Provinsi Jawa Barat berkomitmen membangun ekosistem HAM yang inklusif. Komitmen tersebut terwujud melalui kolaborasi bersama pemerintah pusat, masyarakat, komunitas, dan pelaku usaha.

Keberhasilan implementasi HAM tidak hanya diukur dari aspek administratif. Pemerintah juga ingin menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Melalui sinergi lintas sektor, Jawa Barat menargetkan lahirnya kebijakan yang pro-rakyat. Selain itu, harapan tentang pelayanan publik akan semakin berkualitas serta mampu menghormati hak setiap warga negara.***(BePe)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

DBH Jabar Baru Cair Rp19 Miliar, Pemprov Siapkan Pinjaman Rp3,4 Triliun untuk Jaga Pembangunan
20.500 Narapidana di Jawa Barat Dapat Remisi HUT ke-81 RI, 303 Kasus Korupsi
450 Ribu Warga Jabar Terdampak Kekeringan, 8,7 Juta Liter Air Bersih Didistribusikan
Ketua PKK Jabar Tekankan Peran UMKM dalam Meningkatkan Ekonomi Keluarga
Kirab Merah Putih di Bogor, Sekda Jabar: Perjuangan Kini Harus Turunkan Kemiskinan
WFH ASN Jawa Barat Berlanjut, Dedi Mulyadi Utamakan Hasil Kerja Dibanding Kehadiran di Kantor
Jawa Barat Catat PHK Tertinggi di Indonesia, Buruh Garmen Cimahi Jadi Korban Terbaru
Dedi Mulyadi Restrukturisasi BUMD Jabar, Perusahaan Tak Produktif Terancam Ditutup

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 13:00 WIB

DBH Jabar Baru Cair Rp19 Miliar, Pemprov Siapkan Pinjaman Rp3,4 Triliun untuk Jaga Pembangunan

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:06 WIB

20.500 Narapidana di Jawa Barat Dapat Remisi HUT ke-81 RI, 303 Kasus Korupsi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:00 WIB

450 Ribu Warga Jabar Terdampak Kekeringan, 8,7 Juta Liter Air Bersih Didistribusikan

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:00 WIB

Ketua PKK Jabar Tekankan Peran UMKM dalam Meningkatkan Ekonomi Keluarga

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:00 WIB

Kirab Merah Putih di Bogor, Sekda Jabar: Perjuangan Kini Harus Turunkan Kemiskinan

Berita Terbaru

Ilustrasi Kemarau

Nasional

Musim Kemarau 2026 Kapan Berakhir? Ini Prediksi BMKG

Rabu, 19 Agu 2026 - 14:00 WIB