Cara Merebus Telur Banyak Sekaligus agar Tidak Pecah, Ini Trik yang Perlu Diketahui

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABAR PAJAJARAN – Telur menjadi salah satu bahan pangan favorit masyarakat karena mudah diolah dan memiliki kandungan protein yang tinggi. Banyak orang memilih telur rebus sebagai menu sarapan, pelengkap makanan, hingga bekal praktis sehari-hari.

Namun, saat merebus telur dalam jumlah banyak, tidak sedikit orang menghadapi masalah cangkang yang retak atau pecah. Kondisi ini membuat tampilan telur kurang menarik dan terkadang memengaruhi teksturnya.

Agar telur tetap utuh dan matang merata, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan saat proses perebusan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pilih Panci yang Cukup Besar

Ukuran panci memegang peranan penting saat merebus banyak telur sekaligus. Gunakan panci yang mampu menampung seluruh telur dalam satu lapisan.

Susunan telur yang tidak bertumpuk membantu mengurangi benturan selama proses pemanasan. Selain itu, panas juga dapat menyebar lebih merata ke seluruh bagian telur.

Setelah menyusun telur di dasar panci, tuangkan air hingga seluruh permukaannya terendam.

Rebus dengan Teknik yang Tepat

Mulailah memanaskan air hingga mencapai titik didih. Setelah air mendidih, tutup panci dan matikan kompor.

Biarkan telur berada di dalam air panas selama sekitar 12 menit. Cara ini membantu telur matang secara merata tanpa meningkatkan risiko cangkang retak akibat perebusan yang terlalu lama.

Jika ingin memeriksa tingkat kematangan, ambil satu butir telur, dinginkan di bawah air mengalir, lalu kupas untuk melihat hasilnya.

Sesuaikan Durasi dengan Jumlah Telur

Jumlah telur yang masuk ke dalam panci memengaruhi waktu pemasakan. Semakin banyak telur yang direbus, semakin lama waktu yang dibutuhkan.

Berikut panduan waktunya:

  • 1 hingga 4 butir telur: 12–14 menit.
  • 5 hingga 8 butir telur: 15–18 menit.
  • 9 hingga 12 butir telur: sekitar 20 menit.

Masyarakat yang tinggal di daerah dataran tinggi sebaiknya menambah durasi perebusan beberapa menit karena air mendidih pada suhu yang lebih rendah dibandingkan wilayah dataran rendah.

Segera Rendam dalam Air Es

Setelah telur matang, pindahkan telur ke wadah berisi air es. Langkah ini menghentikan proses pemasakan dan menjaga tekstur telur tetap lembut.

Air es juga membantu kulit telur lebih mudah terlepas saat proses pengupasan. Hasilnya, permukaan telur terlihat lebih rapi dan tidak mudah rusak.

Manfaatkan Cuka atau Garam

Banyak orang menambahkan bahan tertentu ke dalam air rebusan untuk menjaga kualitas telur.

Tambahkan satu sendok teh cuka jika ingin mengurangi risiko putih telur keluar saat cangkang mengalami retak kecil. Cuka membantu putih telur lebih cepat menggumpal ketika bersentuhan dengan air panas.

Pilihan lain yang cukup populer adalah garam. Setengah sendok teh garam dapat membantu proses pengupasan setelah telur matang.

Gunakan salah satu bahan tambahan tersebut sesuai kebutuhan.

Gunakan Telur yang Tidak Terlalu Segar

Telur yang baru dipanen umumnya memiliki kulit yang lebih sulit dikupas setelah direbus. Karena itu, banyak orang memilih telur yang sudah tersimpan beberapa hari namun masih segar dan layak konsumsi.

Cara ini membantu proses pengupasan menjadi lebih mudah dan menghasilkan telur rebus dengan permukaan yang lebih mulus.

Kunci Sukses Merebus Telur dalam Jumlah Banyak

Siapkan panci yang cukup besar, susun telur dalam satu lapisan, dan atur waktu perebusan sesuai jumlah telur. Setelah matang, segera rendam telur dalam air es agar teksturnya tetap terjaga dan kulitnya lebih mudah dikupas.

Dengan langkah tersebut, siapa pun bisa menghasilkan telur rebus yang matang merata, tidak mudah pecah, dan tampil lebih menarik saat disajikan.***(Ant)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Strict Account Settings WhatsApp: Cara Aktifkan dan Fitur Keamanannya
WALHI Soroti Dampak Lingkungan Data Center AI di Jatiluhur
Harga Solar Naik, Mengapa Pemilik Mobil Diesel Belum Mau Beralih?
Nawala Marching Band Genap 30 Tahun, Perkuat Komitmen Regenerasi dan Prestasi
Harvest Moon Terangi Langit Bandung, BMKG Ungkap Waktu Terbaik Melihat Bulan Purnama
Kemenimipas Periksa Lapas Cibinong, Temukan Perbedaan dengan Temuan Ombudsman
SKCK Bisa Dicetak Sendiri Mulai 2027, Polri Siapkan Sistem Barcode
Winamp Comeback 2027, Siap Gabungkan MP3 dan Streaming Musik dalam Satu Aplikasi

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Strict Account Settings WhatsApp: Cara Aktifkan dan Fitur Keamanannya

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:00 WIB

WALHI Soroti Dampak Lingkungan Data Center AI di Jatiluhur

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Harga Solar Naik, Mengapa Pemilik Mobil Diesel Belum Mau Beralih?

Senin, 28 September 2026 - 19:43 WIB

Nawala Marching Band Genap 30 Tahun, Perkuat Komitmen Regenerasi dan Prestasi

Minggu, 27 September 2026 - 14:00 WIB

Harvest Moon Terangi Langit Bandung, BMKG Ungkap Waktu Terbaik Melihat Bulan Purnama

Berita Terbaru