Lansia Tewas Saat Kebakaran Rumah di Cirebon, Api Diduga Berasal dari Obat Nyamuk Bakar

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Kebakaran

Ilustrasi Kebakaran

CIREBON, KABAR PAJAJARAN – Kebakaran rumah di Desa Losari Lor, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, merenggut nyawa seorang lansia berinisial S (71), Sabtu (13/6/2026) dini hari.

Kobaran api melanda rumah korban saat sebagian besar warga masih beristirahat. Kondisi kesehatan korban yang menurun membuatnya gagal menyelamatkan diri ketika api membesar.

Kepala Bidang Kedaruratan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Cirebon, Eno Sujana, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 04.28 WIB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Petugas pemadam segera bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan dari warga. Saat petugas tiba, warga sudah berhasil menjinakkan api dengan peralatan seadanya.

Tetangga korban, Barkah, pertama kali melihat api menyala di bagian atap rumah sekitar pukul 04.05 WIB. Ia langsung berteriak meminta bantuan warga karena khawatir api semakin membesar.

Warga kemudian berdatangan dan bersama-sama memadamkan api sebelum petugas pemadam tiba.

Api Diduga Berasal dari Obat Nyamuk Bakar

Petugas yang memeriksa lokasi menemukan indikasi awal bahwa obat nyamuk bakar memicu kebakaran. Bara api dari obat nyamuk tersebut kemungkinan menyambar kasur atau bantal berbahan kapuk milik korban.

Setelah menyambar bahan yang mudah terbakar, api cepat membesar dan menjalar ke berbagai bagian rumah.

Saat kebakaran terjadi, korban tinggal seorang diri karena sedang sakit. Sementara itu, anak korban menempati rumah yang berjarak sekitar 20 hingga 30 meter dari lokasi kejadian.

Petugas Temukan Korban di Dalam Rumah

Petugas menyelesaikan proses pendinginan sekitar pukul 05.10 WIB. Setelah memastikan situasi aman, petugas memasuki rumah untuk memeriksa kondisi bangunan.

Saat melakukan pengecekan, petugas menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia di kamar depan rumah.

“Korban sudah lanjut usia. Saat kejadian, korban tinggal sendiri dan sedang sakit. Kondisi tersebut kemungkinan menghambat upaya penyelamatan dirinya saat api membesar,” kata Eno.

Selain merenggut nyawa korban, kebakaran juga menghanguskan sejumlah perabot dan barang berharga milik korban.

Saat ini, polisi masih menyelidiki sumber api dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna memastikan penyebab kebakaran secara menyeluruh.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

BMKG Ungkap Penyebab Hujan Es dan Angin Kencang yang Rusak Puluhan Rumah di Kuningan
Krisis Air Bersih Cianjur Meluas, 7.234 KK Terdampak Kemarau 2026
Pemprov Jabar Pasang 1.185 Lampu Jalan di Priangan Timur, Anggaran Capai Rp48,3 Miliar
Pemprov Jabar Gelontorkan Rp273 Miliar untuk Perbaikan Jalan dan Jembatan di Tasikmalaya
Kebocoran Gas Pabrik di Karawang Bikin 43 Warga Dilarikan ke Rumah Sakit, Polisi Lakukan Investigasi
Kasus Dugaan Keracunan MBG di Cirebon, Dinkes Cabut SLHS SPPG 05 Kalijaga
Kejati Jabar Tahan Wabup Indramayu Syaefudin dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar
Gunung Anak Krakatau Erupsi 3 Kali, Status Masih Siaga Level III

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 09:44 WIB

BMKG Ungkap Penyebab Hujan Es dan Angin Kencang yang Rusak Puluhan Rumah di Kuningan

Selasa, 3 November 2026 - 11:00 WIB

Krisis Air Bersih Cianjur Meluas, 7.234 KK Terdampak Kemarau 2026

Selasa, 3 November 2026 - 09:29 WIB

Pemprov Jabar Pasang 1.185 Lampu Jalan di Priangan Timur, Anggaran Capai Rp48,3 Miliar

Senin, 2 November 2026 - 18:00 WIB

Pemprov Jabar Gelontorkan Rp273 Miliar untuk Perbaikan Jalan dan Jembatan di Tasikmalaya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Kebocoran Gas Pabrik di Karawang Bikin 43 Warga Dilarikan ke Rumah Sakit, Polisi Lakukan Investigasi

Berita Terbaru