Catat Tanggalnya! 9 Fenomena Langit Spektakuler Akan Hiasi Langit Juni 2026

Selasa, 2 Juni 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bulan Juni 2026 menjadi periode yang dinantikan para penggemar astronomi. Sepanjang bulan ini, langit malam akan menyuguhkan berbagai fenomena menarik mulai dari pertemuan planet-planet terang, hujan meteor, hingga kemunculan Strawberry Moon yang selalu mencuri perhatian.

Bulan Juni 2026 menjadi periode yang dinantikan para penggemar astronomi. Sepanjang bulan ini, langit malam akan menyuguhkan berbagai fenomena menarik mulai dari pertemuan planet-planet terang, hujan meteor, hingga kemunculan Strawberry Moon yang selalu mencuri perhatian.

KABAR PAJAJARAN – Bulan Juni 2026 menghadirkan banyak fenomena astronomi yang menarik untuk diamati. Sepanjang bulan ini, para pecinta langit dapat menyaksikan pertemuan sejumlah planet, hujan meteor, hingga kemunculan Strawberry Moon yang selalu menarik perhatian.

Selain itu, langit selatan juga menampilkan pusat Galaksi Bima Sakti dengan lebih jelas. Karena itu, Juni menjadi salah satu periode terbaik bagi astronom amatir maupun masyarakat yang ingin menikmati keindahan langit malam.

Jupiter dan Venus Tampil Dekat di Langit Senja

Juni langsung membuka rangkaian fenomena menarik melalui konjungsi Jupiter dan Venus pada 8 hingga 9 Juni 2026. Pada periode tersebut, kedua planet terang itu tampak sangat berdekatan dengan jarak kurang dari 1,5 derajat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengamat dapat melihat fenomena ini sesaat setelah Matahari terbenam. Untuk mendapatkan tampilan yang lebih detail, pengamat dapat menggunakan teropong atau teleskop.

Saturnus dan Bulan Ramaikan Langit Pagi

Selanjutnya, Saturnus dan Bulan akan tampil berdekatan pada 10 Juni 2026. Kedua objek langit itu hanya terpisah sekitar lima derajat.

Tidak hanya itu, Saturnus juga memperlihatkan cincin khasnya yang menjadi daya tarik utama bagi para penggemar astronomi. Oleh sebab itu, momen ini sangat cocok untuk melakukan pengamatan menggunakan teleskop.

Mars, Bulan, dan Saturnus Bentuk Formasi Sejajar

Langit kembali menghadirkan pemandangan unik pada 11 hingga 13 Juni 2026. Pada periode tersebut, Mars, Bulan, dan Saturnus membentuk susunan sejajar yang mudah dikenali.

Pengamat dapat menikmati fenomena ini menjelang matahari terbit. Agar mendapatkan pandangan yang optimal, pengamat sebaiknya memilih lokasi terbuka seperti lapangan, pantai, atau area perbukitan.

Bulan Baru Buka Peluang Berburu Bintang

Memasuki pertengahan bulan, fase bulan baru akan berlangsung pada 15 Juni 2026. Fase ini mengurangi cahaya Bulan sehingga langit malam terlihat lebih gelap.

Kondisi tersebut membantu para pengamat melihat lebih banyak bintang, nebula, dan objek langit redup lainnya. Karena itu, banyak astronom amatir memanfaatkan fase ini untuk melakukan pengamatan mendalam.

Titik Balik Musim Panas Terjadi pada 21 Juni

Pada 21 Juni 2026, Bumi mencapai titik balik musim panas atau summer solstice. Saat itu, Matahari menempati posisi paling utara terhadap garis khatulistiwa.

Peristiwa ini menandai awal musim panas di belahan bumi utara. Sebaliknya, wilayah belahan bumi selatan mulai memasuki musim dingin.

Hujan Meteor Bootid Capai Puncaknya

Selain fenomena planet, Juni juga menghadirkan hujan meteor Bootid yang berlangsung sejak 11 Juni hingga 2 Juli 2026. Puncak aktivitas meteor diperkirakan terjadi pada 21 Juni.

Meski cahaya Bulan dapat mengurangi jumlah meteor yang terlihat, pengamat tetap berpeluang menyaksikan sejumlah meteor melintas di langit malam. Untuk hasil terbaik, pengamat dapat mengarahkan pandangan ke wilayah rasi Bootes.

Strawberry Moon Jadi Sorotan Akhir Bulan

Menjelang akhir Juni, Strawberry Moon akan muncul pada 29 Juni 2026. Nama tersebut berasal dari tradisi masyarakat Amerika Utara yang mengaitkan purnama Juni dengan musim panen stroberi.

Meski tidak berwarna merah, Bulan purnama ini sering menampilkan warna keemasan atau jingga saat muncul di dekat cakrawala. Karena tampilannya yang indah, fenomena ini selalu menarik perhatian para pemburu foto langit.

Segitiga Musim Panas dan Pertemuan Mars-Pleiades

Di sisi lain, langit malam pertengahan Juni juga menampilkan Segitiga Musim Panas. Formasi ini menghubungkan tiga bintang terang, yaitu Vega, Altair, dan Deneb.

Kemudian, pada 27 hingga 30 Juni 2026, Mars mendekati gugusan bintang Pleiades. Kedekatan tersebut menciptakan pemandangan menarik di langit timur sekitar 90 menit sebelum Matahari terbit.

Dengan banyaknya fenomena yang muncul sepanjang bulan, Juni 2026 menawarkan pengalaman astronomi yang istimewa. Oleh karena itu, para pengamat langit sebaiknya menyiapkan jadwal sejak sekarang agar dapat menyaksikan setiap momen menarik yang akan menghiasi langit malam. ***(Ant)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Google Gemini Tembus 1 Miliar Pengguna Aktif Bulanan, Pertumbuhannya Kalahkan Produk Google Lain
Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026: Bentuk Korona Matahari Tak Akan Pernah Sama
995 Airsoft Gun Ditemukan di Sekolah Swasta Jaksel, Yayasan Ungkap Awal Mula Temuan
Fenomena Second Account Gen Z, Psikolog Ungkap Dampaknya bagi Kesehatan Mental
12 Karhutla Hanguskan 10,85 Hektare Lahan di Majalengka, Warga Diminta Waspada
Matahari Tepat di Atas Mekkah, BMKG Ajak Masyarakat Kalibrasi Arah Kiblat 15-17 Juli 2026
Kemenhaj Ajukan Skema Baru Haji 2027, Jemaah Cukup Bayar Rp42,8 Juta
Google Ubah Aturan Backup Android, Mulai Sekarang Seluruh Data Ikut Memakan Kuota Penyimpanan

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Google Gemini Tembus 1 Miliar Pengguna Aktif Bulanan, Pertumbuhannya Kalahkan Produk Google Lain

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:00 WIB

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026: Bentuk Korona Matahari Tak Akan Pernah Sama

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:00 WIB

995 Airsoft Gun Ditemukan di Sekolah Swasta Jaksel, Yayasan Ungkap Awal Mula Temuan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Fenomena Second Account Gen Z, Psikolog Ungkap Dampaknya bagi Kesehatan Mental

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:00 WIB

12 Karhutla Hanguskan 10,85 Hektare Lahan di Majalengka, Warga Diminta Waspada

Berita Terbaru